<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Stefano Pioli Sesalkan AC Milan Harus Hadapi Torino Sampai Adu Penalti</title><description>AC Milan melenggang ke babak perempatfinal Coppa Italia 2020-2021 setelah menyingkirkan Torino.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2021/01/13/47/2343632/stefano-pioli-sesalkan-ac-milan-harus-hadapi-torino-sampai-adu-penalti</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2021/01/13/47/2343632/stefano-pioli-sesalkan-ac-milan-harus-hadapi-torino-sampai-adu-penalti"/><item><title>Stefano Pioli Sesalkan AC Milan Harus Hadapi Torino Sampai Adu Penalti</title><link>https://bola.okezone.com/read/2021/01/13/47/2343632/stefano-pioli-sesalkan-ac-milan-harus-hadapi-torino-sampai-adu-penalti</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2021/01/13/47/2343632/stefano-pioli-sesalkan-ac-milan-harus-hadapi-torino-sampai-adu-penalti</guid><pubDate>Rabu 13 Januari 2021 12:33 WIB</pubDate><dc:creator>Hendry Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/01/13/47/2343632/stefano-pioli-sesalkan-ac-milan-harus-hadapi-torino-sampai-adu-penalti-tkoDElDxwN.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pelatih AC Milan, Stefano Pioli (Foto: Laman Resmi AC Milan)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/01/13/47/2343632/stefano-pioli-sesalkan-ac-milan-harus-hadapi-torino-sampai-adu-penalti-tkoDElDxwN.jpg</image><title>Pelatih AC Milan, Stefano Pioli (Foto: Laman Resmi AC Milan)</title></images><description>MILAN &amp;ndash; AC Milan melenggang ke babak perempatfinal Coppa Italia 2020-2021 setelah menyingkirkan Torino. Akan tetapi, hal ini sedikit disesali oleh Pelatih Milan, Stefano Pioli, karena para pemainnya harus melakoni pertandingan hingga adu penalti.
Pada pertandingan sebelumnya, yakni melawan Torino juga di ajang Liga Italia, Milan sejatinya mampu menang dengan skor 2-0. Maka dari itu, di pertandingan kali ini Pioli berencana melakukan rotasi guna menjaga stamina dan kebugaran para pemainnya.
Maka dari itu, Milan tak menurunkan sejumlah pemain utama mereka. Sebut saja Gianluigi Donnarumma yang diistirahatkan dan digantikan oleh Ciprian Tatarusanu. Selain itu, Theo Hernandez, Hakan Calhanoglu, dan Franck Kessie juga tidak menjadi starter.
Baca juga: Pirlo Minta Pemain Juventus Serius Hadapi Genoa di Coppa Italia

Kendati demikian, siapa sangka hal tersebut justru menjadi bumerang bagi Rossoneri. Sebab, mereka malah harus bermain selama 120 menit setelah pertandingan berakhir dengan skor 0-0 di waktu normal. Bahkan, di babak tambahan pun papan skor tak kunjung berubah.
Milan baru bisa menyelesaikan laga setelah melewati drama adu penalti. Tatarusanu berhasil menggagalkan eksekusi Tomas Rincon. Sedangkan kelima pemain Milan berhasil menceploskan bola ke gawang Vanja Milinkovic-Savic.
Kemenangan ini tentunya membuat Stefano Pioli senang. Akan tetapi, ia menyayangkan karena para pemainnya harus tampil selama 120 menit lebih. Masalahnya, Rossoneri punya jadwal padat dan sejumlah pemain masih cedera.&amp;ldquo;Saya merasa puas dengan penampilannya, karena ini adalah  pertandingan keempat dalam sembilan hari, namun kami tidak pernah  kehilangan semangat atau intensitas,&amp;rdquo; jelas Pioli, dinukil dari Football  Italia, Rabu (13/1/2021).
&amp;ldquo;Sayang sekali kami tidak memenangkannya dalam 90 menit, tetapi kami  tetap menunjukkan kualitas, karena tidak mudah untuk mengkonversi lima  gol dari lima tendangan penalti,&amp;rdquo; sambungnya.

&amp;ldquo;Kami percaya pada kualitas kami. Kami selalu berpikir positif selama  pertandingan dan tetap berkonsentrasi. Itulah yang terbayar, karena  pertandingan itu sulit dan rumit, jadi Anda membutuhkan keyakinan  tersebut,&quot; tandas eks pelatih Fiorentina.
Pada akhir pekan nanti, Milan punya kesempatan memperlebar jarak dari  Inter Milan yang ada di posisi kedua klasemen. Sebab, Inter akan  berhadapan dengan lawan sulit, Juventus, dalam lanjutan Liga Italia.  Sedangkan Milan menghadapi Cagliari.</description><content:encoded>MILAN &amp;ndash; AC Milan melenggang ke babak perempatfinal Coppa Italia 2020-2021 setelah menyingkirkan Torino. Akan tetapi, hal ini sedikit disesali oleh Pelatih Milan, Stefano Pioli, karena para pemainnya harus melakoni pertandingan hingga adu penalti.
Pada pertandingan sebelumnya, yakni melawan Torino juga di ajang Liga Italia, Milan sejatinya mampu menang dengan skor 2-0. Maka dari itu, di pertandingan kali ini Pioli berencana melakukan rotasi guna menjaga stamina dan kebugaran para pemainnya.
Maka dari itu, Milan tak menurunkan sejumlah pemain utama mereka. Sebut saja Gianluigi Donnarumma yang diistirahatkan dan digantikan oleh Ciprian Tatarusanu. Selain itu, Theo Hernandez, Hakan Calhanoglu, dan Franck Kessie juga tidak menjadi starter.
Baca juga: Pirlo Minta Pemain Juventus Serius Hadapi Genoa di Coppa Italia

Kendati demikian, siapa sangka hal tersebut justru menjadi bumerang bagi Rossoneri. Sebab, mereka malah harus bermain selama 120 menit setelah pertandingan berakhir dengan skor 0-0 di waktu normal. Bahkan, di babak tambahan pun papan skor tak kunjung berubah.
Milan baru bisa menyelesaikan laga setelah melewati drama adu penalti. Tatarusanu berhasil menggagalkan eksekusi Tomas Rincon. Sedangkan kelima pemain Milan berhasil menceploskan bola ke gawang Vanja Milinkovic-Savic.
Kemenangan ini tentunya membuat Stefano Pioli senang. Akan tetapi, ia menyayangkan karena para pemainnya harus tampil selama 120 menit lebih. Masalahnya, Rossoneri punya jadwal padat dan sejumlah pemain masih cedera.&amp;ldquo;Saya merasa puas dengan penampilannya, karena ini adalah  pertandingan keempat dalam sembilan hari, namun kami tidak pernah  kehilangan semangat atau intensitas,&amp;rdquo; jelas Pioli, dinukil dari Football  Italia, Rabu (13/1/2021).
&amp;ldquo;Sayang sekali kami tidak memenangkannya dalam 90 menit, tetapi kami  tetap menunjukkan kualitas, karena tidak mudah untuk mengkonversi lima  gol dari lima tendangan penalti,&amp;rdquo; sambungnya.

&amp;ldquo;Kami percaya pada kualitas kami. Kami selalu berpikir positif selama  pertandingan dan tetap berkonsentrasi. Itulah yang terbayar, karena  pertandingan itu sulit dan rumit, jadi Anda membutuhkan keyakinan  tersebut,&quot; tandas eks pelatih Fiorentina.
Pada akhir pekan nanti, Milan punya kesempatan memperlebar jarak dari  Inter Milan yang ada di posisi kedua klasemen. Sebab, Inter akan  berhadapan dengan lawan sulit, Juventus, dalam lanjutan Liga Italia.  Sedangkan Milan menghadapi Cagliari.</content:encoded></item></channel></rss>
