<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ditekuk Man City 0-2, Antisipasi Bola Mati Man United Mengecewakan</title><description>Man United gagal mengantisipasi dengan baik dua peluang Man City lewat situasi bola mati.&amp;nbsp;</description><link>https://bola.okezone.com/read/2021/01/07/45/2340218/ditekuk-man-city-0-2-antisipasi-bola-mati-man-united-mengecewakan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2021/01/07/45/2340218/ditekuk-man-city-0-2-antisipasi-bola-mati-man-united-mengecewakan"/><item><title>Ditekuk Man City 0-2, Antisipasi Bola Mati Man United Mengecewakan</title><link>https://bola.okezone.com/read/2021/01/07/45/2340218/ditekuk-man-city-0-2-antisipasi-bola-mati-man-united-mengecewakan</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2021/01/07/45/2340218/ditekuk-man-city-0-2-antisipasi-bola-mati-man-united-mengecewakan</guid><pubDate>Kamis 07 Januari 2021 05:48 WIB</pubDate><dc:creator>Wikanto Arungbudoyo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/01/07/45/2340218/ditekuk-man-city-0-2-antisipasi-bola-mati-man-united-mengecewakan-lWFeSlpXFG.JPG" expression="full" type="image/jpeg">John Stones meluapkan kegembiraan (Foto: Reuters/Shaun Botterill)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/01/07/45/2340218/ditekuk-man-city-0-2-antisipasi-bola-mati-man-united-mengecewakan-lWFeSlpXFG.JPG</image><title>John Stones meluapkan kegembiraan (Foto: Reuters/Shaun Botterill)</title></images><description>MANCHESTER &amp;ndash; Ambisi Manchester United untuk melangkah ke babak Final Piala Liga Inggris 2020-2021 harus tertunda. Sebab, mereka ditundukkan rival sekota Man City dengan skor 0-2 di semifinal. Hasil tersebut jelas terasa mengecewakan bagi Ole Gunnar Solskjaer.
Manajer berkebangsaan Norwegia itu sempat berharap dapat mengantar anak asuhnya lolos ke final pertama sepanjang masa baktinya sejak Desember 2018. Itu sekaligus bakal menjadi penebus kekecewaan karena terhenti pada tiga semifinal kompetisi di musim 2019-2020.
Sayangnya, bukan itu yang terjadi. Man United gagal memaksimalkan keuntungan dengan bermain di Stadion Old Trafford pada Kamis (7/1/2021) dini hari WIB. Mereka justru takluk untuk keempat kalinya di semifinal kompetisi piala.
Baca juga: Man City Bungkam Man United 2-0 di Semifinal Piala Liga Inggris

Nada kecewa terdengar jelas dari suara Ole Gunnar Solskjaer. Pasalnya, Setan Merah takluk gara-gara dua gol yang berawal dari situasi bola mati. Baginya, kemasukan dari set piece sungguh menyesakkan.
&amp;ldquo;Manchester City dapat mencetak banyak gol hebat. Anda bisa menerimanya (jika seperti itu). Ketika Anda kebobolan dua gol dari bola mati yang simpel, sungguh mengecewakan. Kami tidak cukup bagus dalam dua momen itu,&amp;rdquo; ucap Ole Gunnar Solskjaer, dilansir dari BBC, Kamis (7/1/2021).
&amp;ldquo;Kami tidak banyak mengkreasi peluang besar. Mereka juga tidak. Sayangnya, kami tidak menunjukkan ketangkasan seperti belakangan ini. Kami sungguh kurang bagus hari ini,&amp;rdquo; imbuh pria berusia 47 tahun tersebut.Lebih lanjut, Ole Gunnar Solskjaer tak kuasa melayangkan pujian kepada lawan. Menurutnya, Man City bermain sungguh bagus pada Semifinal Piala Liga Inggris 2020-2021. Ketika lawan bermain bagus, seharusnya Bruno Fernandes dan kawan-kawan juga mampu tampil lebih baik.
&amp;ldquo;Kami bermain melawan sebuah tim Manchester City yang bagus. Mereka bermain sangat baik. Ketika mereka bermain baik, Anda harus bermain lebih baik untuk mengalahkan mereka,&amp;rdquo; puji Ole Gunnar Solskjaer.


Bagi Man City, ini akan menjadi final kelima beruntun mereka di Piala Liga Inggris. Sang juara bertahan berpeluang mempertahankan gelar juaranya sekaligus mencatatkan sejarah sebagai pengoleksi gelar terbanyak.
Final Piala Liga Inggris 2020-2021 sendiri akan mempertemukan Tottenham Hotspur vs Manchester City. Partai puncak akan dihelat di luar kebiasaan, yakni pada pekan terakhir April. Hal itu dimaksudkan agar penonton bisa kembali hadir di Stadion Wembley pada 25 April 2021.</description><content:encoded>MANCHESTER &amp;ndash; Ambisi Manchester United untuk melangkah ke babak Final Piala Liga Inggris 2020-2021 harus tertunda. Sebab, mereka ditundukkan rival sekota Man City dengan skor 0-2 di semifinal. Hasil tersebut jelas terasa mengecewakan bagi Ole Gunnar Solskjaer.
Manajer berkebangsaan Norwegia itu sempat berharap dapat mengantar anak asuhnya lolos ke final pertama sepanjang masa baktinya sejak Desember 2018. Itu sekaligus bakal menjadi penebus kekecewaan karena terhenti pada tiga semifinal kompetisi di musim 2019-2020.
Sayangnya, bukan itu yang terjadi. Man United gagal memaksimalkan keuntungan dengan bermain di Stadion Old Trafford pada Kamis (7/1/2021) dini hari WIB. Mereka justru takluk untuk keempat kalinya di semifinal kompetisi piala.
Baca juga: Man City Bungkam Man United 2-0 di Semifinal Piala Liga Inggris

Nada kecewa terdengar jelas dari suara Ole Gunnar Solskjaer. Pasalnya, Setan Merah takluk gara-gara dua gol yang berawal dari situasi bola mati. Baginya, kemasukan dari set piece sungguh menyesakkan.
&amp;ldquo;Manchester City dapat mencetak banyak gol hebat. Anda bisa menerimanya (jika seperti itu). Ketika Anda kebobolan dua gol dari bola mati yang simpel, sungguh mengecewakan. Kami tidak cukup bagus dalam dua momen itu,&amp;rdquo; ucap Ole Gunnar Solskjaer, dilansir dari BBC, Kamis (7/1/2021).
&amp;ldquo;Kami tidak banyak mengkreasi peluang besar. Mereka juga tidak. Sayangnya, kami tidak menunjukkan ketangkasan seperti belakangan ini. Kami sungguh kurang bagus hari ini,&amp;rdquo; imbuh pria berusia 47 tahun tersebut.Lebih lanjut, Ole Gunnar Solskjaer tak kuasa melayangkan pujian kepada lawan. Menurutnya, Man City bermain sungguh bagus pada Semifinal Piala Liga Inggris 2020-2021. Ketika lawan bermain bagus, seharusnya Bruno Fernandes dan kawan-kawan juga mampu tampil lebih baik.
&amp;ldquo;Kami bermain melawan sebuah tim Manchester City yang bagus. Mereka bermain sangat baik. Ketika mereka bermain baik, Anda harus bermain lebih baik untuk mengalahkan mereka,&amp;rdquo; puji Ole Gunnar Solskjaer.


Bagi Man City, ini akan menjadi final kelima beruntun mereka di Piala Liga Inggris. Sang juara bertahan berpeluang mempertahankan gelar juaranya sekaligus mencatatkan sejarah sebagai pengoleksi gelar terbanyak.
Final Piala Liga Inggris 2020-2021 sendiri akan mempertemukan Tottenham Hotspur vs Manchester City. Partai puncak akan dihelat di luar kebiasaan, yakni pada pekan terakhir April. Hal itu dimaksudkan agar penonton bisa kembali hadir di Stadion Wembley pada 25 April 2021.</content:encoded></item></channel></rss>
