<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Luis Suarez Berhasil Bikin Barcelona Menyesal</title><description>Sudah menginjak usia 33 tahun membuat Luis Suarez dibuang oleh Barcelona pada bursa transfer musim panas 2020.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2021/02/12/46/2361128/luis-suarez-berhasil-bikin-barcelona-menyesal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2021/02/12/46/2361128/luis-suarez-berhasil-bikin-barcelona-menyesal"/><item><title>Luis Suarez Berhasil Bikin Barcelona Menyesal</title><link>https://bola.okezone.com/read/2021/02/12/46/2361128/luis-suarez-berhasil-bikin-barcelona-menyesal</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2021/02/12/46/2361128/luis-suarez-berhasil-bikin-barcelona-menyesal</guid><pubDate>Jum'at 12 Februari 2021 18:14 WIB</pubDate><dc:creator>Hendry Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/02/12/46/2361128/luis-suarez-berhasil-bikin-barcelona-menyesal-DzM4G6Ofhu.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Luis Suarez (Foto: Media Atletico Madrid)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/02/12/46/2361128/luis-suarez-berhasil-bikin-barcelona-menyesal-DzM4G6Ofhu.jpg</image><title>Luis Suarez (Foto: Media Atletico Madrid)</title></images><description>BARCELONA &amp;ndash; Sudah menginjak usia 33 tahun membuat Luis Suarez dibuang oleh Barcelona pada bursa transfer musim panas 2020. Akan tetapi, kini Suarez berhasil membuat Barcelona menyesal karena ia masih mampu tampil tajam sebagai mesin gol.
Selain usia yang sudah tidak lagi muda, Suarez sebenarnya beberapa kali mengalami cedera yang membuat manajemen Barcelona memiliki niatan untuk melepasnya. Suarez sebetulnya tidak ingin hengkang, namun pada akhirnya ia menerima keputusan itu dan bergabung dengan Atletico Madrid.
Baca juga: Bayern Munich Sabet Sextuple, Guardiola Langsung Telefon Messi
Menurut mantan penggawa Barcelona, Luis Garcia, saat itu situasi di Barcelona sedang kacau. Selain karena permasalahan di kubu manajemen, Blaugrana juga melakukan pergantian pelatih dan Lionel Messi meminta hengkang. Ia menilai hal itu membuat para petinggi tidak berpikir jernih.

&amp;ldquo;Kepergian Suarez merupakan kerugian besar. Saya pikir Barcelona sedikit kacau dengan para petinggi, pelatih baru yang datang dan situasi Lionel Messi,&amp;rdquo; ujar Garcia, dilansir dari Goal, Jumat (12/2/2021).
Baca juga: Mantan Bek Timnas Jerman Akui Lionel Messi Lebih Berbahaya Ketimbang Cristiano Ronaldo
&amp;ldquo;Saya pikir cara terbaik bagi Suarez adalah menemukan jalan keluar dan tidak melawan Barcelona. Dia melakukannya dengan baik di sana dan tentu saja Atletico Madrid ada di sana menunggunya. Diego Costa cedera dan mereka melihat peluang untuk mendatangkan Suarez,&amp;rdquo; sambungnya.
Bersama Atletico, Suarez pun menunjukkan tajinya yang luar biasa. Saat ini, bomber Uruguay itu telah mencetak 16 gol di ajang Liga Spanyol dan memuncaki daftar top skor sementara. Bahkan, Atletico berhasil dibawa Suarez menjadi pemuncak klasemen juga.
Garcia menilai Barcelona telah melakukan hal bodoh dengan melepas  Suarez, apalagi dengan harga murah. Karena di situasi seperti sekarang  (pandemic Covid-19), bukan hal yang mudah untuk mendapatkan penyerang  berkualitas top seperti Suarez dengan harga yang murah.
&amp;ldquo;Lihatlah di mana dia sekarang, semakin tajam setiap akhir pekan dan  pencetak gol terbanyak Liga Spanyol. Dia menunjukkan seberapa banyak dia  membunuh di dalam area tersebut,&amp;rdquo; aku Garcia.

&amp;ldquo;Saya pikir itu adalah pukulan besar bagi Barcelona karena sulit  untuk menemukan penyerang tengah seperti dia, terutama dengan pandemi  dan kekurangan uang. Kami melihatnya di bursa transfer Januari dan  bagaimana tidak banyak pergerakan besar. Dan itu tidak berbeda untuk  Barcelona,&amp;rdquo; tukasnya.
Saat ini Barcelona menempati posisi ketiga klasemen Liga Spanyol  dengan perolehan 43 poin dari 21 kali bertanding. Blaugrana tertinggal  delapan poin dari Atletico di puncak. Selain itu, Atletico juga baru  bermain 20 kali.
</description><content:encoded>BARCELONA &amp;ndash; Sudah menginjak usia 33 tahun membuat Luis Suarez dibuang oleh Barcelona pada bursa transfer musim panas 2020. Akan tetapi, kini Suarez berhasil membuat Barcelona menyesal karena ia masih mampu tampil tajam sebagai mesin gol.
Selain usia yang sudah tidak lagi muda, Suarez sebenarnya beberapa kali mengalami cedera yang membuat manajemen Barcelona memiliki niatan untuk melepasnya. Suarez sebetulnya tidak ingin hengkang, namun pada akhirnya ia menerima keputusan itu dan bergabung dengan Atletico Madrid.
Baca juga: Bayern Munich Sabet Sextuple, Guardiola Langsung Telefon Messi
Menurut mantan penggawa Barcelona, Luis Garcia, saat itu situasi di Barcelona sedang kacau. Selain karena permasalahan di kubu manajemen, Blaugrana juga melakukan pergantian pelatih dan Lionel Messi meminta hengkang. Ia menilai hal itu membuat para petinggi tidak berpikir jernih.

&amp;ldquo;Kepergian Suarez merupakan kerugian besar. Saya pikir Barcelona sedikit kacau dengan para petinggi, pelatih baru yang datang dan situasi Lionel Messi,&amp;rdquo; ujar Garcia, dilansir dari Goal, Jumat (12/2/2021).
Baca juga: Mantan Bek Timnas Jerman Akui Lionel Messi Lebih Berbahaya Ketimbang Cristiano Ronaldo
&amp;ldquo;Saya pikir cara terbaik bagi Suarez adalah menemukan jalan keluar dan tidak melawan Barcelona. Dia melakukannya dengan baik di sana dan tentu saja Atletico Madrid ada di sana menunggunya. Diego Costa cedera dan mereka melihat peluang untuk mendatangkan Suarez,&amp;rdquo; sambungnya.
Bersama Atletico, Suarez pun menunjukkan tajinya yang luar biasa. Saat ini, bomber Uruguay itu telah mencetak 16 gol di ajang Liga Spanyol dan memuncaki daftar top skor sementara. Bahkan, Atletico berhasil dibawa Suarez menjadi pemuncak klasemen juga.
Garcia menilai Barcelona telah melakukan hal bodoh dengan melepas  Suarez, apalagi dengan harga murah. Karena di situasi seperti sekarang  (pandemic Covid-19), bukan hal yang mudah untuk mendapatkan penyerang  berkualitas top seperti Suarez dengan harga yang murah.
&amp;ldquo;Lihatlah di mana dia sekarang, semakin tajam setiap akhir pekan dan  pencetak gol terbanyak Liga Spanyol. Dia menunjukkan seberapa banyak dia  membunuh di dalam area tersebut,&amp;rdquo; aku Garcia.

&amp;ldquo;Saya pikir itu adalah pukulan besar bagi Barcelona karena sulit  untuk menemukan penyerang tengah seperti dia, terutama dengan pandemi  dan kekurangan uang. Kami melihatnya di bursa transfer Januari dan  bagaimana tidak banyak pergerakan besar. Dan itu tidak berbeda untuk  Barcelona,&amp;rdquo; tukasnya.
Saat ini Barcelona menempati posisi ketiga klasemen Liga Spanyol  dengan perolehan 43 poin dari 21 kali bertanding. Blaugrana tertinggal  delapan poin dari Atletico di puncak. Selain itu, Atletico juga baru  bermain 20 kali.
</content:encoded></item></channel></rss>
