<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pioli Nilai AC Milan Kalah karena Zlatan Ibrahimovic Diusir Wasit</title><description>AC Milan harus menelan luka lantaran tumbang dengan skor 1-2 dari rival sekotanya, Inter Milan, di babak 16 besar Coppa Italia 2020-2021.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2021/01/27/47/2351419/pioli-nilai-ac-milan-kalah-karena-zlatan-ibrahimovic-diusir-wasit</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2021/01/27/47/2351419/pioli-nilai-ac-milan-kalah-karena-zlatan-ibrahimovic-diusir-wasit"/><item><title>Pioli Nilai AC Milan Kalah karena Zlatan Ibrahimovic Diusir Wasit</title><link>https://bola.okezone.com/read/2021/01/27/47/2351419/pioli-nilai-ac-milan-kalah-karena-zlatan-ibrahimovic-diusir-wasit</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2021/01/27/47/2351419/pioli-nilai-ac-milan-kalah-karena-zlatan-ibrahimovic-diusir-wasit</guid><pubDate>Rabu 27 Januari 2021 06:47 WIB</pubDate><dc:creator>Hendry Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/01/27/47/2351419/pioli-nilai-ac-milan-kalah-karena-zlatan-ibrahimovic-diusir-wasit-cKWtVOGEUg.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Zlatan Ibrahimovic diganjar kartu merah (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/01/27/47/2351419/pioli-nilai-ac-milan-kalah-karena-zlatan-ibrahimovic-diusir-wasit-cKWtVOGEUg.JPG</image><title>Zlatan Ibrahimovic diganjar kartu merah (Foto: Reuters)</title></images><description>MILAN &amp;ndash; AC Milan harus menelan luka lantaran tumbang dengan skor 1-2 dari rival sekotanya, Inter Milan, di babak perempatfinal Coppa Italia 2020-2021. Dalam pertandingan tersebut terjadi sejumlah drama, termasuk diusirnya Zlatan Ibrahimovic dari lapangan permainan.
Milan sebenarnya memulai pertandingan dengan baik. Selain mampu mencetak gol lebih dulu melalui sepakan mendatar Ibrahimovic di menit ke-31, Rossoneri juga mampu bertahan dengan baik dalam membendung serangan Inter.
Kendati begitu, di pengujung babak pertama Ibrahimovic mendapatkan kartu kuning pertamanya setelah memprovokasi dan terlibat adu mulut dengan Romelu Lukaku. Nahas bagi Milan, Ibrahimovic kembali diganjar kartu kuning saat menjegal Aleksandar Kolarov pada menit ke-58.
Baca juga: Sempat Tertinggal, Arsenal Bangkit dan Hajar Southampton

Bermain dengan 10 orang membuat Milan digempur habis-habisan oleh Inter. Pada akhirnya Nerazzurri menyamakan papan skor melalui eksekusi penalti Lukaku usai Rafael Leao menjatuhkan Nicolo Barella di kotak terlarang. Dan di masa injry time, Christian Eriksen membuat Inter menang 2-1.
Menanggapi pertandingan tersebut, Pelatih AC Milan, Stefano Pioli, menilai diusirnya Ibrahimovic merupakan faktor yang membuat timnya gagal menang. Seandainya bomber Swedia itu tetap bermain, Pioli meyakini hasil yang didapat bisa berbeda.
&amp;ldquo;Sangat mengecewakan kami tersingkir, karena kami peduli dengan kompetisi ini (Coppa Italia). Penampilannya menunjukkan bahwa kami adalah tim yang kuat yang bisa bertahan dengan baik,&amp;rdquo; ujar Pioli, dilansir dari Football Italia, Rabu (27/1/2021).
&amp;ldquo;Tetapi kehilangan seorang pemain membuatnya jauh lebih sulit. Apa  yang tidak berhasil adalah bermain dengan 10 orang, itu jauh lebih  rumit, dan kami naif dengan pelanggaran untuk memberikan penalti,&amp;rdquo;  sambungnya.
Meski demikian, Pioli yakin bahwa Milan akan mampu bangkit di  pertandingan selanjutnya. Karena, secara keseluruhan, permainan yang  ditampilkan Rossoneri sudah lebih baik ketimbang ketika kalah dari  Atalanta pada laga sebelumnya.

&amp;ldquo;Saya meninggalkan kekalahan ini dengan perasaan yang jauh lebih  positif dan percaya diri tentang masa depan kami daripada saat setelah  pertandingan Atalanta,&amp;rdquo; aku Pioli.
&amp;ldquo;Ini adalah pertandingan yang sangat seimbang Satu-satunya perbedaan  adalah kehilangan seorang pemain (karena kartu merah). Jika 11 lawan 11,  itu terbuka untuk hasil apa pun dan kami unggul 1-0,&amp;rdquo; papar mantan  pelatih Fiorentina tersebut.
</description><content:encoded>MILAN &amp;ndash; AC Milan harus menelan luka lantaran tumbang dengan skor 1-2 dari rival sekotanya, Inter Milan, di babak perempatfinal Coppa Italia 2020-2021. Dalam pertandingan tersebut terjadi sejumlah drama, termasuk diusirnya Zlatan Ibrahimovic dari lapangan permainan.
Milan sebenarnya memulai pertandingan dengan baik. Selain mampu mencetak gol lebih dulu melalui sepakan mendatar Ibrahimovic di menit ke-31, Rossoneri juga mampu bertahan dengan baik dalam membendung serangan Inter.
Kendati begitu, di pengujung babak pertama Ibrahimovic mendapatkan kartu kuning pertamanya setelah memprovokasi dan terlibat adu mulut dengan Romelu Lukaku. Nahas bagi Milan, Ibrahimovic kembali diganjar kartu kuning saat menjegal Aleksandar Kolarov pada menit ke-58.
Baca juga: Sempat Tertinggal, Arsenal Bangkit dan Hajar Southampton

Bermain dengan 10 orang membuat Milan digempur habis-habisan oleh Inter. Pada akhirnya Nerazzurri menyamakan papan skor melalui eksekusi penalti Lukaku usai Rafael Leao menjatuhkan Nicolo Barella di kotak terlarang. Dan di masa injry time, Christian Eriksen membuat Inter menang 2-1.
Menanggapi pertandingan tersebut, Pelatih AC Milan, Stefano Pioli, menilai diusirnya Ibrahimovic merupakan faktor yang membuat timnya gagal menang. Seandainya bomber Swedia itu tetap bermain, Pioli meyakini hasil yang didapat bisa berbeda.
&amp;ldquo;Sangat mengecewakan kami tersingkir, karena kami peduli dengan kompetisi ini (Coppa Italia). Penampilannya menunjukkan bahwa kami adalah tim yang kuat yang bisa bertahan dengan baik,&amp;rdquo; ujar Pioli, dilansir dari Football Italia, Rabu (27/1/2021).
&amp;ldquo;Tetapi kehilangan seorang pemain membuatnya jauh lebih sulit. Apa  yang tidak berhasil adalah bermain dengan 10 orang, itu jauh lebih  rumit, dan kami naif dengan pelanggaran untuk memberikan penalti,&amp;rdquo;  sambungnya.
Meski demikian, Pioli yakin bahwa Milan akan mampu bangkit di  pertandingan selanjutnya. Karena, secara keseluruhan, permainan yang  ditampilkan Rossoneri sudah lebih baik ketimbang ketika kalah dari  Atalanta pada laga sebelumnya.

&amp;ldquo;Saya meninggalkan kekalahan ini dengan perasaan yang jauh lebih  positif dan percaya diri tentang masa depan kami daripada saat setelah  pertandingan Atalanta,&amp;rdquo; aku Pioli.
&amp;ldquo;Ini adalah pertandingan yang sangat seimbang Satu-satunya perbedaan  adalah kehilangan seorang pemain (karena kartu merah). Jika 11 lawan 11,  itu terbuka untuk hasil apa pun dan kami unggul 1-0,&amp;rdquo; papar mantan  pelatih Fiorentina tersebut.
</content:encoded></item></channel></rss>
