<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ketum PSSI Janji Liga 1 Bakal Segera bergulir Kembali</title><description>Mochamad Iriawan mengaku pihak PSSI sudah berusaha keras untuk menjalankan Liga 1.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2021/01/07/51/2340640/ketum-pssi-janji-liga-1-bakal-segera-bergulir-kembali</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2021/01/07/51/2340640/ketum-pssi-janji-liga-1-bakal-segera-bergulir-kembali"/><item><title>Ketum PSSI Janji Liga 1 Bakal Segera bergulir Kembali</title><link>https://bola.okezone.com/read/2021/01/07/51/2340640/ketum-pssi-janji-liga-1-bakal-segera-bergulir-kembali</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2021/01/07/51/2340640/ketum-pssi-janji-liga-1-bakal-segera-bergulir-kembali</guid><pubDate>Kamis 07 Januari 2021 17:32 WIB</pubDate><dc:creator>Rivan Nasri Rachman</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/01/07/51/2340640/ketum-pssi-janji-liga-1-bakal-segera-bergulir-kembali-mJ51ryqfVl.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ketum PSSI, Mochamad Iriawan. (Foto: PSSI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/01/07/51/2340640/ketum-pssi-janji-liga-1-bakal-segera-bergulir-kembali-mJ51ryqfVl.jpg</image><title>Ketum PSSI, Mochamad Iriawan. (Foto: PSSI)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Ketua Umum (Ketum) PSSI, Mochamad Iriawan, berjanji bahwa kompetisi Liga 1 akan segera bergulir kembali. Ia mengaku saat ini pihak PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) sedang menyusun segala persiapan untuk memulai kompetisi sepakbola Tanah Air tersebut.
Salah satu hal yang dipersiapkan PSSI dan PT LIB adalah terkait surat izin untuk melaksanakan kompetisi Liga 1 ke pihak kepolisian. Menurut pemaparan Iriawan, pihaknya sudah mengirimkan surat permohonan izin kepada kepolisian sebanyak tiga kali.
Jadi, kini pihak PSSI dan PT LIB tinggal menunggu jawaban dari Kepolisian Indonesia. Andai kata diperbolehkan untuk melaksankan kompetisi lagi, maka ajang Liga 1 akan segera dilaksanakan kembali secepat mungkin.
Baca Juga: Alasan Pelatih Persib Robert Rene Alberts Minta Liga 1 2020 Dihentikan

Akan tetapi, jika pada akhirnya pihak kepolisian tak bisa memberikan izin untuk membiarkan Liga 1 bergulir, maka PSSI dan PT LIB bakal menerima keputusan tersebut. Jadi, bisa jadi penundaan kompetisi Liga 1 akan terus berlanjut.
Sebab Iriawan tentu tak bisa melanjutkan kompetisi Liga 1 jika saja tak mendapatkan izin dari pihak kepolisian. Semuanya kini ada di tangan kepolisian Republik Indonesia.
&amp;ldquo;Terkait Liga, PSSI bersama PT LIB terus mengusahakan agar kompetisi bisa berjalan lagi secepatnya. Koordinasi dan silahturahmi dengan berbagai pihak terkait terus dilakukan,&amp;rdquo; kata Iriawan, melansir dari twitter resmi PSSI, Kamis (7/1/2021).&amp;ldquo;Serta surat resmi kepada pihak Kepolisian telah dilayangkan sebanyak tiga kali. Kini semua berpulang kepada kepolisian. Apa pun keputusan kepolisian, PSSI tunduk dan patuh,&amp;rdquo; tambah keterangan pria yang akrab disapa Iwan Bule tersebut.
Sampai saat ini, kejelasan kompetisi Liga 1 masih tanda tanya. Bahkan Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainudin Amali, mengaku menantikan keputusan PSSI terkait nasib Liga 1 musim 2020.

Zainudin mengatakan bahwa Kemenpora akan mendukung apa pun keputusan PSSI untuk mengatasi kompetisi yang tengah menggantung tersebut. Akan tetapi, Zainudin juga tidak bisa memastikan jika PSSI memutuskan untuk melanjutkan Liga 1 2020 pada 2021 akan terlaksana atau tidak.
Sebab pada akhirnya keputusan final aakan ditentukan oleh pihak kepolisian untuk mendapatkan izin keramaian.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Ketua Umum (Ketum) PSSI, Mochamad Iriawan, berjanji bahwa kompetisi Liga 1 akan segera bergulir kembali. Ia mengaku saat ini pihak PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) sedang menyusun segala persiapan untuk memulai kompetisi sepakbola Tanah Air tersebut.
Salah satu hal yang dipersiapkan PSSI dan PT LIB adalah terkait surat izin untuk melaksanakan kompetisi Liga 1 ke pihak kepolisian. Menurut pemaparan Iriawan, pihaknya sudah mengirimkan surat permohonan izin kepada kepolisian sebanyak tiga kali.
Jadi, kini pihak PSSI dan PT LIB tinggal menunggu jawaban dari Kepolisian Indonesia. Andai kata diperbolehkan untuk melaksankan kompetisi lagi, maka ajang Liga 1 akan segera dilaksanakan kembali secepat mungkin.
Baca Juga: Alasan Pelatih Persib Robert Rene Alberts Minta Liga 1 2020 Dihentikan

Akan tetapi, jika pada akhirnya pihak kepolisian tak bisa memberikan izin untuk membiarkan Liga 1 bergulir, maka PSSI dan PT LIB bakal menerima keputusan tersebut. Jadi, bisa jadi penundaan kompetisi Liga 1 akan terus berlanjut.
Sebab Iriawan tentu tak bisa melanjutkan kompetisi Liga 1 jika saja tak mendapatkan izin dari pihak kepolisian. Semuanya kini ada di tangan kepolisian Republik Indonesia.
&amp;ldquo;Terkait Liga, PSSI bersama PT LIB terus mengusahakan agar kompetisi bisa berjalan lagi secepatnya. Koordinasi dan silahturahmi dengan berbagai pihak terkait terus dilakukan,&amp;rdquo; kata Iriawan, melansir dari twitter resmi PSSI, Kamis (7/1/2021).&amp;ldquo;Serta surat resmi kepada pihak Kepolisian telah dilayangkan sebanyak tiga kali. Kini semua berpulang kepada kepolisian. Apa pun keputusan kepolisian, PSSI tunduk dan patuh,&amp;rdquo; tambah keterangan pria yang akrab disapa Iwan Bule tersebut.
Sampai saat ini, kejelasan kompetisi Liga 1 masih tanda tanya. Bahkan Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainudin Amali, mengaku menantikan keputusan PSSI terkait nasib Liga 1 musim 2020.

Zainudin mengatakan bahwa Kemenpora akan mendukung apa pun keputusan PSSI untuk mengatasi kompetisi yang tengah menggantung tersebut. Akan tetapi, Zainudin juga tidak bisa memastikan jika PSSI memutuskan untuk melanjutkan Liga 1 2020 pada 2021 akan terlaksana atau tidak.
Sebab pada akhirnya keputusan final aakan ditentukan oleh pihak kepolisian untuk mendapatkan izin keramaian.</content:encoded></item></channel></rss>
