<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Persija Jakarta Apresiasi Simulasi Protokol Kesehatan oleh PSSI dan PT LIB</title><description>Persija Jakarta Apresiasi Simulasi Protokol Kesehatan oleh PSSI dan PT LIB</description><link>https://bola.okezone.com/read/2021/02/12/49/2360818/persija-jakarta-apresiasi-simulasi-protokol-kesehatan-oleh-pssi-dan-pt-lib</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2021/02/12/49/2360818/persija-jakarta-apresiasi-simulasi-protokol-kesehatan-oleh-pssi-dan-pt-lib"/><item><title>Persija Jakarta Apresiasi Simulasi Protokol Kesehatan oleh PSSI dan PT LIB</title><link>https://bola.okezone.com/read/2021/02/12/49/2360818/persija-jakarta-apresiasi-simulasi-protokol-kesehatan-oleh-pssi-dan-pt-lib</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2021/02/12/49/2360818/persija-jakarta-apresiasi-simulasi-protokol-kesehatan-oleh-pssi-dan-pt-lib</guid><pubDate>Jum'at 12 Februari 2021 05:50 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/02/12/49/2360818/persija-jakarta-apresiasi-simulasi-protokol-kesehatan-oleh-pssi-dan-pt-lib-6fWavPEZEP.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Simulasi pertandingan dengan menerapkan protokol kesehatan (Foto: Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/02/12/49/2360818/persija-jakarta-apresiasi-simulasi-protokol-kesehatan-oleh-pssi-dan-pt-lib-6fWavPEZEP.jpg</image><title>Simulasi pertandingan dengan menerapkan protokol kesehatan (Foto: Antara)</title></images><description>JAKARTA - Manajemen klub Persija Jakarta mengapresiasi simulasi protokol kesehatan pencegahan COVID-19 dalam pertandingan Liga 1-2 yang dilakukan oleh PSSI dan operator kompetisi PT Liga Indonesia Baru (LIB).
Hal tersebut disampaikan Ferry Paulus selaku Direktur Tim. Pada pernyataan di laman resmi Persjia, Ferry memberikan apresiasi tinggi atas terobosan dari pihak PSSI dan PT LIB tersebut.

&quot;Apresiasi yang tinggi kepada PSSI dan LIB yang selalu mencari terobosan agar liga bisa bergulir kembali. Terobosan yang dimaksud kali ini adalah kegiatan simulasi penerapan protokol kesehatan, dari sebelum pertandigan, saat pertandingan, hingga selesai pertandingan. Semuanya dilakukan dengan sistematis dan pengawasan yang ketat,&quot; ujar Direktur Persija Ferry Paulus dikutip dari laman resmi Persija Jakarta.
Adapun simulasi protokol kesehatan dalam laga itu digelar pada akhir pekan kemarin di Stadion Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Jakarta. Simulasi itu bertujuan untuk mengecek persiapan pelaksanaan kompetisi dan mendokumentasikannya dalam bentuk video.
Video itu kemudian diberikan kepada seluruh klub peserta Liga 1 dan Liga 2 musim 2021. Selain itu, dokumentasi tersebut juga diserahkan kepada Polri sebagai pelengkap dokumen protokol kesehatan.
Secara umum, adegan yang diperlihatkan dalam simulasi tersebut adalah akitivitas pemain, mulai dari tes usap antigen, berangkat ke lapangan, masuk stadion dan ruang ganti, bertanding di lapangan hingga kembali ke hotel.

Persija turut terlibat aktif dalam simulasi itu dengan mengutus para  pemain muda, pelatih dan ofisial Persija Development sebagai peraga.
&quot;Tentunya tujuan dari kegiatan ini demi menjabarkan bagaimana  protokol kesehatan yang harus dilakukan untuk menghadapi pandemi  COVID-19 dalam ranah sepak bola. Karena memang kita semua, 'stakeholder'  sepak bola Indonesia harus benar-benar paham dan turut membantu  menyukseskannya agar liga benar-benar segera kembali bergulir,&quot; tutur  Ferry.
&amp;nbsp;
Terakhir, tim berjuluk Macan Kemayoran itu pun berharap kompetisi  sepak bola nasional di semua level dapat bergulir kembali meski di  tengah pandemi COVID-19.
&quot;Hal ini agar rumah besar sepak bola Indonesia hidup kembali,  sehingga Indonesia yang sudah ditetapkan FIFA sebagai tuan rumah Piala  Dunia U-20 pada tahun 2023 nanti dapat mempersiapkan tim secara lebih  terencana dan terstruktur dengan baik. Karena hanya melalui produk  kompetisilah pemain akan bisa lebih bersaing, sehingga dapat melahirkan  bibit pesepak bola yang berkualitas,&quot; kata Ferry.</description><content:encoded>JAKARTA - Manajemen klub Persija Jakarta mengapresiasi simulasi protokol kesehatan pencegahan COVID-19 dalam pertandingan Liga 1-2 yang dilakukan oleh PSSI dan operator kompetisi PT Liga Indonesia Baru (LIB).
Hal tersebut disampaikan Ferry Paulus selaku Direktur Tim. Pada pernyataan di laman resmi Persjia, Ferry memberikan apresiasi tinggi atas terobosan dari pihak PSSI dan PT LIB tersebut.

&quot;Apresiasi yang tinggi kepada PSSI dan LIB yang selalu mencari terobosan agar liga bisa bergulir kembali. Terobosan yang dimaksud kali ini adalah kegiatan simulasi penerapan protokol kesehatan, dari sebelum pertandigan, saat pertandingan, hingga selesai pertandingan. Semuanya dilakukan dengan sistematis dan pengawasan yang ketat,&quot; ujar Direktur Persija Ferry Paulus dikutip dari laman resmi Persija Jakarta.
Adapun simulasi protokol kesehatan dalam laga itu digelar pada akhir pekan kemarin di Stadion Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Jakarta. Simulasi itu bertujuan untuk mengecek persiapan pelaksanaan kompetisi dan mendokumentasikannya dalam bentuk video.
Video itu kemudian diberikan kepada seluruh klub peserta Liga 1 dan Liga 2 musim 2021. Selain itu, dokumentasi tersebut juga diserahkan kepada Polri sebagai pelengkap dokumen protokol kesehatan.
Secara umum, adegan yang diperlihatkan dalam simulasi tersebut adalah akitivitas pemain, mulai dari tes usap antigen, berangkat ke lapangan, masuk stadion dan ruang ganti, bertanding di lapangan hingga kembali ke hotel.

Persija turut terlibat aktif dalam simulasi itu dengan mengutus para  pemain muda, pelatih dan ofisial Persija Development sebagai peraga.
&quot;Tentunya tujuan dari kegiatan ini demi menjabarkan bagaimana  protokol kesehatan yang harus dilakukan untuk menghadapi pandemi  COVID-19 dalam ranah sepak bola. Karena memang kita semua, 'stakeholder'  sepak bola Indonesia harus benar-benar paham dan turut membantu  menyukseskannya agar liga benar-benar segera kembali bergulir,&quot; tutur  Ferry.
&amp;nbsp;
Terakhir, tim berjuluk Macan Kemayoran itu pun berharap kompetisi  sepak bola nasional di semua level dapat bergulir kembali meski di  tengah pandemi COVID-19.
&quot;Hal ini agar rumah besar sepak bola Indonesia hidup kembali,  sehingga Indonesia yang sudah ditetapkan FIFA sebagai tuan rumah Piala  Dunia U-20 pada tahun 2023 nanti dapat mempersiapkan tim secara lebih  terencana dan terstruktur dengan baik. Karena hanya melalui produk  kompetisilah pemain akan bisa lebih bersaing, sehingga dapat melahirkan  bibit pesepak bola yang berkualitas,&quot; kata Ferry.</content:encoded></item></channel></rss>
