<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jelang Derby Milano, Ibrahimovic dan Lukaku Diingatkan soal Tanggung Jawab</title><description>Laga panas bakal tersaji dalam giornata ke-23 Liga Italia 2020-2021 saat AC Milan menjamu Inter Milan pukul 21.00 WIB.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2021/02/21/47/2365844/jelang-derby-milano-ibrahimovic-dan-lukaku-diingatkan-soal-tanggung-jawab</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2021/02/21/47/2365844/jelang-derby-milano-ibrahimovic-dan-lukaku-diingatkan-soal-tanggung-jawab"/><item><title>Jelang Derby Milano, Ibrahimovic dan Lukaku Diingatkan soal Tanggung Jawab</title><link>https://bola.okezone.com/read/2021/02/21/47/2365844/jelang-derby-milano-ibrahimovic-dan-lukaku-diingatkan-soal-tanggung-jawab</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2021/02/21/47/2365844/jelang-derby-milano-ibrahimovic-dan-lukaku-diingatkan-soal-tanggung-jawab</guid><pubDate>Minggu 21 Februari 2021 19:25 WIB</pubDate><dc:creator>Hendry Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/02/21/47/2365844/jelang-derby-milano-ibrahimovic-dan-lukaku-diingatkan-soal-tanggung-jawab-cSi9saRFBu.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Romelu Lukaku vs Zlatan Ibrahimovic (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/02/21/47/2365844/jelang-derby-milano-ibrahimovic-dan-lukaku-diingatkan-soal-tanggung-jawab-cSi9saRFBu.jpg</image><title>Romelu Lukaku vs Zlatan Ibrahimovic (Foto: Reuters)</title></images><description>MILAN &amp;ndash; Laga panas bakal tersaji dalam giornata ke-23 Liga Italia 2020-2021 saat AC Milan menjamu Inter Milan pada Minggu (21/2/2021) pukul 21.00 WIB. Jelang pertandingan tersebut, legenda Milan, Clarence Seedorf, memberikan nasihatnya kepada Zlatan Ibrahimovic dan Romelu Lukaku.
Kedua pemain tersebut sejatinya adalah ujung tombak dari masing-masing kesebelasan. Pada Derby Milano sebelumnya, yakni di babak perempatfinal Coppa Italia 2020-2021, Ibrahimovic dan Lukaku terlibat dalam perdebatan sengit.
Baca juga: AC Milan vs Inter, Rossoneri Ogah Incar Hasil Imbang
Keduanya saling cekcok sampai kemudian wasit memberikan kartu kuning kepada masing-masing pemain. Meski Derby identik dengan persaingan yang panas, namun Seedorf menilai perseteruan antara Ibrahimovic dengan Lukaku tersebut bukanlah sesuatu yang elok dilihat.

Seedorf berharap agar Ibrahimovic dan Lukaku sadar bahwa mereka adalah pesepakbola yang punya pengaruh besar. Sehingga, jika mereka mempraktikkan perselisihan yang tidak pantas di atas lapangan, dikhawatirkan hal itu akan membuat imej sepakbola menjadi buruk.
Baca juga: Ibunda Ronaldinho Meninggal Dunia Akibat Covid-19
&quot;Saya harap mereka merenung: mereka adalah dua raksasa sepakbola. Mereka memiliki tanggung jawab untuk mempromosikannya dengan cara terbaik,&quot; ujar Seedorf, dilansir dari Goal, Minggu (21/2/2021).
Gelaran Derby della Madonnina kali ini sejatinya lebih bergengsi ketimbang beberapa musim terakhir. Pasalnya, dipertaruhkan juga gelar juara Liga Italia (Scudetto).
Saat ini Inter berada di puncak klasemen dengan koleksi 50 poin,  sedangkan Milan menempati urutan kedua dengan perbedaan satu angka.  Menurut Seedorf, Milan tak boleh melakukan kesalahan jika tetap ingin  bersaing memperebutkan gelar.
&quot;Menjadi yang pertama selalu lebih baik: Anda melakukan kesalahan dan  Anda masih di sana. Jika Anda menempati posisi kedua, maka Anda tidak  bisa membuat kesalahan,&quot; tutur Seedorf.

&quot;Tapi mereka berdua (Milan dan Inter) memiliki kepercayaan diri yang  hari ini tidak banyak berubah: mereka masih sangat dekat. Milan harus  selalu merasa ingin memenangkan Scudetto: itu harus menjadi sesuatu yang  normal,&amp;rdquo; jelasnya.
&amp;ldquo;Liga lain juga mengatakan demikian: Atletico memimpin di puncak  klasemen Liga Spanyol, Leicester City masih mengalami musim yang hebat  tahun ini. Bagaimana bisa Milan tidak ambisius?&quot; tukas pria berpaspor  Belanda tersebut.
</description><content:encoded>MILAN &amp;ndash; Laga panas bakal tersaji dalam giornata ke-23 Liga Italia 2020-2021 saat AC Milan menjamu Inter Milan pada Minggu (21/2/2021) pukul 21.00 WIB. Jelang pertandingan tersebut, legenda Milan, Clarence Seedorf, memberikan nasihatnya kepada Zlatan Ibrahimovic dan Romelu Lukaku.
Kedua pemain tersebut sejatinya adalah ujung tombak dari masing-masing kesebelasan. Pada Derby Milano sebelumnya, yakni di babak perempatfinal Coppa Italia 2020-2021, Ibrahimovic dan Lukaku terlibat dalam perdebatan sengit.
Baca juga: AC Milan vs Inter, Rossoneri Ogah Incar Hasil Imbang
Keduanya saling cekcok sampai kemudian wasit memberikan kartu kuning kepada masing-masing pemain. Meski Derby identik dengan persaingan yang panas, namun Seedorf menilai perseteruan antara Ibrahimovic dengan Lukaku tersebut bukanlah sesuatu yang elok dilihat.

Seedorf berharap agar Ibrahimovic dan Lukaku sadar bahwa mereka adalah pesepakbola yang punya pengaruh besar. Sehingga, jika mereka mempraktikkan perselisihan yang tidak pantas di atas lapangan, dikhawatirkan hal itu akan membuat imej sepakbola menjadi buruk.
Baca juga: Ibunda Ronaldinho Meninggal Dunia Akibat Covid-19
&quot;Saya harap mereka merenung: mereka adalah dua raksasa sepakbola. Mereka memiliki tanggung jawab untuk mempromosikannya dengan cara terbaik,&quot; ujar Seedorf, dilansir dari Goal, Minggu (21/2/2021).
Gelaran Derby della Madonnina kali ini sejatinya lebih bergengsi ketimbang beberapa musim terakhir. Pasalnya, dipertaruhkan juga gelar juara Liga Italia (Scudetto).
Saat ini Inter berada di puncak klasemen dengan koleksi 50 poin,  sedangkan Milan menempati urutan kedua dengan perbedaan satu angka.  Menurut Seedorf, Milan tak boleh melakukan kesalahan jika tetap ingin  bersaing memperebutkan gelar.
&quot;Menjadi yang pertama selalu lebih baik: Anda melakukan kesalahan dan  Anda masih di sana. Jika Anda menempati posisi kedua, maka Anda tidak  bisa membuat kesalahan,&quot; tutur Seedorf.

&quot;Tapi mereka berdua (Milan dan Inter) memiliki kepercayaan diri yang  hari ini tidak banyak berubah: mereka masih sangat dekat. Milan harus  selalu merasa ingin memenangkan Scudetto: itu harus menjadi sesuatu yang  normal,&amp;rdquo; jelasnya.
&amp;ldquo;Liga lain juga mengatakan demikian: Atletico memimpin di puncak  klasemen Liga Spanyol, Leicester City masih mengalami musim yang hebat  tahun ini. Bagaimana bisa Milan tidak ambisius?&quot; tukas pria berpaspor  Belanda tersebut.
</content:encoded></item></channel></rss>
