<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ronald Koeman Buka-bukaan soal Kondisi Keuangan Barcelona</title><description>Ronald Koeman mengakui Barcelona mengalami krisis keuangan.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2021/01/27/46/2351422/ronald-koeman-buka-bukaan-soal-kondisi-keuangan-barcelona</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2021/01/27/46/2351422/ronald-koeman-buka-bukaan-soal-kondisi-keuangan-barcelona"/><item><title>Ronald Koeman Buka-bukaan soal Kondisi Keuangan Barcelona</title><link>https://bola.okezone.com/read/2021/01/27/46/2351422/ronald-koeman-buka-bukaan-soal-kondisi-keuangan-barcelona</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2021/01/27/46/2351422/ronald-koeman-buka-bukaan-soal-kondisi-keuangan-barcelona</guid><pubDate>Rabu 27 Januari 2021 07:11 WIB</pubDate><dc:creator>Hendry Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/01/27/46/2351422/ronald-koeman-buka-bukaan-soal-kondisi-keuangan-barcelona-4UkPZXtVi9.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Para pemain Barcelona (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/01/27/46/2351422/ronald-koeman-buka-bukaan-soal-kondisi-keuangan-barcelona-4UkPZXtVi9.JPG</image><title>Para pemain Barcelona (Foto: Reuters)</title></images><description>BARCELONA &amp;ndash; Barcelona sejatinya tengah mengalami krisis keuangan akibat. Hal ini terjadi karena pandemic Corona (Covid-19) yang tak kunjung usai. Pelatih Barcelona, Ronald Koeman, bahkan telah mengakui bahwa finansial Blaugrana sedang berada di situasi sulit.
Berdasarkan laporan yang beredar, angka utang Barcelona meningkat menjadi 1,2 miliar euro. Tagihan gaji dari para pemain dan seluruh pegawai Barcelona menyumbang 74 persen dari seluruh pemasukan klub.
Maka dari itu, untuk meringankan kesulitan keungan ini, jajaran direksi Barcelona merencanakan pemotongan gaji terhadap pemain dan pegawai mereka. Akan tetapi, ide tersebut mendapat tentangan dari para pemain dan juga pegawai lainnya.
Baca juga: Gara-Gara Hal Ini, PSG Gak Pede Bisa Dapatkan Lionel Messi

Pada akhirnya kemudian disepakati bahwa untuk saat ini gaji yang diterima oleh para pemain dan pegawai tersebut tidak penuh. Mereka baru akan mendapat bayaran seutuhnya ketika kondisi keuangan klub telah membaik.
Kendati demikian, beredar kabar bahwa para pemain menuntut Barcelona untuk membayar penuh gaji mereka. Menanggapi hal ini, Koeman menerangkan bahwa para pemainnya hanya fokus pada permasalahan di lapangan.
Lagipula, permasalahan gaji tersebut adalah persoalan antara pihak klub dan pribadi masing-masing. Maka dari itu Koeman tidak terlalu mengetahuinya. Sedangkan Koeman sendiri mengaku telah menerima keputusan penundaan pembayaran penuh yang diterapkan direksi Barcelona tersebut.
&quot;Barcelona sangat menderita karena Virus Corona dan itu mempengaruhi  situasi ekonomi klub untuk bermain tanpa penggemar dan juga karena  penurunan pariwisata,&quot; kata Koeman, dilansir dari Goal, Rabu  (27/1/2021).
&quot;Saya melihat para pemain terlibat dalam pekerjaan dan tidak khawatir  dengan masalah ini. Saya tidak tahu apakah para pemain meminta bayaran  terlalu banyak. Klub menawarkan kontrak dan para pemain menerimanya,&amp;rdquo;  sambungnya.

&amp;ldquo;Kami semua telah membantu klub dengan menurunkan gaji. Saya  melakukannya. tidak tahu apakah benar jika mereka telah menagih klub.  Saya tidak dapat menjawab itu,&quot; tandas pelatih berpaspor Belanda  tersebut.
Selain mengalami permasalahan finansial, Barcelona juga terancam  kehilangan pemain andalan mereka, Lionel Messi. Karena masa kontrak  Messi akan berakhir pada 30 Juni 2021 dan hingga saat ini La Pulga belum  memperbaruinya.
</description><content:encoded>BARCELONA &amp;ndash; Barcelona sejatinya tengah mengalami krisis keuangan akibat. Hal ini terjadi karena pandemic Corona (Covid-19) yang tak kunjung usai. Pelatih Barcelona, Ronald Koeman, bahkan telah mengakui bahwa finansial Blaugrana sedang berada di situasi sulit.
Berdasarkan laporan yang beredar, angka utang Barcelona meningkat menjadi 1,2 miliar euro. Tagihan gaji dari para pemain dan seluruh pegawai Barcelona menyumbang 74 persen dari seluruh pemasukan klub.
Maka dari itu, untuk meringankan kesulitan keungan ini, jajaran direksi Barcelona merencanakan pemotongan gaji terhadap pemain dan pegawai mereka. Akan tetapi, ide tersebut mendapat tentangan dari para pemain dan juga pegawai lainnya.
Baca juga: Gara-Gara Hal Ini, PSG Gak Pede Bisa Dapatkan Lionel Messi

Pada akhirnya kemudian disepakati bahwa untuk saat ini gaji yang diterima oleh para pemain dan pegawai tersebut tidak penuh. Mereka baru akan mendapat bayaran seutuhnya ketika kondisi keuangan klub telah membaik.
Kendati demikian, beredar kabar bahwa para pemain menuntut Barcelona untuk membayar penuh gaji mereka. Menanggapi hal ini, Koeman menerangkan bahwa para pemainnya hanya fokus pada permasalahan di lapangan.
Lagipula, permasalahan gaji tersebut adalah persoalan antara pihak klub dan pribadi masing-masing. Maka dari itu Koeman tidak terlalu mengetahuinya. Sedangkan Koeman sendiri mengaku telah menerima keputusan penundaan pembayaran penuh yang diterapkan direksi Barcelona tersebut.
&quot;Barcelona sangat menderita karena Virus Corona dan itu mempengaruhi  situasi ekonomi klub untuk bermain tanpa penggemar dan juga karena  penurunan pariwisata,&quot; kata Koeman, dilansir dari Goal, Rabu  (27/1/2021).
&quot;Saya melihat para pemain terlibat dalam pekerjaan dan tidak khawatir  dengan masalah ini. Saya tidak tahu apakah para pemain meminta bayaran  terlalu banyak. Klub menawarkan kontrak dan para pemain menerimanya,&amp;rdquo;  sambungnya.

&amp;ldquo;Kami semua telah membantu klub dengan menurunkan gaji. Saya  melakukannya. tidak tahu apakah benar jika mereka telah menagih klub.  Saya tidak dapat menjawab itu,&quot; tandas pelatih berpaspor Belanda  tersebut.
Selain mengalami permasalahan finansial, Barcelona juga terancam  kehilangan pemain andalan mereka, Lionel Messi. Karena masa kontrak  Messi akan berakhir pada 30 Juni 2021 dan hingga saat ini La Pulga belum  memperbaruinya.
</content:encoded></item></channel></rss>
