<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dituduh Pengaruhi Wasit Jelang Liverpool vs Man United, Klopp: Saya Bukan Ferguson!</title><description>Manajer Liverpool, Jurgen Klopp, dituduh telah mencoba mempengaruhi wasit jelang pertandingan melawan Manchester United.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2021/01/16/45/2345340/dituduh-pengaruhi-wasit-jelang-liverpool-vs-man-united-klopp-saya-bukan-ferguson</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2021/01/16/45/2345340/dituduh-pengaruhi-wasit-jelang-liverpool-vs-man-united-klopp-saya-bukan-ferguson"/><item><title>Dituduh Pengaruhi Wasit Jelang Liverpool vs Man United, Klopp: Saya Bukan Ferguson!</title><link>https://bola.okezone.com/read/2021/01/16/45/2345340/dituduh-pengaruhi-wasit-jelang-liverpool-vs-man-united-klopp-saya-bukan-ferguson</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2021/01/16/45/2345340/dituduh-pengaruhi-wasit-jelang-liverpool-vs-man-united-klopp-saya-bukan-ferguson</guid><pubDate>Sabtu 16 Januari 2021 05:16 WIB</pubDate><dc:creator>Hendry Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/01/16/45/2345340/dituduh-pengaruhi-wasit-jelang-liverpool-vs-man-united-klopp-saya-bukan-ferguson-i5qQcrN5r5.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Manajer Liverpool, Jurgen Klopp (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/01/16/45/2345340/dituduh-pengaruhi-wasit-jelang-liverpool-vs-man-united-klopp-saya-bukan-ferguson-i5qQcrN5r5.jpg</image><title>Manajer Liverpool, Jurgen Klopp (Foto: Reuters)</title></images><description>LIVERPOOL &amp;ndash; Manajer Liverpool, Jurgen Klopp, dituduh telah mencoba mempengaruhi wasit jelang pertandingan melawan Manchester United dalam lanjutan Liga Inggris 2020-2021. Pasalnya, belum lama ini Klopp sempat mengutarakan komentar yang seolah-olah membuat Liverpool sebagai tim yang dizalimi.
Setelah Liverpool kalah dengan skor 0-1 dari Southampton, Klopp langsung mengatakan bahwa timnya mendapatkan jumlah hadiah penalti lebih sedikit dibanding Man United. Ucapan Klopp tersebut seolah menyindir kinerja wasit di Liga Inggris yang lebih sering memihak Man United ketimbang Liverpool.
Menurut mantan wasit Liga Inggris, Mark Clattenburg, ucapan Klopp tersebut adalah bagian dari permainan pikiran untuk mempengaruhi wasit jelang Liverpool vs Man United. Karena, dengan berkata demikian, wasit yang mamimpin laga akan menjadi berpikir berulang kali untuk memberi hadiah penalti.
Baca juga: Solskjaer Indikasikan Amad Diallo Debut di Laga Liverpool vs Man United 

Wasit tersebut akan memiliki pertimbangan tambahan dalam menghadiahkan penalti. Misalnya ketika ada pemain Man United yang dilanggar di kotak terlarang, maka wasit tersebut akan ikut mempertimbangkan apakah keputusannya ini nanti akan kembali dikomentari oleh Klopp atau tidak.
Padahal, wasit seharusnya bisa mengambil keputusan tegas tanpa perlu mempedulikan pandangan dari salah satu pihak. Seandainya wasit melihat itu sebagai benar-benar pelanggaran, maka seharusnya mereka bisa langsung mengambil keputusan tanpa perlu mempedulikan pandangan orang lain.
Mendengar komentar Clattenburg tersebut, Klopp merasa geram. Sebab, ia merasa tidak memiliki niatan untuk mempengaruhi wasit. Lagipula, Klopp merasa dirinya tidak punya kemampuan untuk melakukan permainan pikiran seperti Sir Alex Ferguson.
&amp;ldquo;Apakah saya terkejut bahwa seseorang berbicara tentang apa yang saya  katakan setelah pertandingan Southampton? Tidak. Apakah saya terkejut  bahwa Mark Clattenburg membicarakannya? Tidak,&amp;rdquo; jelas Klopp, dinukil  dari Goal, Sabtu (16/1/2021).
&amp;ldquo;Saya bukan Sir Alex, saya tidak mencoba permainan pikiran. Saya  ditanyai langsung setelah pertandingan Southampton dan saya tidak  berpikir sedetik pun tentang pertandingan Man United,&amp;rdquo; terangnya.

&amp;ldquo;Saya melihat statistik tentang penalti sebelum pertandingan melawan  Southampton, itu saja. Ketika orang-orang seperti Mark Clattenburg  berbicara sekarang, itu selalu berbicara lebih banyak tentang mereka  (para wasit) daripada tentang saya,&amp;rdquo; lanjut manajer asal Jerman  tersebut.
&amp;ldquo;Mungkin jika dia pernah berada dalam situasi saya maka dia akan  memainkan permainan pikiran, tapi sayangnya saya tidak memiliki  keterampilan untuk bermain permainan pikiran!&amp;rdquo; pungkas Klopp.
</description><content:encoded>LIVERPOOL &amp;ndash; Manajer Liverpool, Jurgen Klopp, dituduh telah mencoba mempengaruhi wasit jelang pertandingan melawan Manchester United dalam lanjutan Liga Inggris 2020-2021. Pasalnya, belum lama ini Klopp sempat mengutarakan komentar yang seolah-olah membuat Liverpool sebagai tim yang dizalimi.
Setelah Liverpool kalah dengan skor 0-1 dari Southampton, Klopp langsung mengatakan bahwa timnya mendapatkan jumlah hadiah penalti lebih sedikit dibanding Man United. Ucapan Klopp tersebut seolah menyindir kinerja wasit di Liga Inggris yang lebih sering memihak Man United ketimbang Liverpool.
Menurut mantan wasit Liga Inggris, Mark Clattenburg, ucapan Klopp tersebut adalah bagian dari permainan pikiran untuk mempengaruhi wasit jelang Liverpool vs Man United. Karena, dengan berkata demikian, wasit yang mamimpin laga akan menjadi berpikir berulang kali untuk memberi hadiah penalti.
Baca juga: Solskjaer Indikasikan Amad Diallo Debut di Laga Liverpool vs Man United 

Wasit tersebut akan memiliki pertimbangan tambahan dalam menghadiahkan penalti. Misalnya ketika ada pemain Man United yang dilanggar di kotak terlarang, maka wasit tersebut akan ikut mempertimbangkan apakah keputusannya ini nanti akan kembali dikomentari oleh Klopp atau tidak.
Padahal, wasit seharusnya bisa mengambil keputusan tegas tanpa perlu mempedulikan pandangan dari salah satu pihak. Seandainya wasit melihat itu sebagai benar-benar pelanggaran, maka seharusnya mereka bisa langsung mengambil keputusan tanpa perlu mempedulikan pandangan orang lain.
Mendengar komentar Clattenburg tersebut, Klopp merasa geram. Sebab, ia merasa tidak memiliki niatan untuk mempengaruhi wasit. Lagipula, Klopp merasa dirinya tidak punya kemampuan untuk melakukan permainan pikiran seperti Sir Alex Ferguson.
&amp;ldquo;Apakah saya terkejut bahwa seseorang berbicara tentang apa yang saya  katakan setelah pertandingan Southampton? Tidak. Apakah saya terkejut  bahwa Mark Clattenburg membicarakannya? Tidak,&amp;rdquo; jelas Klopp, dinukil  dari Goal, Sabtu (16/1/2021).
&amp;ldquo;Saya bukan Sir Alex, saya tidak mencoba permainan pikiran. Saya  ditanyai langsung setelah pertandingan Southampton dan saya tidak  berpikir sedetik pun tentang pertandingan Man United,&amp;rdquo; terangnya.

&amp;ldquo;Saya melihat statistik tentang penalti sebelum pertandingan melawan  Southampton, itu saja. Ketika orang-orang seperti Mark Clattenburg  berbicara sekarang, itu selalu berbicara lebih banyak tentang mereka  (para wasit) daripada tentang saya,&amp;rdquo; lanjut manajer asal Jerman  tersebut.
&amp;ldquo;Mungkin jika dia pernah berada dalam situasi saya maka dia akan  memainkan permainan pikiran, tapi sayangnya saya tidak memiliki  keterampilan untuk bermain permainan pikiran!&amp;rdquo; pungkas Klopp.
</content:encoded></item></channel></rss>
