<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pernah Divonis Kanker, Abidal Serahkan Hidup dan Matinya kepada Allah</title><description>Eric Abidal tidak merasa takut dengan kematian.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2021/02/07/51/2357861/pernah-divonis-kanker-abidal-serahkan-hidup-dan-matinya-kepada-allah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2021/02/07/51/2357861/pernah-divonis-kanker-abidal-serahkan-hidup-dan-matinya-kepada-allah"/><item><title>Pernah Divonis Kanker, Abidal Serahkan Hidup dan Matinya kepada Allah</title><link>https://bola.okezone.com/read/2021/02/07/51/2357861/pernah-divonis-kanker-abidal-serahkan-hidup-dan-matinya-kepada-allah</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2021/02/07/51/2357861/pernah-divonis-kanker-abidal-serahkan-hidup-dan-matinya-kepada-allah</guid><pubDate>Minggu 07 Februari 2021 06:08 WIB</pubDate><dc:creator>Hendry Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/02/07/51/2357861/pernah-divonis-kanker-abidal-serahkan-hidup-dan-matinya-kepada-allah-JGJ7eSnAh1.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Eric Abidal (Foto: Instagram @abi22ericabidal)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/02/07/51/2357861/pernah-divonis-kanker-abidal-serahkan-hidup-dan-matinya-kepada-allah-JGJ7eSnAh1.jpg</image><title>Eric Abidal (Foto: Instagram @abi22ericabidal)</title></images><description>LYON &amp;ndash; Mantan bek Barcelona, Eric Abidal, merupakan salah satu tokoh sepakbola yang memutuskan untuk menjadi mualaf. Luar biasanya, setelah memeluk Islam, Abidal menjadi sosok yang sangat relijius, bahkan ketika membicarakan soal hidup dan mati.
Pada awalnya, Abidal merupakan penganut agama Katolik. Sebab, kedua orang tuanya memeluk agama tersebut. Akan tetapi, Abidal kemudian bertemu dengan Hayet, perempuan asli Aljazair yang kini menjadi istrinya.
Baca juga: Main di Liga Turki, Demba Ba: Saya Bisa Beribadah Kapanpun
Diakui oleh mantan penggawa Timnas Prancis itu bahwa ia mendapat hidayah dan memutuskan untuk memeluk agama Islam sebagaimana sang istri. Beriringan dengan itu, karier Abidal di lapangan hijau pun mulai meningkat.

Sampai kemudian pada 2011 Abidal divonis mengidap kanker. Pemain yang pernah merumput di Olympique Lyon itu pun harus menepi selama satu tahun untuk menjalani perawatan. Meski begitu, ia enggan menyerah.
Baca juga: Ini Alasan Shkodran Mustafi Tetap Jadi Pemeluk Agama Islam
Walaupun kanker dikenal sebagai penyakit yang sangat berbahaya dan bisa merenggut nyawa, namun Abidal menerangkan bahwa selama menjalani pengobatan ia tak pernah berpikir sekalipun soal kematian. Karena baginya, hidup dan mati sudah diatur oleh Allah.
&amp;ldquo;Saya tak pernah berpikir tentang kematian, karena saya tahu bahwa Allah SWT yang menentukan segalanya,&amp;rdquo; ujar Abidal, dinukil dari France Football, Minggu (7/2/2021).
&amp;ldquo;Saya telah merasakan bermacam penderitaan. Saya bahkan ingat ketika  di hari Minggu, rasa sakit begitu menusuk. Hingga saya berkata pada  dokter untuk membuat saya tidak sadar, kalau perlu dalam kondisi koma,&amp;rdquo;  lanjutnya.
Ikhtiar yang dilakukan oleh Abidal dengan menjalani pengobatan pun  tidak sia-sia. Atas izin Allah, ia bisa sembuh dari penyakitnya  tersebut. Lebih luar biasanya, Abidal kemudian merumput kembali. Ia  bermain untuk Barcelona lagi hingga akhir musim 2012-2013.

Sosok Abidal yang relijius bahkan mendapat pengakuan dari legenda  Barcelona, Xavi Hernandez. Xavi mengungkapkan bahwa Abidal bersama  dengan pemain Muslim Barcelona lainnya sering menggunakan ruangan klub  untuk melaksanakan solat.
&amp;ldquo;Abidal, Yaya (Toure), dan (Seydou) Keita, sering terlihat beribadah  bersama dalam ruangan. Jika ruangan terpakai, mereka sholat di ruang  ganti, dan kami mencoba tidak lalu-lalang di hadapan mereka,&amp;rdquo; ujar Xavi  saat diwawancara oleh media Spanyol.
</description><content:encoded>LYON &amp;ndash; Mantan bek Barcelona, Eric Abidal, merupakan salah satu tokoh sepakbola yang memutuskan untuk menjadi mualaf. Luar biasanya, setelah memeluk Islam, Abidal menjadi sosok yang sangat relijius, bahkan ketika membicarakan soal hidup dan mati.
Pada awalnya, Abidal merupakan penganut agama Katolik. Sebab, kedua orang tuanya memeluk agama tersebut. Akan tetapi, Abidal kemudian bertemu dengan Hayet, perempuan asli Aljazair yang kini menjadi istrinya.
Baca juga: Main di Liga Turki, Demba Ba: Saya Bisa Beribadah Kapanpun
Diakui oleh mantan penggawa Timnas Prancis itu bahwa ia mendapat hidayah dan memutuskan untuk memeluk agama Islam sebagaimana sang istri. Beriringan dengan itu, karier Abidal di lapangan hijau pun mulai meningkat.

Sampai kemudian pada 2011 Abidal divonis mengidap kanker. Pemain yang pernah merumput di Olympique Lyon itu pun harus menepi selama satu tahun untuk menjalani perawatan. Meski begitu, ia enggan menyerah.
Baca juga: Ini Alasan Shkodran Mustafi Tetap Jadi Pemeluk Agama Islam
Walaupun kanker dikenal sebagai penyakit yang sangat berbahaya dan bisa merenggut nyawa, namun Abidal menerangkan bahwa selama menjalani pengobatan ia tak pernah berpikir sekalipun soal kematian. Karena baginya, hidup dan mati sudah diatur oleh Allah.
&amp;ldquo;Saya tak pernah berpikir tentang kematian, karena saya tahu bahwa Allah SWT yang menentukan segalanya,&amp;rdquo; ujar Abidal, dinukil dari France Football, Minggu (7/2/2021).
&amp;ldquo;Saya telah merasakan bermacam penderitaan. Saya bahkan ingat ketika  di hari Minggu, rasa sakit begitu menusuk. Hingga saya berkata pada  dokter untuk membuat saya tidak sadar, kalau perlu dalam kondisi koma,&amp;rdquo;  lanjutnya.
Ikhtiar yang dilakukan oleh Abidal dengan menjalani pengobatan pun  tidak sia-sia. Atas izin Allah, ia bisa sembuh dari penyakitnya  tersebut. Lebih luar biasanya, Abidal kemudian merumput kembali. Ia  bermain untuk Barcelona lagi hingga akhir musim 2012-2013.

Sosok Abidal yang relijius bahkan mendapat pengakuan dari legenda  Barcelona, Xavi Hernandez. Xavi mengungkapkan bahwa Abidal bersama  dengan pemain Muslim Barcelona lainnya sering menggunakan ruangan klub  untuk melaksanakan solat.
&amp;ldquo;Abidal, Yaya (Toure), dan (Seydou) Keita, sering terlihat beribadah  bersama dalam ruangan. Jika ruangan terpakai, mereka sholat di ruang  ganti, dan kami mencoba tidak lalu-lalang di hadapan mereka,&amp;rdquo; ujar Xavi  saat diwawancara oleh media Spanyol.
</content:encoded></item></channel></rss>
