<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Barcelona Susah Payah Kalahkan Cornella, Ronald Koeman Gusar</title><description>Koeman merasa sangat kesal dengan performa Barca saat melawan Cornella.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2021/01/22/46/2348935/barcelona-susah-payah-kalahkan-cornella-ronald-koeman-gusar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2021/01/22/46/2348935/barcelona-susah-payah-kalahkan-cornella-ronald-koeman-gusar"/><item><title>Barcelona Susah Payah Kalahkan Cornella, Ronald Koeman Gusar</title><link>https://bola.okezone.com/read/2021/01/22/46/2348935/barcelona-susah-payah-kalahkan-cornella-ronald-koeman-gusar</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2021/01/22/46/2348935/barcelona-susah-payah-kalahkan-cornella-ronald-koeman-gusar</guid><pubDate>Jum'at 22 Januari 2021 11:27 WIB</pubDate><dc:creator>Ezha Herdanu</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/01/22/46/2348935/barcelona-susah-payah-kalahkan-cornella-ronald-koeman-gusar-5QSXHMMqLa.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ronald Koeman (Foto: Marcelo Del Pozo/REUTERS)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/01/22/46/2348935/barcelona-susah-payah-kalahkan-cornella-ronald-koeman-gusar-5QSXHMMqLa.jpg</image><title>Ronald Koeman (Foto: Marcelo Del Pozo/REUTERS)</title></images><description>CORNELLA &amp;ndash; Barcelona memang berhasil memeik hasil masimal ketika menjalani pertandingan babak 16 besar Copa del Rey musim 2020-2021. Menghadapi Cornell, skuad Blaugrana &amp;ndash;julukan Barca&amp;ndash; berhasil meraih kemenangan 2-0 atas lawannya.
Dalam pertandingan yang dimainkan di Campo Nuevo Municipal de Cornella, dini hari tadi WIB, Barca memang tampil mendominasi sejak menit  awal. Bahkan di sepanjang babak pertama, Barca beberapa berhasil memiliki sejumlah kans, salah satunya dari ekseksusi Miralem Pjanic.
Akan tetapi sayangnya, eksekusi penalti Pjanic harus gagal jadi gol. Alhasil Barca sendiri harus puas menyelesaikan babak pertama laga kontra Cornella dengan skor 0-0. Pada babak kedua, jalannya laga sama sekali tidak mengalami perubahan, yang mana Barca masih terus mendominasi.

Barca kembali berpeluang untuk bisa membuka keunggulan atas Cornella melalui tembakan penalti. Akan tetapi Ousmane Dembele yang kini maju sebagai algojo juga gagal menjalankan tugasnya dengan baik. Skor 0-0 pun tetap bertahan di waktu normal, dan membuat laga ini berlanjut ke babak tambahan.
Baca Juga:  Barcelona Butuh Extra Time untuk Singkirkan Cornella 2-0 
Di babak tambahan, Barca akhirnya berhasil mencetak dua gol ke gawang tim tuan rumah. Ya, kedua gol Barca tersebut berhasil disarangkan oleh Dembele (92&amp;rsquo;) dan Martin Braithwaite (120&amp;rsquo;). Skor 2-0 untuk kemenangan Barca atas Cornella pun bertahan hingga laga ini berakhir.
Seusai pertandingan melawan Cornella, juru taktik Barca, Ronald Koeman, pun memberikan komentarnya. Ya, Koeman mengaku tetap merasa kesal dan kecewa anak-anak asuhannya yang terlalu banyak membuang-buang peluang di laga tersebut.&amp;ldquo;Hal terpenting adalah selalu lolos, tapi kami tidak bisa bahagia  karena kami telah mencetak gol. Kami gagal dalam dua penalti dan kami  harus lebih bertanggung jawab dalam jenis seperti pertandingan ini,&amp;rdquo;  jelas Koeman, seperti disadur dari Marca,
&amp;ldquo;Sekali lagi, kami bermain selama 120 menit, yang menjadi hal penting  karena sudah tiga kali seperti ini. Kami menciptakan sangat banyak  peluang dan mendapat dua penalti, tidak mungkin jadinya seperti ini,&amp;rdquo;  sambungnya.

&amp;ldquo;Anda tidak bisa mengeluhkan upaya mereka, tapi ini bukan hanya  berlari, ini soal kreativitas dan efektivitas. Kekurangan itu merugikan  kami. Tidak bisa terus seperti ini dan ini tidak bisa diterima. Ada  sedikit keuntungan dan banyak kerugian. Mereka tampil hebat, kipernya  pemain terbaik di lapangan.&amp;rdquo;
&amp;ldquo;Akan tetapi kami punya cukup peluang untuk mendapatkan pertandingan  yang lebih mudah. Saya mengerti kenapa mereka mengalahkan Atletico  Madrid. Mereka terus berlari. Kami harus diskusikan mengapa harus  bermain lagi selama 120 menit,&amp;rdquo; tuntas pelatih asal Belanda tersebut.</description><content:encoded>CORNELLA &amp;ndash; Barcelona memang berhasil memeik hasil masimal ketika menjalani pertandingan babak 16 besar Copa del Rey musim 2020-2021. Menghadapi Cornell, skuad Blaugrana &amp;ndash;julukan Barca&amp;ndash; berhasil meraih kemenangan 2-0 atas lawannya.
Dalam pertandingan yang dimainkan di Campo Nuevo Municipal de Cornella, dini hari tadi WIB, Barca memang tampil mendominasi sejak menit  awal. Bahkan di sepanjang babak pertama, Barca beberapa berhasil memiliki sejumlah kans, salah satunya dari ekseksusi Miralem Pjanic.
Akan tetapi sayangnya, eksekusi penalti Pjanic harus gagal jadi gol. Alhasil Barca sendiri harus puas menyelesaikan babak pertama laga kontra Cornella dengan skor 0-0. Pada babak kedua, jalannya laga sama sekali tidak mengalami perubahan, yang mana Barca masih terus mendominasi.

Barca kembali berpeluang untuk bisa membuka keunggulan atas Cornella melalui tembakan penalti. Akan tetapi Ousmane Dembele yang kini maju sebagai algojo juga gagal menjalankan tugasnya dengan baik. Skor 0-0 pun tetap bertahan di waktu normal, dan membuat laga ini berlanjut ke babak tambahan.
Baca Juga:  Barcelona Butuh Extra Time untuk Singkirkan Cornella 2-0 
Di babak tambahan, Barca akhirnya berhasil mencetak dua gol ke gawang tim tuan rumah. Ya, kedua gol Barca tersebut berhasil disarangkan oleh Dembele (92&amp;rsquo;) dan Martin Braithwaite (120&amp;rsquo;). Skor 2-0 untuk kemenangan Barca atas Cornella pun bertahan hingga laga ini berakhir.
Seusai pertandingan melawan Cornella, juru taktik Barca, Ronald Koeman, pun memberikan komentarnya. Ya, Koeman mengaku tetap merasa kesal dan kecewa anak-anak asuhannya yang terlalu banyak membuang-buang peluang di laga tersebut.&amp;ldquo;Hal terpenting adalah selalu lolos, tapi kami tidak bisa bahagia  karena kami telah mencetak gol. Kami gagal dalam dua penalti dan kami  harus lebih bertanggung jawab dalam jenis seperti pertandingan ini,&amp;rdquo;  jelas Koeman, seperti disadur dari Marca,
&amp;ldquo;Sekali lagi, kami bermain selama 120 menit, yang menjadi hal penting  karena sudah tiga kali seperti ini. Kami menciptakan sangat banyak  peluang dan mendapat dua penalti, tidak mungkin jadinya seperti ini,&amp;rdquo;  sambungnya.

&amp;ldquo;Anda tidak bisa mengeluhkan upaya mereka, tapi ini bukan hanya  berlari, ini soal kreativitas dan efektivitas. Kekurangan itu merugikan  kami. Tidak bisa terus seperti ini dan ini tidak bisa diterima. Ada  sedikit keuntungan dan banyak kerugian. Mereka tampil hebat, kipernya  pemain terbaik di lapangan.&amp;rdquo;
&amp;ldquo;Akan tetapi kami punya cukup peluang untuk mendapatkan pertandingan  yang lebih mudah. Saya mengerti kenapa mereka mengalahkan Atletico  Madrid. Mereka terus berlari. Kami harus diskusikan mengapa harus  bermain lagi selama 120 menit,&amp;rdquo; tuntas pelatih asal Belanda tersebut.</content:encoded></item></channel></rss>
