<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Diringkus Juventus, Conte Akui Inter Milan Lakukan Kesalahan Naif</title><description>Inter Milan harus menelan luka lantaran tumbang dengan skor 1-2 saat menjamu Juventus di leg pertama babak semifinal Coppa Italia 2020-2021.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2021/02/03/47/2355495/diringkus-juventus-conte-akui-inter-milan-lakukan-kesalahan-naif</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2021/02/03/47/2355495/diringkus-juventus-conte-akui-inter-milan-lakukan-kesalahan-naif"/><item><title>Diringkus Juventus, Conte Akui Inter Milan Lakukan Kesalahan Naif</title><link>https://bola.okezone.com/read/2021/02/03/47/2355495/diringkus-juventus-conte-akui-inter-milan-lakukan-kesalahan-naif</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2021/02/03/47/2355495/diringkus-juventus-conte-akui-inter-milan-lakukan-kesalahan-naif</guid><pubDate>Rabu 03 Februari 2021 06:48 WIB</pubDate><dc:creator>Hendry Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/02/03/47/2355495/diringkus-juventus-conte-akui-inter-milan-lakukan-kesalahan-naif-XEZoS8OQ9H.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Inter Milan vs Juventus (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/02/03/47/2355495/diringkus-juventus-conte-akui-inter-milan-lakukan-kesalahan-naif-XEZoS8OQ9H.JPG</image><title>Inter Milan vs Juventus (Foto: Reuters)</title></images><description>MILAN &amp;ndash; Inter Milan harus menelan luka lantaran tumbang dengan skor 1-2 saat menjamu Juventus di leg pertama babak semifinal Coppa Italia 2020-2021. Menurut Pelatih Inter, Antonio Conte, timnya kalah karena membuat dua kesalahan naif.
Permainan Inter di pertandingan semalam sebenarnya tak bisa dikatakan buruk. Nerazzurri tampil menggebrak dan mencetak gol cepat di menit kesembilan melalui sepakan Lautaro Martinez.
Baca juga: Gilas Inter di Giuseppe Meazza, Perjuangan Juventus Belum Berakhir
Kendati demikian, Ashley Young kemudian melakukan pelanggaran dengan menjatuhkan Juan Cuadrado di kotak terlarang. Padahal, bola tidak mengarah kepada Cuadrado. Hasilnya, wasit pun memberikan hadiah penalti, yang mana dimaksimalkan Cristiano Ronaldo menjadi gol penyama kedudukan.

Tidak berhenti sampai di situ, Inter kembali melakukan kesalahan ketika Samir Handanovic meninggalkan gawangnya untuk menerima operan. Namun, ia salah pengertian dengan Alessandro Bastoni. Bola lalu dicuri CR7 dan menjadi gol lagi bagi Bianconeri.
Baca juga: Menang 9-0 Bukan Hal Baru untuk Man United 
Maka dari itu, Conte sangat menyesali kekalahan yang didapat timnya ini. Karena menurutnya, tanpa dua kesalahan tersebut, Juventus tidak akan bisa mendapatkan peluang untuk mencetak gol.
Selain itu, Conte juga menyayangkan buruknya penyelesaian akhir para pemain Inter. Padahal, Nerazzurri menciptakan banyak sekali peluang emas di babak kedua, namun tak ada yang menjadi gol.
&quot;Juventus memanfaatkan dua kesalahan naif kami untuk mencetak gol  mereka. Kami harus lebih klinis dan kejam, karena kami banyak  menciptakan peluang dan Anda harus menyelesaikan peluang itu melawan tim  seperti Juventus,&amp;rdquo; terang Conte, dikutip dari Football Italia, Rabu  (3/2/2021).
&amp;ldquo;Performanya luar biasa, hanya saja hasilnya negatif. Kami menghadapi  Juventus, ini benar-benar mengecewakan, karena kami pantas mendapatkan  yang lebih baik dari hasil akhir ini,&amp;rdquo; sambungnya.

&amp;ldquo;Juventus nyaris tidak menciptakan (peluang) apa pun dan saya tidak  ingat Samir Handanovic melakukan penyelamatan. Seandainya kami tidak  membuat dua kesalahan itu,&amp;rdquo; sesal mantan pelatih Juventus tersebut.
&amp;ldquo;Saya menghormati semua penilaian, tetapi faktanya adalah jika kami  memenangkan pertandingan ini dengan skor 2-0, tidak ada yang akan  mengeluh. Hasil akhirnya adalah hal yang mengaburkan penilaian dari  keseluruhan kinerja tim,&quot; tukasnya.
</description><content:encoded>MILAN &amp;ndash; Inter Milan harus menelan luka lantaran tumbang dengan skor 1-2 saat menjamu Juventus di leg pertama babak semifinal Coppa Italia 2020-2021. Menurut Pelatih Inter, Antonio Conte, timnya kalah karena membuat dua kesalahan naif.
Permainan Inter di pertandingan semalam sebenarnya tak bisa dikatakan buruk. Nerazzurri tampil menggebrak dan mencetak gol cepat di menit kesembilan melalui sepakan Lautaro Martinez.
Baca juga: Gilas Inter di Giuseppe Meazza, Perjuangan Juventus Belum Berakhir
Kendati demikian, Ashley Young kemudian melakukan pelanggaran dengan menjatuhkan Juan Cuadrado di kotak terlarang. Padahal, bola tidak mengarah kepada Cuadrado. Hasilnya, wasit pun memberikan hadiah penalti, yang mana dimaksimalkan Cristiano Ronaldo menjadi gol penyama kedudukan.

Tidak berhenti sampai di situ, Inter kembali melakukan kesalahan ketika Samir Handanovic meninggalkan gawangnya untuk menerima operan. Namun, ia salah pengertian dengan Alessandro Bastoni. Bola lalu dicuri CR7 dan menjadi gol lagi bagi Bianconeri.
Baca juga: Menang 9-0 Bukan Hal Baru untuk Man United 
Maka dari itu, Conte sangat menyesali kekalahan yang didapat timnya ini. Karena menurutnya, tanpa dua kesalahan tersebut, Juventus tidak akan bisa mendapatkan peluang untuk mencetak gol.
Selain itu, Conte juga menyayangkan buruknya penyelesaian akhir para pemain Inter. Padahal, Nerazzurri menciptakan banyak sekali peluang emas di babak kedua, namun tak ada yang menjadi gol.
&quot;Juventus memanfaatkan dua kesalahan naif kami untuk mencetak gol  mereka. Kami harus lebih klinis dan kejam, karena kami banyak  menciptakan peluang dan Anda harus menyelesaikan peluang itu melawan tim  seperti Juventus,&amp;rdquo; terang Conte, dikutip dari Football Italia, Rabu  (3/2/2021).
&amp;ldquo;Performanya luar biasa, hanya saja hasilnya negatif. Kami menghadapi  Juventus, ini benar-benar mengecewakan, karena kami pantas mendapatkan  yang lebih baik dari hasil akhir ini,&amp;rdquo; sambungnya.

&amp;ldquo;Juventus nyaris tidak menciptakan (peluang) apa pun dan saya tidak  ingat Samir Handanovic melakukan penyelamatan. Seandainya kami tidak  membuat dua kesalahan itu,&amp;rdquo; sesal mantan pelatih Juventus tersebut.
&amp;ldquo;Saya menghormati semua penilaian, tetapi faktanya adalah jika kami  memenangkan pertandingan ini dengan skor 2-0, tidak ada yang akan  mengeluh. Hasil akhirnya adalah hal yang mengaburkan penilaian dari  keseluruhan kinerja tim,&quot; tukasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
