<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kacau, Barcelona Utang Rp1 Triliun kepada Lionel Messi</title><description>Barcelona menunggak gaji pemainnya hingga triliunan rupiah.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2021/02/02/46/2354797/kacau-barcelona-utang-rp1-triliun-kepada-lionel-messi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2021/02/02/46/2354797/kacau-barcelona-utang-rp1-triliun-kepada-lionel-messi"/><item><title>Kacau, Barcelona Utang Rp1 Triliun kepada Lionel Messi</title><link>https://bola.okezone.com/read/2021/02/02/46/2354797/kacau-barcelona-utang-rp1-triliun-kepada-lionel-messi</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2021/02/02/46/2354797/kacau-barcelona-utang-rp1-triliun-kepada-lionel-messi</guid><pubDate>Selasa 02 Februari 2021 05:37 WIB</pubDate><dc:creator>Hendry Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/02/02/46/2354797/kacau-barcelona-utang-rp1-triliun-kepada-lionel-messi-gPN7tOxFyg.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Lionel Messi (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/02/02/46/2354797/kacau-barcelona-utang-rp1-triliun-kepada-lionel-messi-gPN7tOxFyg.jpg</image><title>Lionel Messi (Foto: Reuters)</title></images><description>BARCELONA &amp;ndash; Sudah menjadi rahasia umum bahwa saat ini Barcelona sedang mengalami krisis keuangan. Pandemi Covid-19 yang tak kunjung berakhir membuat klub berjuluk Blaugrana itu mendapatkan pemasukan yang jauh lebih kecil dari yang biasanya.
Berdasarkan laporan yang beredar, angka utang Barcelona meningkat menjadi 1,173 miliar euro. Tagihan gaji dari para pemain dan seluruh pegawai Barcelona menyumbang 74 persen dari seluruh pemasukan klub.
Baca juga: Bayern Munich Bantah Bakal Bajak Sergio Ramos dari Real Madrid
Kondisi ini pada akhirnya membuat Barcelona harus membujuk para pemain dan karyawan mereka untuk melakukan pemotongan gaji guna menyeimbangkan neraca keuangan. Akan tetapi, ide pemotongan gaji tersebut ditentang oleh para pemain dan karyawan.

Mereka tidak setuju jika gaji mereka harus dipotong. Meski begitu, para pemain dan karyawan tersebut bersedia gaji yang mereka terima untuk saat ini tidak penuh. Mereka baru akan mendapat bayaran seutuhnya ketika kondisi keuangan klub telah membaik.
Baca juga: Usai Beli Ben Davies, Liverpool pun Resmi Pinjam Ozan Kabak dari Schalke 04
Bisa dibilang, saat ini utang Barcelona berasal dari tunggakan gaji pemain, termasuk sang megabintang Lionel Messi. Disebutkan bahwa Barcelona seharusnya membayarnya 72 juta euro atau sekira Rp1,21 triliun kepada Messi sebelum akhir Januari 2021.
Kendati demikian, baru 8,5 juta euro (Rp144 miliar) yang telah dibayarkan. Itu berarti, Blaugrana masih memiliki utang sebesar 63,5 juta euro (Rp1,075 triliun) kepada Messi, yang meliputi pembayaran untuk gaji dan hak citra.
Messi sendiri memang telah menandatangani kesepakatan fantastis  dengan Barcelona saat ia memperbarui kontraknya pada 2017. Disebutkan  bahwa dalam jangka waktu empat musim, terhitung sejak tanda tangan  kontrak pada 2017, Messi akan menerima uang sebesar 555 juta euro.
Berbicara soal kontrak, masa bakti Messi di Barcelona sejatinya hanya  akan sampai 30 Juni 2021. Hingga saat ini belum ada pembicaraan  mengenai kontrak baru lantaran Barcelona masih mengalami kekosongan  kekuasaan (belum ada presiden baru yang terpilih).

Maka dari itu, masih menjadi pertanyaan di mana Messi akan merumput  musim depan. Klub-klub tajir seperti Paris Saint-Germain (PSG) dan  Manchester City sejatinya selalu memantau situasi Messi.
Kembali ke kondisi keuangan Barcelona, mereka juga memiliki utang  terhadap pemain mereka yang lainnya. Akan tetapi, penundaan pembayaran  gaji pemain ini membuat Blaugrana berhasil menyelamatkan 172 juta euro  (Rp2,9 triliun).
</description><content:encoded>BARCELONA &amp;ndash; Sudah menjadi rahasia umum bahwa saat ini Barcelona sedang mengalami krisis keuangan. Pandemi Covid-19 yang tak kunjung berakhir membuat klub berjuluk Blaugrana itu mendapatkan pemasukan yang jauh lebih kecil dari yang biasanya.
Berdasarkan laporan yang beredar, angka utang Barcelona meningkat menjadi 1,173 miliar euro. Tagihan gaji dari para pemain dan seluruh pegawai Barcelona menyumbang 74 persen dari seluruh pemasukan klub.
Baca juga: Bayern Munich Bantah Bakal Bajak Sergio Ramos dari Real Madrid
Kondisi ini pada akhirnya membuat Barcelona harus membujuk para pemain dan karyawan mereka untuk melakukan pemotongan gaji guna menyeimbangkan neraca keuangan. Akan tetapi, ide pemotongan gaji tersebut ditentang oleh para pemain dan karyawan.

Mereka tidak setuju jika gaji mereka harus dipotong. Meski begitu, para pemain dan karyawan tersebut bersedia gaji yang mereka terima untuk saat ini tidak penuh. Mereka baru akan mendapat bayaran seutuhnya ketika kondisi keuangan klub telah membaik.
Baca juga: Usai Beli Ben Davies, Liverpool pun Resmi Pinjam Ozan Kabak dari Schalke 04
Bisa dibilang, saat ini utang Barcelona berasal dari tunggakan gaji pemain, termasuk sang megabintang Lionel Messi. Disebutkan bahwa Barcelona seharusnya membayarnya 72 juta euro atau sekira Rp1,21 triliun kepada Messi sebelum akhir Januari 2021.
Kendati demikian, baru 8,5 juta euro (Rp144 miliar) yang telah dibayarkan. Itu berarti, Blaugrana masih memiliki utang sebesar 63,5 juta euro (Rp1,075 triliun) kepada Messi, yang meliputi pembayaran untuk gaji dan hak citra.
Messi sendiri memang telah menandatangani kesepakatan fantastis  dengan Barcelona saat ia memperbarui kontraknya pada 2017. Disebutkan  bahwa dalam jangka waktu empat musim, terhitung sejak tanda tangan  kontrak pada 2017, Messi akan menerima uang sebesar 555 juta euro.
Berbicara soal kontrak, masa bakti Messi di Barcelona sejatinya hanya  akan sampai 30 Juni 2021. Hingga saat ini belum ada pembicaraan  mengenai kontrak baru lantaran Barcelona masih mengalami kekosongan  kekuasaan (belum ada presiden baru yang terpilih).

Maka dari itu, masih menjadi pertanyaan di mana Messi akan merumput  musim depan. Klub-klub tajir seperti Paris Saint-Germain (PSG) dan  Manchester City sejatinya selalu memantau situasi Messi.
Kembali ke kondisi keuangan Barcelona, mereka juga memiliki utang  terhadap pemain mereka yang lainnya. Akan tetapi, penundaan pembayaran  gaji pemain ini membuat Blaugrana berhasil menyelamatkan 172 juta euro  (Rp2,9 triliun).
</content:encoded></item></channel></rss>
