<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gol Telat Mancini Selamatkan AS Roma dari Kekalahan atas Inter Milan</title><description>Pertandingan AS Roma vs Inter Milan dalam giornata ke-17 Liga Italia 2020-2021 berakhir dengan skor imbang 2-2.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2021/01/10/47/2342133/gol-telat-mancini-selamatkan-as-roma-dari-kekalahan-atas-inter-milan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2021/01/10/47/2342133/gol-telat-mancini-selamatkan-as-roma-dari-kekalahan-atas-inter-milan"/><item><title>Gol Telat Mancini Selamatkan AS Roma dari Kekalahan atas Inter Milan</title><link>https://bola.okezone.com/read/2021/01/10/47/2342133/gol-telat-mancini-selamatkan-as-roma-dari-kekalahan-atas-inter-milan</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2021/01/10/47/2342133/gol-telat-mancini-selamatkan-as-roma-dari-kekalahan-atas-inter-milan</guid><pubDate>Minggu 10 Januari 2021 20:31 WIB</pubDate><dc:creator>Hendry Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/01/10/47/2342133/gol-telat-mancini-selamatkan-as-roma-dari-kekalahan-atas-inter-milan-Pv3GPZqV4r.JPG" expression="full" type="image/jpeg">AS Roma vs Inter Milan (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/01/10/47/2342133/gol-telat-mancini-selamatkan-as-roma-dari-kekalahan-atas-inter-milan-Pv3GPZqV4r.JPG</image><title>AS Roma vs Inter Milan (Foto: Reuters)</title></images><description>ROMA &amp;ndash; Pertandingan AS Roma vs Inter Milan dalam giornata ke-17 Liga Italia 2020-2021 berakhir dengan skor imbang 2-2. Dengan hasil ini, Inter tetap berada di posisi kedua klasemen sementara dengan raihan 37 poin, sedangkan Roma ketiga dengan selisih tiga angka.
Jalannya Pertandingan
 
Babak Pertama:
Baik AS Roma dan Inter Milan sama-sama mencoba untuk langsung menekan begitu laga dimulai. Akan tetapi, Roma yang berhasil menebar ancaman lebih dulu. Di menit kedelapan Rick Karsdorp merangsek ke lini pertahanan Nerazzurri dan melepaskan tembakan. Hanya saja Samir Handanovic bisa membendungnya.
Pada menit ke-12, giliran Inter yang membahayakn gawang Giallorossi. Milan Skriniar memberikan umpan yang bagus kepada Lautaro Martinez dan si penyerang Argentina melayangkan tendangan ke sudut sempit kala memasuki kotak penalti Roma. Meski begitu, Pau Lopez dapat menepisnya.

Roma pada akhirnya membuka keunggulan di menit ke-17. Melalui skema serangan balik cepat setelah merebut bola dari Nicolo Barella, para pemain Roma langsung mengalirkannya hingga ke area pertahanan Inter. Henrikh Mkhitaryan kemudian memberikan umpan pendek kepada Lorenzo Pellegrini yang ada di depan kotak penalti Inter.
Tanpa menahan bola, Pellegrini langsung melepaskan tembakan mendatar. Si kulit bundar sempat mengenai kaki Alessandro Bastoni yang membuatnya berubah arah. Samir Handanovic hanya bisa terdiam menyaksikan bola bergulir ke dalam gawangnya. Roma memimpin 1-0.
Tak puas dengan satu gol, Giallorossi kembali menggempur pertahanan tamunya. Tembakan keras dilepaskan Edin Dzeko dari luar kotak penalti dengan menyambar bola liar. Akan tetapi, kali ini laju bola berhasil ditepis Handanovic.
Nerazzurri sebenarnya berhasil menjebol gawang Roma di menit ke-39 melalui Lautaro Martinez yang menaklukkan Pau Lopez dalam situasi satu lawan satu. Sayangnya, gol tersebut harus dianulir lantaran Lautaro sudah berada dalam posisi off-side ketika menerima umpan sundulan Romelu Lukaku. Babak pertama akhirnya usai dengan skor 1-0 untuk keunggulan Roma.
Babak Kedua:
Inter langsung berusaha menekan begitu babak kedua dimulai guna  mengejar ketertinggalan. Romelu Lukaku hampir saja menyamakan kedudukan  di menit ke-47 saat ia menyambut umpan silang yang diberikan Ashley  Young. Akan tetapi, bola melenceng tipis ke sebelah kiri gawang Roma.
Peluang kembali diperoleh skuad asuhan Antonio Conte itu lima menit  berselang. Berawal dari aksi Lukaku yang melewati penjagaan pemain Roma,  ia kemudian memberikan umpan silang mendatar kepada Lautaro yang ada di  muka gawang. Sayang, sontekan Lautaro bisa digagalkan Pau Lopez.

Inter baru bisa menyamakan papan skor di menit ke-56. Melalui skema  sepak pojok, Marcelo Brozovic memberikan umpan lambung ke jantung  pertahanan Roma. Si kulit bundar kemudian disambut Milan Skriniar yang  berdiri cukup bebas. Kali ini Pau Lopez tak bisa menyelamatkan  gawangnya.
Setelah menyamakan kedudukan, Nerazzurri semakin percaya diri.  Hasilnya, mereka mencetak gol lagi di menit ke-63. Kali ini giliran  Achraf Hakimi yang mencatat namanya di papan skor. Ia melepaskan  tendangan kaki kiri dari tepi kotak penalti. Bola sempat mengenai tiang  sebelum masuk ke gawang Roma. Inter pun berbalik unggul 2-1.
Kemenangan yang sebenarnya sudah di depan mata untuk Inter harus  buyar pada menit ke-86 saat Gianluca Mancini menanduk bola yang  dikirimkan Gonzalo Villar. Handanovic tak bisa melakukan penyelamatan.  Skor berubah menjadi 2-2 dan bertahan hingga pertandingan berakhir.
Susunan Pemain:
 
AS Roma: Pau Lopez; Gianluca Mancini, Chris Smalling, Ibanez; Rick  Karsdorp, Gonzalo Villar, Jordan Veretout, Leonardo Spinazzola; Lorenzo  Pellegrini, Henrikh Mkhitaryan; Edin Dzeko.
Cadangan: Bryan Cristante, Juan Jesus, Bruno Peres, Amadou Diawara,  Ruben Providence, Marash Kumbulla, Daniel Fuzato, Borja Mayoral, Simone  Farelli, Carles Perez, Suf Podgoreanu.
Inter Milan: Samir Handanovic; Milan Skriniar, Stefan de Vrij,  Alessandro Bastoni; Achraf Hakimi, Nicolo Barella, Marcelo Brozovic,  Arturo Vidal, Matteo Darmian; Lautaro Martinez, Romelu Lukaku.
Cadangan: Roberto Gagliardini, Ionut Radu, Alexis Sanchez, Daniele  Padelli, Christian Eriksen, Stefano Sensi, Ashley Young, Ivan Perisic,  Aleksandar Kolarov, Andrea Ranocchia.
</description><content:encoded>ROMA &amp;ndash; Pertandingan AS Roma vs Inter Milan dalam giornata ke-17 Liga Italia 2020-2021 berakhir dengan skor imbang 2-2. Dengan hasil ini, Inter tetap berada di posisi kedua klasemen sementara dengan raihan 37 poin, sedangkan Roma ketiga dengan selisih tiga angka.
Jalannya Pertandingan
 
Babak Pertama:
Baik AS Roma dan Inter Milan sama-sama mencoba untuk langsung menekan begitu laga dimulai. Akan tetapi, Roma yang berhasil menebar ancaman lebih dulu. Di menit kedelapan Rick Karsdorp merangsek ke lini pertahanan Nerazzurri dan melepaskan tembakan. Hanya saja Samir Handanovic bisa membendungnya.
Pada menit ke-12, giliran Inter yang membahayakn gawang Giallorossi. Milan Skriniar memberikan umpan yang bagus kepada Lautaro Martinez dan si penyerang Argentina melayangkan tendangan ke sudut sempit kala memasuki kotak penalti Roma. Meski begitu, Pau Lopez dapat menepisnya.

Roma pada akhirnya membuka keunggulan di menit ke-17. Melalui skema serangan balik cepat setelah merebut bola dari Nicolo Barella, para pemain Roma langsung mengalirkannya hingga ke area pertahanan Inter. Henrikh Mkhitaryan kemudian memberikan umpan pendek kepada Lorenzo Pellegrini yang ada di depan kotak penalti Inter.
Tanpa menahan bola, Pellegrini langsung melepaskan tembakan mendatar. Si kulit bundar sempat mengenai kaki Alessandro Bastoni yang membuatnya berubah arah. Samir Handanovic hanya bisa terdiam menyaksikan bola bergulir ke dalam gawangnya. Roma memimpin 1-0.
Tak puas dengan satu gol, Giallorossi kembali menggempur pertahanan tamunya. Tembakan keras dilepaskan Edin Dzeko dari luar kotak penalti dengan menyambar bola liar. Akan tetapi, kali ini laju bola berhasil ditepis Handanovic.
Nerazzurri sebenarnya berhasil menjebol gawang Roma di menit ke-39 melalui Lautaro Martinez yang menaklukkan Pau Lopez dalam situasi satu lawan satu. Sayangnya, gol tersebut harus dianulir lantaran Lautaro sudah berada dalam posisi off-side ketika menerima umpan sundulan Romelu Lukaku. Babak pertama akhirnya usai dengan skor 1-0 untuk keunggulan Roma.
Babak Kedua:
Inter langsung berusaha menekan begitu babak kedua dimulai guna  mengejar ketertinggalan. Romelu Lukaku hampir saja menyamakan kedudukan  di menit ke-47 saat ia menyambut umpan silang yang diberikan Ashley  Young. Akan tetapi, bola melenceng tipis ke sebelah kiri gawang Roma.
Peluang kembali diperoleh skuad asuhan Antonio Conte itu lima menit  berselang. Berawal dari aksi Lukaku yang melewati penjagaan pemain Roma,  ia kemudian memberikan umpan silang mendatar kepada Lautaro yang ada di  muka gawang. Sayang, sontekan Lautaro bisa digagalkan Pau Lopez.

Inter baru bisa menyamakan papan skor di menit ke-56. Melalui skema  sepak pojok, Marcelo Brozovic memberikan umpan lambung ke jantung  pertahanan Roma. Si kulit bundar kemudian disambut Milan Skriniar yang  berdiri cukup bebas. Kali ini Pau Lopez tak bisa menyelamatkan  gawangnya.
Setelah menyamakan kedudukan, Nerazzurri semakin percaya diri.  Hasilnya, mereka mencetak gol lagi di menit ke-63. Kali ini giliran  Achraf Hakimi yang mencatat namanya di papan skor. Ia melepaskan  tendangan kaki kiri dari tepi kotak penalti. Bola sempat mengenai tiang  sebelum masuk ke gawang Roma. Inter pun berbalik unggul 2-1.
Kemenangan yang sebenarnya sudah di depan mata untuk Inter harus  buyar pada menit ke-86 saat Gianluca Mancini menanduk bola yang  dikirimkan Gonzalo Villar. Handanovic tak bisa melakukan penyelamatan.  Skor berubah menjadi 2-2 dan bertahan hingga pertandingan berakhir.
Susunan Pemain:
 
AS Roma: Pau Lopez; Gianluca Mancini, Chris Smalling, Ibanez; Rick  Karsdorp, Gonzalo Villar, Jordan Veretout, Leonardo Spinazzola; Lorenzo  Pellegrini, Henrikh Mkhitaryan; Edin Dzeko.
Cadangan: Bryan Cristante, Juan Jesus, Bruno Peres, Amadou Diawara,  Ruben Providence, Marash Kumbulla, Daniel Fuzato, Borja Mayoral, Simone  Farelli, Carles Perez, Suf Podgoreanu.
Inter Milan: Samir Handanovic; Milan Skriniar, Stefan de Vrij,  Alessandro Bastoni; Achraf Hakimi, Nicolo Barella, Marcelo Brozovic,  Arturo Vidal, Matteo Darmian; Lautaro Martinez, Romelu Lukaku.
Cadangan: Roberto Gagliardini, Ionut Radu, Alexis Sanchez, Daniele  Padelli, Christian Eriksen, Stefano Sensi, Ashley Young, Ivan Perisic,  Aleksandar Kolarov, Andrea Ranocchia.
</content:encoded></item></channel></rss>
