<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menjadi Mualaf, Ribery Kerap Tersandung Kontroversi soal Bir</title><description>Franck Ribery pernah diisukan bertengkar dengan Jerome Boateng gara-gara bir.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2021/01/28/51/2352052/menjadi-mualaf-ribery-kerap-tersandung-kontroversi-soal-bir</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2021/01/28/51/2352052/menjadi-mualaf-ribery-kerap-tersandung-kontroversi-soal-bir"/><item><title>Menjadi Mualaf, Ribery Kerap Tersandung Kontroversi soal Bir</title><link>https://bola.okezone.com/read/2021/01/28/51/2352052/menjadi-mualaf-ribery-kerap-tersandung-kontroversi-soal-bir</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2021/01/28/51/2352052/menjadi-mualaf-ribery-kerap-tersandung-kontroversi-soal-bir</guid><pubDate>Kamis 28 Januari 2021 01:26 WIB</pubDate><dc:creator>Hendry Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/01/28/51/2352052/menjadi-mualaf-ribery-kerap-tersandung-kontroversi-soal-bir-VC1rnN8hzn.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Franck Ribery (Foto: Instagram @franckribery7)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/01/28/51/2352052/menjadi-mualaf-ribery-kerap-tersandung-kontroversi-soal-bir-VC1rnN8hzn.jpg</image><title>Franck Ribery (Foto: Instagram @franckribery7)</title></images><description>FIRENZE &amp;ndash; Winger Fiorentina, Franck Ribery, pada awalnya beragama Nasrani. Akan tetapi, pada 2002 ia memutuskan untuk berpindah keyakinan menjadi Islam, mengikuti sang istri, Wahiba Belhami. Ribery pun mengganti namanya menjadi Bilal Yusuf Mohamed.
Setelah menjadi mualaf, Ribery beberapa kali tersandung kontroversi soal bir. Sebagaimana diketahui, Islam mengharamkan minuman keras seperti bir. Ribery sendiri berusaha menjauhi minuman beralkohol tersebut guna menjadi Muslim yang taat.
Kendati demikian, pada 2013 ketika Ribery masih membela Bayern Munich, ia disebut pernah marah besar terhadap rekan setimnya, Jerome Boateng. Pasalnya, Boateng mengguyur Ribery dengan bir saat merayakan gelar juara Liga Jerman yang berhasil mereka raih.
Baca juga: Mantan Bek Liverpool Ceritakan Pengalamannya Usai Peluk Agama Islam

Media-media Inggris seperti Daily Mail menuliskan bahwa Ribery sudah memperingatkan rekan-rekan setimnya untuk tidak membasahinya dengan bir. Akan tetapi, ucapan tersebut tidak digubris dan mereka tetap mengejar Ribery. Adapun Boateng adalah orang pertama yang mengguyur Ribery.
Isu soal Ribery yang marah besar ke Boateng itu pun menjadi perbincangan hangat. Maka dari itu, Boateng kemudian memberikan klarifikasi. Melalui akun Twitter pribadinya, bek berpaspor Jerman itu menerangkan bahwa hubungannya dengan Ribery baik-baik saja.
&amp;ldquo;Saya dan saudara saya, Ribery, semuanya baik-baik saja. Itu (yang disiramkan ke Ribery) adalah bir non-alkohol. Jadi, semuanya baik-baik saja,&amp;rdquo; tulis Boateng menggunakan akun Twitter pribadinya.
Kontroversi soal bir juga menghampiri Ribery pada 2014. Hal itu  terjadi ketika skuad Bayern Munich melakukan sesi pemotretan untuk  merayakan Oktoberfest.
Sebagai informasi, Oktoberfest adalah pesta panen bagi masyarakat  tradisional Jerman. Masyarakat Jerman biasanya turun ke jalan untuk  minum bir. Mereka juga saling menyiramkan bir tersebut sebagai bagian  dari perayaan.

Maka dari itu, untuk merayakan Oktoberfest ini skuad Bayern Munich  berfoto sambil menggenggam segelas bir. Menariknya, dalam sesi  pemotretan tersebut Ribery tidak memegang bir. Ia hanya mengacungkan  jempolnya ke kamera.
Ribery bukan satu-satunya orang yang tidak memegang bir dalam  pemotretan tersebut. Pemain Muslim Bayern lainnya seperti Xherdan  Shaqiri dan Medhi Benatia juga demikian.
</description><content:encoded>FIRENZE &amp;ndash; Winger Fiorentina, Franck Ribery, pada awalnya beragama Nasrani. Akan tetapi, pada 2002 ia memutuskan untuk berpindah keyakinan menjadi Islam, mengikuti sang istri, Wahiba Belhami. Ribery pun mengganti namanya menjadi Bilal Yusuf Mohamed.
Setelah menjadi mualaf, Ribery beberapa kali tersandung kontroversi soal bir. Sebagaimana diketahui, Islam mengharamkan minuman keras seperti bir. Ribery sendiri berusaha menjauhi minuman beralkohol tersebut guna menjadi Muslim yang taat.
Kendati demikian, pada 2013 ketika Ribery masih membela Bayern Munich, ia disebut pernah marah besar terhadap rekan setimnya, Jerome Boateng. Pasalnya, Boateng mengguyur Ribery dengan bir saat merayakan gelar juara Liga Jerman yang berhasil mereka raih.
Baca juga: Mantan Bek Liverpool Ceritakan Pengalamannya Usai Peluk Agama Islam

Media-media Inggris seperti Daily Mail menuliskan bahwa Ribery sudah memperingatkan rekan-rekan setimnya untuk tidak membasahinya dengan bir. Akan tetapi, ucapan tersebut tidak digubris dan mereka tetap mengejar Ribery. Adapun Boateng adalah orang pertama yang mengguyur Ribery.
Isu soal Ribery yang marah besar ke Boateng itu pun menjadi perbincangan hangat. Maka dari itu, Boateng kemudian memberikan klarifikasi. Melalui akun Twitter pribadinya, bek berpaspor Jerman itu menerangkan bahwa hubungannya dengan Ribery baik-baik saja.
&amp;ldquo;Saya dan saudara saya, Ribery, semuanya baik-baik saja. Itu (yang disiramkan ke Ribery) adalah bir non-alkohol. Jadi, semuanya baik-baik saja,&amp;rdquo; tulis Boateng menggunakan akun Twitter pribadinya.
Kontroversi soal bir juga menghampiri Ribery pada 2014. Hal itu  terjadi ketika skuad Bayern Munich melakukan sesi pemotretan untuk  merayakan Oktoberfest.
Sebagai informasi, Oktoberfest adalah pesta panen bagi masyarakat  tradisional Jerman. Masyarakat Jerman biasanya turun ke jalan untuk  minum bir. Mereka juga saling menyiramkan bir tersebut sebagai bagian  dari perayaan.

Maka dari itu, untuk merayakan Oktoberfest ini skuad Bayern Munich  berfoto sambil menggenggam segelas bir. Menariknya, dalam sesi  pemotretan tersebut Ribery tidak memegang bir. Ia hanya mengacungkan  jempolnya ke kamera.
Ribery bukan satu-satunya orang yang tidak memegang bir dalam  pemotretan tersebut. Pemain Muslim Bayern lainnya seperti Xherdan  Shaqiri dan Medhi Benatia juga demikian.
</content:encoded></item></channel></rss>
