<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cetak Dua Gol ke Gawang Parma, Sanchez: Saya Seperti Singa yang Dikurung</title><description>Inter Milan memetik kemenangan tipis dengan skor 2-1 saat melawat ke markas Parma.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2021/03/05/47/2372628/cetak-dua-gol-ke-gawang-parma-sanchez-saya-seperti-singa-yang-dikurung</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2021/03/05/47/2372628/cetak-dua-gol-ke-gawang-parma-sanchez-saya-seperti-singa-yang-dikurung"/><item><title>Cetak Dua Gol ke Gawang Parma, Sanchez: Saya Seperti Singa yang Dikurung</title><link>https://bola.okezone.com/read/2021/03/05/47/2372628/cetak-dua-gol-ke-gawang-parma-sanchez-saya-seperti-singa-yang-dikurung</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2021/03/05/47/2372628/cetak-dua-gol-ke-gawang-parma-sanchez-saya-seperti-singa-yang-dikurung</guid><pubDate>Jum'at 05 Maret 2021 05:28 WIB</pubDate><dc:creator>Hendry Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/03/05/47/2372628/cetak-dua-gol-ke-gawang-parma-sanchez-saya-seperti-singa-yang-dikurung-3ERAJQNtvK.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Alexis Sanchez (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/03/05/47/2372628/cetak-dua-gol-ke-gawang-parma-sanchez-saya-seperti-singa-yang-dikurung-3ERAJQNtvK.JPG</image><title>Alexis Sanchez (Foto: Reuters)</title></images><description>PARMA &amp;ndash; Inter Milan memetik kemenangan tipis dengan skor 2-1 saat melawat ke markas Parma dalam lanjutan giornata ke-25 Liga Italia 2020-2021. Dalam pertandingan tersebut Alexis Sanchez tampil sebagai bintang dengan melesakkan dua gol untuk Nerazzurri.
Sejak kariernya mengalami penurunan di Manchester United, banyak yang menilai masa keemasan Alexis Sanchez telah berakhir. Akan tetapi, bersama Inter Sanchez mulai menunjukkan performa apiknya lagi, sebagaimana ia tunjukkan di laga melawan Parma.
Baca juga: Gasak Parma, Inter Milan Makin Nyaman Di Puncak Klasemen
Sanchez pun merasa senang karena pelatih Inter Milan, Antonio Conte, menaruh kepercayaan yang besar padanya. Sebelum ini, ia merasa seperti singa yang dikurung. Akan tetapi, kini telah bebas dan siap mencari mangsa.

&amp;ldquo;Saya pemain dengan banyak pengalaman, pelatih mempercayai saya dan saya senang. Saya selalu ingin bermain dan menjadi 100 persen,&amp;rdquo; ucap Sanchez, dinukil dari Football Italia, Jumat (5/3/2021).
&amp;ldquo;Saya merasa seperti singa yang dikurung dan semakin sering saya bermain, semakin baik perasaan saya, itu selalu terjadi sejak saya mulai bermain sepakbola,&amp;rdquo; sambung penyerang asal Cile tersebut.
Baca juga: Cristiano Ronaldo Tinggalkan Juventus, Benzema Kasih Kode untuk Reuni
Sepasang gol yang dicetak Sanchez tersebut bukan sekadar pembuktian kalau dirinya belum habis, namun juga mengantarkan Nerazzurri kian kukuh di puncak klasemen Liga Italia. Saat ini, Inter mengoleksi 59 poin dari 25 kali bertanding.
Inter unggul enam angka atas rival sekota mereka, AC Milan, yang ada  di urutan kedua. Bisa dibilang, saat ini Inter merupakan kandidat  terkuat untuk meraih gelar juara Liga Italia (Scudetto).
&amp;ldquo;Itu adalah pertandingan yang sulit, karena Parma melakukannya dengan  baik, begitu pula kami, tetapi kami berjuang untuk Scudetto dan kami  berada di jalur yang benar,&amp;rdquo; kata Sanchez.

Menurut Sanchez, kini Inter sudah mengalami kebangkitan. Adapun yang  menjadi titik baliknya adalah setelah Nerazzurri menelan kekalahan di  partai final Liga Eropa 2019-2020 dari Sevilla.
&amp;ldquo;Kami merasakan suasana yang positif. Kami harus fokus pada diri kita  sendiri, tetap di jalur kita dan menjaga ini. Sejak kami kalah di Final  Liga Eropa, tim telah berkembang pesat. Kami mengambil langkah-langkah  ke depan yang kami butuhkan untuk menjadi tim pemenang,&quot; ujarnya.
</description><content:encoded>PARMA &amp;ndash; Inter Milan memetik kemenangan tipis dengan skor 2-1 saat melawat ke markas Parma dalam lanjutan giornata ke-25 Liga Italia 2020-2021. Dalam pertandingan tersebut Alexis Sanchez tampil sebagai bintang dengan melesakkan dua gol untuk Nerazzurri.
Sejak kariernya mengalami penurunan di Manchester United, banyak yang menilai masa keemasan Alexis Sanchez telah berakhir. Akan tetapi, bersama Inter Sanchez mulai menunjukkan performa apiknya lagi, sebagaimana ia tunjukkan di laga melawan Parma.
Baca juga: Gasak Parma, Inter Milan Makin Nyaman Di Puncak Klasemen
Sanchez pun merasa senang karena pelatih Inter Milan, Antonio Conte, menaruh kepercayaan yang besar padanya. Sebelum ini, ia merasa seperti singa yang dikurung. Akan tetapi, kini telah bebas dan siap mencari mangsa.

&amp;ldquo;Saya pemain dengan banyak pengalaman, pelatih mempercayai saya dan saya senang. Saya selalu ingin bermain dan menjadi 100 persen,&amp;rdquo; ucap Sanchez, dinukil dari Football Italia, Jumat (5/3/2021).
&amp;ldquo;Saya merasa seperti singa yang dikurung dan semakin sering saya bermain, semakin baik perasaan saya, itu selalu terjadi sejak saya mulai bermain sepakbola,&amp;rdquo; sambung penyerang asal Cile tersebut.
Baca juga: Cristiano Ronaldo Tinggalkan Juventus, Benzema Kasih Kode untuk Reuni
Sepasang gol yang dicetak Sanchez tersebut bukan sekadar pembuktian kalau dirinya belum habis, namun juga mengantarkan Nerazzurri kian kukuh di puncak klasemen Liga Italia. Saat ini, Inter mengoleksi 59 poin dari 25 kali bertanding.
Inter unggul enam angka atas rival sekota mereka, AC Milan, yang ada  di urutan kedua. Bisa dibilang, saat ini Inter merupakan kandidat  terkuat untuk meraih gelar juara Liga Italia (Scudetto).
&amp;ldquo;Itu adalah pertandingan yang sulit, karena Parma melakukannya dengan  baik, begitu pula kami, tetapi kami berjuang untuk Scudetto dan kami  berada di jalur yang benar,&amp;rdquo; kata Sanchez.

Menurut Sanchez, kini Inter sudah mengalami kebangkitan. Adapun yang  menjadi titik baliknya adalah setelah Nerazzurri menelan kekalahan di  partai final Liga Eropa 2019-2020 dari Sevilla.
&amp;ldquo;Kami merasakan suasana yang positif. Kami harus fokus pada diri kita  sendiri, tetap di jalur kita dan menjaga ini. Sejak kami kalah di Final  Liga Eropa, tim telah berkembang pesat. Kami mengambil langkah-langkah  ke depan yang kami butuhkan untuk menjadi tim pemenang,&quot; ujarnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
