<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Enggan Ulangi Nasib Sial 7 Tahun Lalu, Bonucci Minta Juventus Main Sabar</title><description>Bonucci tak ingin Juventus merasakan nasib sial saat menjamu FC Porto pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions 2020-2021.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2021/03/09/261/2375027/enggan-ulangi-nasib-sial-7-tahun-lalu-bonucci-minta-juventus-main-sabar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2021/03/09/261/2375027/enggan-ulangi-nasib-sial-7-tahun-lalu-bonucci-minta-juventus-main-sabar"/><item><title>Enggan Ulangi Nasib Sial 7 Tahun Lalu, Bonucci Minta Juventus Main Sabar</title><link>https://bola.okezone.com/read/2021/03/09/261/2375027/enggan-ulangi-nasib-sial-7-tahun-lalu-bonucci-minta-juventus-main-sabar</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2021/03/09/261/2375027/enggan-ulangi-nasib-sial-7-tahun-lalu-bonucci-minta-juventus-main-sabar</guid><pubDate>Selasa 09 Maret 2021 16:59 WIB</pubDate><dc:creator>Bagas Abdiel</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/03/09/261/2375027/enggan-ulangi-nasib-sial-7-tahun-lalu-bonucci-minta-juventus-main-sabar-PkPMNfPZNp.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Juventus (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/03/09/261/2375027/enggan-ulangi-nasib-sial-7-tahun-lalu-bonucci-minta-juventus-main-sabar-PkPMNfPZNp.JPG</image><title>Juventus (Foto: Reuters)</title></images><description>TURIN &amp;ndash; Bek Juventus, Leonardo Bonucci, tak ingin timnya merasakan nasib sial lagi saat menjamu FC Porto pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions 2020-2021. Sebab, ia sendiri pernah merasakan momen pahit seperti situasi ini kala Juventus mentas di Liga Eropa 2013-2014.
Pada saat itu, Juventus bertemu tim asal Portugal lainnya, Benfica di babak semifinal Liga Eropa 2013-2013. Situasinya pun hampir mirip. Pada leg pertama yang berlangsung di markas Benfica, Juventus takluk dengan skor 1-2.

Ambisi besar kemudian menghampiri Juventus untuk bisa memenangkan laga leg kedua di kandang sendiri. Sayangnya, keinginan Juventus untuk memenangkan pertandingan tidak terwujud karena laga leg kedua berakhir 0-0.
Baca juga&amp;nbsp;Bonucci Tak Ingin Juventus Ulangi Hasil Buruk saat Jamu Porto
Alhasil, Juventus pun harus menerima kenyataan gagal melaju ke partai final setelah kalah dengan skor agregat 1-2. Bonucci yang masuk dalam skuad Juventus kala itu pun menjelaskan bahwa ia dan rekan-rekan terlalu bernafsu untuk memenangkan pertandingan.
Baca juga&amp;nbsp;Porto Tak Incar Imbang Apalagi Kalah dari Juventus
Karena itu, tak ingin mengulang kejadian yang sama, Bonucci berharap ia dan rekan-rekannya bisa bermain sabar serta tak terlalu terburu-buru. Menurutnya lebih baik bermain hati-hati dan rapi karena Juventus setidaknya hanya membutuhkan kemenangan 1-0 untuk lolos ke babak perempatfinal.
&amp;ldquo;Terakhir kali kami harus membalikkan ketinggalan tandang 2-1 adalah melawan Benfica di semifinal Liga Eropa,&amp;rdquo; ungkap Bonucci, mengutip dari laman resmi Juventus, Selasa (9/3/2021).&amp;ldquo;Saya berada di lapangan saat itu dan saya ingat bahwa hiruk-pikuk untuk mencetak gol langsung memengaruhi kami, jadi besok kami harus bermain maksimal,&amp;rdquo; tambahnya.
&amp;ldquo;Sabar, bermainlah dengan rapi dan hati-hati, karena sebuah gol bisa dicetak bahkan di menit-menit terakhir,&amp;rdquo; lanjutnya.

Meski begitu, Bonucci juga tidak ingin meremehkan Porto yang datang dengan motivasi tinggi. Ia menyadari bahwa klub asal Portugal itu akan sekuat tenaga untuk mempertahankan keunggulan dan menambahkan torehan gol.
&amp;ldquo;Namun, kami juga harus tahu bahwa Porto tidak akan datang ke sini untuk mencoba mempertahankan hasil, dan mereka akan bermain melalui serangan balik,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>TURIN &amp;ndash; Bek Juventus, Leonardo Bonucci, tak ingin timnya merasakan nasib sial lagi saat menjamu FC Porto pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions 2020-2021. Sebab, ia sendiri pernah merasakan momen pahit seperti situasi ini kala Juventus mentas di Liga Eropa 2013-2014.
Pada saat itu, Juventus bertemu tim asal Portugal lainnya, Benfica di babak semifinal Liga Eropa 2013-2013. Situasinya pun hampir mirip. Pada leg pertama yang berlangsung di markas Benfica, Juventus takluk dengan skor 1-2.

Ambisi besar kemudian menghampiri Juventus untuk bisa memenangkan laga leg kedua di kandang sendiri. Sayangnya, keinginan Juventus untuk memenangkan pertandingan tidak terwujud karena laga leg kedua berakhir 0-0.
Baca juga&amp;nbsp;Bonucci Tak Ingin Juventus Ulangi Hasil Buruk saat Jamu Porto
Alhasil, Juventus pun harus menerima kenyataan gagal melaju ke partai final setelah kalah dengan skor agregat 1-2. Bonucci yang masuk dalam skuad Juventus kala itu pun menjelaskan bahwa ia dan rekan-rekan terlalu bernafsu untuk memenangkan pertandingan.
Baca juga&amp;nbsp;Porto Tak Incar Imbang Apalagi Kalah dari Juventus
Karena itu, tak ingin mengulang kejadian yang sama, Bonucci berharap ia dan rekan-rekannya bisa bermain sabar serta tak terlalu terburu-buru. Menurutnya lebih baik bermain hati-hati dan rapi karena Juventus setidaknya hanya membutuhkan kemenangan 1-0 untuk lolos ke babak perempatfinal.
&amp;ldquo;Terakhir kali kami harus membalikkan ketinggalan tandang 2-1 adalah melawan Benfica di semifinal Liga Eropa,&amp;rdquo; ungkap Bonucci, mengutip dari laman resmi Juventus, Selasa (9/3/2021).&amp;ldquo;Saya berada di lapangan saat itu dan saya ingat bahwa hiruk-pikuk untuk mencetak gol langsung memengaruhi kami, jadi besok kami harus bermain maksimal,&amp;rdquo; tambahnya.
&amp;ldquo;Sabar, bermainlah dengan rapi dan hati-hati, karena sebuah gol bisa dicetak bahkan di menit-menit terakhir,&amp;rdquo; lanjutnya.

Meski begitu, Bonucci juga tidak ingin meremehkan Porto yang datang dengan motivasi tinggi. Ia menyadari bahwa klub asal Portugal itu akan sekuat tenaga untuk mempertahankan keunggulan dan menambahkan torehan gol.
&amp;ldquo;Namun, kami juga harus tahu bahwa Porto tidak akan datang ke sini untuk mencoba mempertahankan hasil, dan mereka akan bermain melalui serangan balik,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
