<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Verratti Gembira PSG Sisihkan Barcelona, tapi Sedih Juventus Tersingkir </title><description>Sebagai orang Italia, Marco Verratti sedih melihat Juventus tersingkir.&amp;nbsp;</description><link>https://bola.okezone.com/read/2021/03/11/261/2376126/verratti-gembira-psg-sisihkan-barcelona-tapi-sedih-juventus-tersingkir</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2021/03/11/261/2376126/verratti-gembira-psg-sisihkan-barcelona-tapi-sedih-juventus-tersingkir"/><item><title>Verratti Gembira PSG Sisihkan Barcelona, tapi Sedih Juventus Tersingkir </title><link>https://bola.okezone.com/read/2021/03/11/261/2376126/verratti-gembira-psg-sisihkan-barcelona-tapi-sedih-juventus-tersingkir</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2021/03/11/261/2376126/verratti-gembira-psg-sisihkan-barcelona-tapi-sedih-juventus-tersingkir</guid><pubDate>Kamis 11 Maret 2021 14:17 WIB</pubDate><dc:creator>Wikanto Arungbudoyo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/03/11/261/2376126/verratti-gembira-psg-sisihkan-barcelona-tapi-sedih-juventus-tersingkir-SChtwj3iSR.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Marco Verratti berduel dengan Lionel Messi (Foto: Reuters/Gonzalo Fuentes)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/03/11/261/2376126/verratti-gembira-psg-sisihkan-barcelona-tapi-sedih-juventus-tersingkir-SChtwj3iSR.JPG</image><title>Marco Verratti berduel dengan Lionel Messi (Foto: Reuters/Gonzalo Fuentes)</title></images><description>PARIS &amp;ndash; Gelandang Paris Saint-Germain (PSG), Marco Verratti, berbahagia setelah membantu timnya menyingkirkan Barcelona dari ajang Liga Champions 2020-2021. Namun, gelandang asal Italia itu bersedih hati melihat Juventus juga ikut tersisih.
Seperti diketahui, PSG sukses menahan imbang Barcelona 1-1 pada leg kedua Babak 16 Besar Liga Champions 2020-2021, Kamis (11/3/2021) dini hari WIB. Walau berakhir sama kuat, Les Parisien berhak melaju ke babak berikutnya berkat keunggulan agregat 5-2.
Baca juga: Tak Becus Jadi Pagar Betis, Cristiano Ronaldo Dituding Hanya Pedulikan Wajah Gantengnya
Keberhasilan PSG menyisihkan salah satu tim kuat itu sungguh menyenangkan hati Marco Verratti. Pria berusia 28 tahun itu lega karena Les Rogue et Bleu mampu keluar dari tekanan intens Barcelona sepanjang 90 menit.

Di sisi lain, Marco Verratti kecewa melihat wakil Italia, Juventus, tersisih lebih cepat. Menurutnya, pertandingan antara Juventus kontra FC Porto pada Rabu 10 Maret 2021 dini hari WIB itu, sungguh gila.
Baca juga: Gagalkan Penalti Lionel Messi, Keylor Navas Disebut Kiper Kelas Dunia
&amp;ldquo;Sepertinya sudah lama sejak kami bisa menyingkirkan Barcelona. Kami tahu kekuatan mereka, tetapi kami bisa mengatasi mereka dengan baik, di Camp Nou mau pun di sini,&amp;rdquo; tutur Marco Verratti, dilansir dari Football Italia, Kamis (11/3/2021).
&amp;ldquo;Saya menonton pertandingan Juventus dan itu mengecewakan karena saya memiliki banyak teman di sana. Itu adalah pertandingan yang sedikit gila, tetapi di level seperti ini, sedikit kesalahan saja bisa berakibat fatal,&amp;rdquo; imbuh mantan gelandang Pescara tersebut.
Hasil imbang tersebut tidak terlepas dari sentilan dan omelan Pelatih Mauricio Pochettino di ruang ganti saat turun minum. Menurut Marquinhos, pelatih berkebangsaan Argentina itu kesal melihat anak asuhnya begitu menderita sepanjang 45 menit pertama.
&amp;ldquo;Kami tidak akan membocorkan apa yang diucapkan pelatih. Apa yang dikatakannya sungguh pedas,&amp;rdquo; ujar Marquinhos, sebagaimana dilaporkan Goal.

&amp;ldquo;Namun, itu mencerminkan momen sulit yang kami alami, terutama kurang mantapnya aspek pertahanan. Barcelona berusaha memanfaatkan kelemahan full-back kami. Dia menunjukkan kelemahan lewat video. Itu yang membuat perbedaan,&amp;rdquo; imbuh bek berpaspor Brasil itu.
PSG kini menjadi satu-satunya wakil Liga Prancis yang sukses melangkah ke Babak Perempatfinal Liga Champions 2020-2021. Mereka tinggal dua langkah lagi untuk menyamai prestasi musim lalu, yakni mencapai babak final.</description><content:encoded>PARIS &amp;ndash; Gelandang Paris Saint-Germain (PSG), Marco Verratti, berbahagia setelah membantu timnya menyingkirkan Barcelona dari ajang Liga Champions 2020-2021. Namun, gelandang asal Italia itu bersedih hati melihat Juventus juga ikut tersisih.
Seperti diketahui, PSG sukses menahan imbang Barcelona 1-1 pada leg kedua Babak 16 Besar Liga Champions 2020-2021, Kamis (11/3/2021) dini hari WIB. Walau berakhir sama kuat, Les Parisien berhak melaju ke babak berikutnya berkat keunggulan agregat 5-2.
Baca juga: Tak Becus Jadi Pagar Betis, Cristiano Ronaldo Dituding Hanya Pedulikan Wajah Gantengnya
Keberhasilan PSG menyisihkan salah satu tim kuat itu sungguh menyenangkan hati Marco Verratti. Pria berusia 28 tahun itu lega karena Les Rogue et Bleu mampu keluar dari tekanan intens Barcelona sepanjang 90 menit.

Di sisi lain, Marco Verratti kecewa melihat wakil Italia, Juventus, tersisih lebih cepat. Menurutnya, pertandingan antara Juventus kontra FC Porto pada Rabu 10 Maret 2021 dini hari WIB itu, sungguh gila.
Baca juga: Gagalkan Penalti Lionel Messi, Keylor Navas Disebut Kiper Kelas Dunia
&amp;ldquo;Sepertinya sudah lama sejak kami bisa menyingkirkan Barcelona. Kami tahu kekuatan mereka, tetapi kami bisa mengatasi mereka dengan baik, di Camp Nou mau pun di sini,&amp;rdquo; tutur Marco Verratti, dilansir dari Football Italia, Kamis (11/3/2021).
&amp;ldquo;Saya menonton pertandingan Juventus dan itu mengecewakan karena saya memiliki banyak teman di sana. Itu adalah pertandingan yang sedikit gila, tetapi di level seperti ini, sedikit kesalahan saja bisa berakibat fatal,&amp;rdquo; imbuh mantan gelandang Pescara tersebut.
Hasil imbang tersebut tidak terlepas dari sentilan dan omelan Pelatih Mauricio Pochettino di ruang ganti saat turun minum. Menurut Marquinhos, pelatih berkebangsaan Argentina itu kesal melihat anak asuhnya begitu menderita sepanjang 45 menit pertama.
&amp;ldquo;Kami tidak akan membocorkan apa yang diucapkan pelatih. Apa yang dikatakannya sungguh pedas,&amp;rdquo; ujar Marquinhos, sebagaimana dilaporkan Goal.

&amp;ldquo;Namun, itu mencerminkan momen sulit yang kami alami, terutama kurang mantapnya aspek pertahanan. Barcelona berusaha memanfaatkan kelemahan full-back kami. Dia menunjukkan kelemahan lewat video. Itu yang membuat perbedaan,&amp;rdquo; imbuh bek berpaspor Brasil itu.
PSG kini menjadi satu-satunya wakil Liga Prancis yang sukses melangkah ke Babak Perempatfinal Liga Champions 2020-2021. Mereka tinggal dua langkah lagi untuk menyamai prestasi musim lalu, yakni mencapai babak final.</content:encoded></item></channel></rss>
