<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Main di Liga Turki, Demba Ba: Saya Bisa Beribadah Kapanpun</title><description>Demba Ba merasa lebih leluasa untuk beribadah ketika bermain di Liga Turki ketimbang di negara lain</description><link>https://bola.okezone.com/read/2021/02/02/51/2354942/main-di-liga-turki-demba-ba-saya-bisa-beribadah-kapanpun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2021/02/02/51/2354942/main-di-liga-turki-demba-ba-saya-bisa-beribadah-kapanpun"/><item><title>Main di Liga Turki, Demba Ba: Saya Bisa Beribadah Kapanpun</title><link>https://bola.okezone.com/read/2021/02/02/51/2354942/main-di-liga-turki-demba-ba-saya-bisa-beribadah-kapanpun</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2021/02/02/51/2354942/main-di-liga-turki-demba-ba-saya-bisa-beribadah-kapanpun</guid><pubDate>Selasa 02 Februari 2021 11:15 WIB</pubDate><dc:creator>Admiraldy Eka Saputra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/02/02/51/2354942/main-di-liga-turki-demba-ba-saya-bisa-beribadah-kapanpun-p2A0vKlpaH.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Demba Ba saat selebrasi dengan melakukan sujud syukur (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/02/02/51/2354942/main-di-liga-turki-demba-ba-saya-bisa-beribadah-kapanpun-p2A0vKlpaH.JPG</image><title>Demba Ba saat selebrasi dengan melakukan sujud syukur (Foto: Reuters)</title></images><description>SEBAGAI seorang pesepakbola muslim, Demba Ba pernah merasakan bermain di sejumlah liga di berbagai belahan dunia, termasuk Liga Inggris, Prancis hingga Jerman. Bermain di negara di mana agama islam merupakan minoritas rupanya menjadi tantangan tersendiri bagi Ba.
Hal itu yang dirasakan oleh pesepakbola asal Senegal, Demba Ba. Ba pernah merasakan sulitnya melaksanakan sholat lima waktu ke mesjid saat masih membela Chelsea atau Newcastle United dan ketika berada di West Ham United.

Sedari 2011 sampai 2014, Ba merasakan sulitnya melaksanakan ibadah dengan baik di Inggris. Semua itu terjadi karena berbagai tantangan yang memang harus ia hadapi di negara yang mayoritas bukan pemeluk agama islam.
Baca juga: 5 Pesepakbola Beragama Islam yang Bangun Masjid, Mohamed Salah Dirikan di Italia
Permasalahan itu kini tak dirasakan Ba semenjak bermain di Turki. Berada di Turki yang merupakan negara mayoritas muslim membuat Ba menjadi lebih bebas sebagai seorang penganut agama islam. Ia tak lagi pusing mencari mesjid untuk melakukan sholat lima waktu.
Ba pun mengaku kini ia bisa sholat kapan pun ia mau. Hal yang paling ia sukai selama berkarier di Turki adalah muslim bebas untuk melakukan apa pun.

Hal yang paling ia sukai selama berkarier di Turki adalah muslim  bebas untuk melakukan apa pun. Baik itu menggunakan hijab atau tidak.  Ketika seorang wanita muslim menggunakan hijab pun, Ba melihat tak ada  yang melecehkan seperti yang ia pernah lihat di beberapa negara yang  pernah ia bermain.
&quot;Saya seorang muslim dan bekerja di negara muslim (Turki) . Saya  sangat senang memenuhi kewajiban agama saya. Turki memberikan kebebasan  beragama kepada orang-orang. Saya bisa pergi ke masjid untuk sholat  kapan pun saya mau,&amp;rdquo; Ujar Demba Ba.

&amp;ldquo;Wanita di Turki bebas mengenakan jilbab mereka. Jika mereka tidak  menyukainya, mereka tidak harus memakai kerudung mereka. Ini adalah  sesuatu yang tidak kita lihat di mana-mana di dunia saat ini,&amp;rdquo;  tambahnya.
Melihat pada ungkapan tersebut, tak heran saat ini Ba benar-benar  sangat menikmati bermain bersama Istanbul BB di Turki. Ia lebih merasa  lebih bahagia di klub tersebut ketimbang saat memebla Chelsea atau  tim-tim lain di Inggris.</description><content:encoded>SEBAGAI seorang pesepakbola muslim, Demba Ba pernah merasakan bermain di sejumlah liga di berbagai belahan dunia, termasuk Liga Inggris, Prancis hingga Jerman. Bermain di negara di mana agama islam merupakan minoritas rupanya menjadi tantangan tersendiri bagi Ba.
Hal itu yang dirasakan oleh pesepakbola asal Senegal, Demba Ba. Ba pernah merasakan sulitnya melaksanakan sholat lima waktu ke mesjid saat masih membela Chelsea atau Newcastle United dan ketika berada di West Ham United.

Sedari 2011 sampai 2014, Ba merasakan sulitnya melaksanakan ibadah dengan baik di Inggris. Semua itu terjadi karena berbagai tantangan yang memang harus ia hadapi di negara yang mayoritas bukan pemeluk agama islam.
Baca juga: 5 Pesepakbola Beragama Islam yang Bangun Masjid, Mohamed Salah Dirikan di Italia
Permasalahan itu kini tak dirasakan Ba semenjak bermain di Turki. Berada di Turki yang merupakan negara mayoritas muslim membuat Ba menjadi lebih bebas sebagai seorang penganut agama islam. Ia tak lagi pusing mencari mesjid untuk melakukan sholat lima waktu.
Ba pun mengaku kini ia bisa sholat kapan pun ia mau. Hal yang paling ia sukai selama berkarier di Turki adalah muslim bebas untuk melakukan apa pun.

Hal yang paling ia sukai selama berkarier di Turki adalah muslim  bebas untuk melakukan apa pun. Baik itu menggunakan hijab atau tidak.  Ketika seorang wanita muslim menggunakan hijab pun, Ba melihat tak ada  yang melecehkan seperti yang ia pernah lihat di beberapa negara yang  pernah ia bermain.
&quot;Saya seorang muslim dan bekerja di negara muslim (Turki) . Saya  sangat senang memenuhi kewajiban agama saya. Turki memberikan kebebasan  beragama kepada orang-orang. Saya bisa pergi ke masjid untuk sholat  kapan pun saya mau,&amp;rdquo; Ujar Demba Ba.

&amp;ldquo;Wanita di Turki bebas mengenakan jilbab mereka. Jika mereka tidak  menyukainya, mereka tidak harus memakai kerudung mereka. Ini adalah  sesuatu yang tidak kita lihat di mana-mana di dunia saat ini,&amp;rdquo;  tambahnya.
Melihat pada ungkapan tersebut, tak heran saat ini Ba benar-benar  sangat menikmati bermain bersama Istanbul BB di Turki. Ia lebih merasa  lebih bahagia di klub tersebut ketimbang saat memebla Chelsea atau  tim-tim lain di Inggris.</content:encoded></item></channel></rss>
