<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Erling Haaland Jadi Solusi Terbaik untuk Barcelona</title><description>Barcelona diminta kejar Erling Haaland.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2021/02/12/51/2361195/erling-haaland-jadi-solusi-terbaik-untuk-barcelona</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2021/02/12/51/2361195/erling-haaland-jadi-solusi-terbaik-untuk-barcelona"/><item><title>Erling Haaland Jadi Solusi Terbaik untuk Barcelona</title><link>https://bola.okezone.com/read/2021/02/12/51/2361195/erling-haaland-jadi-solusi-terbaik-untuk-barcelona</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2021/02/12/51/2361195/erling-haaland-jadi-solusi-terbaik-untuk-barcelona</guid><pubDate>Jum'at 12 Februari 2021 21:11 WIB</pubDate><dc:creator>Hendry Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/02/12/51/2361195/erling-haaland-jadi-solusi-terbaik-untuk-barcelona-guw04rGQPt.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Erling Haaland vs Bayer Leverkusen (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/02/12/51/2361195/erling-haaland-jadi-solusi-terbaik-untuk-barcelona-guw04rGQPt.JPG</image><title>Erling Haaland vs Bayer Leverkusen (Foto: Reuters)</title></images><description>BARCELONA &amp;ndash; Barcelona membuat keputusan kontroversial dengan melepas Luis Suarez di bursa transfer musim panas 2020. Pada akhirnya, hal itu menyulitkan Barcelona sendiri karena tidak memiliki sosok ujung tombak berkualitas untuk lini serang mereka.
Menurut mantan penggawa Barcelona, Luis Garcia, melepas Suarez adalah keselahan besar yang dibuat oleh Blaugrana. Apalagi, di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang, sangat sulit untuk mendapatkan penyerang berkualitas seperti Suarez dengan harga yang murah.
Baca juga: Messi Lagi-Lagi Gagal Bersinar, Koeman Coba Beri Penjelasan
Saat ini Barcelona kerap mengandalkan Lionel Messi sebagai ujung tombak atau Antoine Griezmann. Namun begitu, Garcia menilai bahwa Barcelona membutuhkan pemain yang benar-benar menjadi predator, sosok nomor 9 murni.

Garcia sebenarnya menginginkan penyerang Borussia Dortmund, Erling Haaland, sebagai pengganti Suarez. Akan tetapi, ia sadar bahwa bukan perkara mudah menggaet Haaland lantaran Dortmund membanderolnya dengan harga selangit, miimal 100 juta euro.
Baca juga: Bayern Munich Sabet Sextuple, Guardiola Langsung Telefon Messi
&amp;ldquo;Tentu saja, ada beberapa striker di luar sana. Kami memiliki Haaland di atas, seorang striker dengan nomor 9 yang berbeda dengan yang dimiliki Barcelona saat ini,&amp;rdquo; sebut Garcia, dinukil dari Goal, Jumat (12/2/2021).
&amp;ldquo;Mereka telah memainkan Antoine Griezmann sebagai pemain nomor 9 dan juga Messi dan Martin Braithwaite. Tapi mereka bukan penyerang yang dibangun untuk Barcelona seperti ini, lanjutnya.
Nama lain yang menurut Garcia akan cocok sebagai ujung tombak  Barcelona yang baru adalah penyerang kepunyaan Real Sociedad, Alexander  Isak. Jika dibandingkan dengan Haaland, banderol yang dimiliki Isak  tentu jauh lebih murah.
Berdasarkan data dari laman Transfermarkt, saat ini Isak layak  dihargai 22 juta euro. Sementara itu, Haaland memiliki banderol 110 juta  euro.

&amp;ldquo;Alexander Isak dari Real Sociedad adalah striker lain yang sangat  saya sukai. Dia adalah talenta muda, tinggi, memiliki kualitas dalam  penguasaan bola,&amp;rdquo; papar Garcia.
&amp;ldquo;Jadi ada beberapa striker yang ingin saya lihat di Barcelona. Tapi  sekali lagi, ini akan sangat berbeda tanpa memiliki uang untuk  dibelanjakan, jadi kami harus menunggu dan melihat,&quot; tukasnya.
</description><content:encoded>BARCELONA &amp;ndash; Barcelona membuat keputusan kontroversial dengan melepas Luis Suarez di bursa transfer musim panas 2020. Pada akhirnya, hal itu menyulitkan Barcelona sendiri karena tidak memiliki sosok ujung tombak berkualitas untuk lini serang mereka.
Menurut mantan penggawa Barcelona, Luis Garcia, melepas Suarez adalah keselahan besar yang dibuat oleh Blaugrana. Apalagi, di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang, sangat sulit untuk mendapatkan penyerang berkualitas seperti Suarez dengan harga yang murah.
Baca juga: Messi Lagi-Lagi Gagal Bersinar, Koeman Coba Beri Penjelasan
Saat ini Barcelona kerap mengandalkan Lionel Messi sebagai ujung tombak atau Antoine Griezmann. Namun begitu, Garcia menilai bahwa Barcelona membutuhkan pemain yang benar-benar menjadi predator, sosok nomor 9 murni.

Garcia sebenarnya menginginkan penyerang Borussia Dortmund, Erling Haaland, sebagai pengganti Suarez. Akan tetapi, ia sadar bahwa bukan perkara mudah menggaet Haaland lantaran Dortmund membanderolnya dengan harga selangit, miimal 100 juta euro.
Baca juga: Bayern Munich Sabet Sextuple, Guardiola Langsung Telefon Messi
&amp;ldquo;Tentu saja, ada beberapa striker di luar sana. Kami memiliki Haaland di atas, seorang striker dengan nomor 9 yang berbeda dengan yang dimiliki Barcelona saat ini,&amp;rdquo; sebut Garcia, dinukil dari Goal, Jumat (12/2/2021).
&amp;ldquo;Mereka telah memainkan Antoine Griezmann sebagai pemain nomor 9 dan juga Messi dan Martin Braithwaite. Tapi mereka bukan penyerang yang dibangun untuk Barcelona seperti ini, lanjutnya.
Nama lain yang menurut Garcia akan cocok sebagai ujung tombak  Barcelona yang baru adalah penyerang kepunyaan Real Sociedad, Alexander  Isak. Jika dibandingkan dengan Haaland, banderol yang dimiliki Isak  tentu jauh lebih murah.
Berdasarkan data dari laman Transfermarkt, saat ini Isak layak  dihargai 22 juta euro. Sementara itu, Haaland memiliki banderol 110 juta  euro.

&amp;ldquo;Alexander Isak dari Real Sociedad adalah striker lain yang sangat  saya sukai. Dia adalah talenta muda, tinggi, memiliki kualitas dalam  penguasaan bola,&amp;rdquo; papar Garcia.
&amp;ldquo;Jadi ada beberapa striker yang ingin saya lihat di Barcelona. Tapi  sekali lagi, ini akan sangat berbeda tanpa memiliki uang untuk  dibelanjakan, jadi kami harus menunggu dan melihat,&quot; tukasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
