<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Meski Pimpin Klasemen Sementara, Permainan Inter Milan Dicap Buruk</title><description>Cassano menilai permainan Inter buruk meski memimpin klasemen sementara Liga Italia musim ini.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2021/03/02/47/2370967/meski-pimpin-klasemen-sementara-permainan-inter-milan-dicap-buruk</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2021/03/02/47/2370967/meski-pimpin-klasemen-sementara-permainan-inter-milan-dicap-buruk"/><item><title>Meski Pimpin Klasemen Sementara, Permainan Inter Milan Dicap Buruk</title><link>https://bola.okezone.com/read/2021/03/02/47/2370967/meski-pimpin-klasemen-sementara-permainan-inter-milan-dicap-buruk</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2021/03/02/47/2370967/meski-pimpin-klasemen-sementara-permainan-inter-milan-dicap-buruk</guid><pubDate>Selasa 02 Maret 2021 16:31 WIB</pubDate><dc:creator>Andika Pratama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/03/02/47/2370967/meski-pimpin-klasemen-sementara-permainan-inter-milan-dicap-buruk-2iw2QcdLnc.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Inter Milan (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/03/02/47/2370967/meski-pimpin-klasemen-sementara-permainan-inter-milan-dicap-buruk-2iw2QcdLnc.jpg</image><title>Inter Milan (Foto: Reuters)</title></images><description>MILAN &amp;ndash; Mantan pemain Inter Milan, Antonio Cassano, mengkritik permainan I Nerazzurri &amp;ndash;julukan Inter&amp;ndash; yang dianggapnya cuma mengandalkan serangan balik. Menurut Cassano, Inter tidak memainkan sepakbola yang bagus pada musim 2020-2021.
Inter baru menemukan permainan terbaiknya setelah Christian Eriksen masuk dalam formasi. Eriksen, yang sempat kesulitan beradaptasi di Inter, telah mampu menyatu dengan strategi dan rekan-rekan setimnya.

Teranyar, Inter mengalahkan Genoa 3-0 di Giuseppe Meazza, Minggu 28 Februari 2021 malam WIB. Kemenangan itu mengukuhkan posisi Inter di puncak klasemen sementara dengan koleksi 56 poin.
I Nerazzurri unggul empat poin dari saudara sekota mereka, AC Milan, di posisi kedua. Inter pun meninggalkan Juventus, juara bertahan, di posisi ketiga yang baru mengoleksi 56 poin.
BACA JUGA: Inter Milan Konyol di Liga Champions Musim Ini
Meski Inter kukuh di posisi pertama, Cassano tidak terkesan dengan permainan I Nerazzurri. Menurut pria asal Italia itu, Inter tidak mendominasi permainan, tetapi cuma mengandalkan umpan-umpan panjang ke Romelu Lukaku.
BACA JUGA: Inter Milan Resmi Cerai dengan Pirelli Usai Musim Ini Berakhir
&amp;ldquo;Mereka telah bermain berbeda dengan Eriksen, mereka tampak lebih solid. Akan tetapi, mereka tidak memainkan sepakbola yang bagus. Atalanta melakukan itu,&amp;rdquo; kata Cassano, mengutip dari Football Italia, Selasa (2/3/2021).
&amp;ldquo;Inter duduk dalam dan menunggu pergerakan lawan mereka, lalu mereka mencoba menjangkau Lukaku dengan bola-bola panjang,&amp;rdquo; tuturnya.
Cassano mengkritik permainan Inter, tetapi dia mendukung mantan timnya itu untuk menjuarai Liga Italia. Dia yakin I Nerazzurri akan menjadi tim terbaik di Liga Italia musim ini.

&amp;ldquo;Inter harus memenangkan gelar. Mereka akan memenangkannya, tetapi, mereka tidak bermain bagus,&amp;rdquo; ucapnya.
Inter harus bisa menjaga jarak dengan tim-tim di bawahnya agar trofi Liga Italia pulang ke Giuseppe Meazza setelah 11 tahun lamanya. Inter terakhir kali meraih gelar juara Liga Italia pada musim 2009-2010 yang disempurnakan dengan menjuarai Coppa Italia dan Liga Champoins juga.
</description><content:encoded>MILAN &amp;ndash; Mantan pemain Inter Milan, Antonio Cassano, mengkritik permainan I Nerazzurri &amp;ndash;julukan Inter&amp;ndash; yang dianggapnya cuma mengandalkan serangan balik. Menurut Cassano, Inter tidak memainkan sepakbola yang bagus pada musim 2020-2021.
Inter baru menemukan permainan terbaiknya setelah Christian Eriksen masuk dalam formasi. Eriksen, yang sempat kesulitan beradaptasi di Inter, telah mampu menyatu dengan strategi dan rekan-rekan setimnya.

Teranyar, Inter mengalahkan Genoa 3-0 di Giuseppe Meazza, Minggu 28 Februari 2021 malam WIB. Kemenangan itu mengukuhkan posisi Inter di puncak klasemen sementara dengan koleksi 56 poin.
I Nerazzurri unggul empat poin dari saudara sekota mereka, AC Milan, di posisi kedua. Inter pun meninggalkan Juventus, juara bertahan, di posisi ketiga yang baru mengoleksi 56 poin.
BACA JUGA: Inter Milan Konyol di Liga Champions Musim Ini
Meski Inter kukuh di posisi pertama, Cassano tidak terkesan dengan permainan I Nerazzurri. Menurut pria asal Italia itu, Inter tidak mendominasi permainan, tetapi cuma mengandalkan umpan-umpan panjang ke Romelu Lukaku.
BACA JUGA: Inter Milan Resmi Cerai dengan Pirelli Usai Musim Ini Berakhir
&amp;ldquo;Mereka telah bermain berbeda dengan Eriksen, mereka tampak lebih solid. Akan tetapi, mereka tidak memainkan sepakbola yang bagus. Atalanta melakukan itu,&amp;rdquo; kata Cassano, mengutip dari Football Italia, Selasa (2/3/2021).
&amp;ldquo;Inter duduk dalam dan menunggu pergerakan lawan mereka, lalu mereka mencoba menjangkau Lukaku dengan bola-bola panjang,&amp;rdquo; tuturnya.
Cassano mengkritik permainan Inter, tetapi dia mendukung mantan timnya itu untuk menjuarai Liga Italia. Dia yakin I Nerazzurri akan menjadi tim terbaik di Liga Italia musim ini.

&amp;ldquo;Inter harus memenangkan gelar. Mereka akan memenangkannya, tetapi, mereka tidak bermain bagus,&amp;rdquo; ucapnya.
Inter harus bisa menjaga jarak dengan tim-tim di bawahnya agar trofi Liga Italia pulang ke Giuseppe Meazza setelah 11 tahun lamanya. Inter terakhir kali meraih gelar juara Liga Italia pada musim 2009-2010 yang disempurnakan dengan menjuarai Coppa Italia dan Liga Champoins juga.
</content:encoded></item></channel></rss>
