<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Liga 1 Tak Kunjung Bergulir, Pelatih Persib: Kami Korban Kebijakan Sepakbola Indonesia</title><description>Pelatih Persib Robert Rene Alberts kecewa kompetisi sepakbola di Indonesia tak kunjung bergulir.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2021/01/06/49/2339859/liga-1-tak-kunjung-bergulir-pelatih-persib-kami-korban-kebijakan-sepakbola-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2021/01/06/49/2339859/liga-1-tak-kunjung-bergulir-pelatih-persib-kami-korban-kebijakan-sepakbola-indonesia"/><item><title>Liga 1 Tak Kunjung Bergulir, Pelatih Persib: Kami Korban Kebijakan Sepakbola Indonesia</title><link>https://bola.okezone.com/read/2021/01/06/49/2339859/liga-1-tak-kunjung-bergulir-pelatih-persib-kami-korban-kebijakan-sepakbola-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2021/01/06/49/2339859/liga-1-tak-kunjung-bergulir-pelatih-persib-kami-korban-kebijakan-sepakbola-indonesia</guid><pubDate>Rabu 06 Januari 2021 14:32 WIB</pubDate><dc:creator>Ramdani Bur</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/01/06/49/2339859/liga-1-tak-kunjung-bergulir-pelatih-persib-kami-korban-kebijakan-sepakbola-indonesia-v9OgLRhrAP.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pelatih Persib, Robert Rene Alberts. (Foto: Twitter/@persib)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/01/06/49/2339859/liga-1-tak-kunjung-bergulir-pelatih-persib-kami-korban-kebijakan-sepakbola-indonesia-v9OgLRhrAP.jpg</image><title>Pelatih Persib, Robert Rene Alberts. (Foto: Twitter/@persib)</title></images><description>BANDUNG &amp;ndash; Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts, kecewa kompetisi sepakbola Indonesia (Liga 1 dan divisi yang lebih rendah) tak kunjung bergulir. Saking kesalnya kompetisi tak kunjung bergulir, Robert Rene Alberts terang-terangan menyebut dirinya sebagai korban kebijakan sepakbola Indonesia.
Liga 1 2020 sejatinya sudah bergulir pada 29 Februari 2020. Antusiasme pencinta sepakbola Tanah Air akan bergulirnya kompetisi sangat tinggi.

(Laga Arema vs Persib di pekan kedua Liga 1 2020. Foto: Persib.co.id)
Saat itu, stadion-stadion ramai dipenuhi penonton demi memberikan dukungan kepada tim kesayangan masing-masing. Hanya saja, ketika kompetisi baru berjalan tiga pekan, kejuaraan harus ditangguhkan imbas pandemi virus corona (Covid-19).
PSSI dan PT. LIB pun sepakat menghentikan kompetisi hingga 1 Oktober 2020. Tahu kompetisi kembali bergulir pada 1 Oktober 2020, sejumlah tim kembali berlatih bersama pada Juli 2020.
Namun, beberapa hari sebelum 1 Oktober 2020, Menpora Zainudin Amali yang didampingi Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan mengumumkan tak bisa menyelenggarakan kompetisi pada tanggal di atas. Sebab, laga lanjutan Liga 1 2020 tidak mendapatkan izin dari Kepolisian Republik Indonesia, imbas jumlah kasus positif Covid-19 belum mengalami penurunan.
Kemudian pada 3 November 2020, PSSI mengumumkan Liga 1 2020 berubah tajuk menjadi Liga 1 2020-2021. Kompetisi dijadwalkan kembali bergulir pada 5 Februari 2021. Hanya saja, hingga kini belum ada tanda-tanda kompetisi bergulir pada tanggal di atas.
BACA JUGA: Persib Bandung Larang Pemainnya Ikut Tarkam
&quot;Tidak ada (informasi), satu-satunya informasi yang saya ketahui adalah akan ada pertemuan antara Exco PSSI di pertengahan bulan ini,&quot; kata Robert Rene Alberts mengutip dari laman resmi Persib, Rabu (6/1/2021).&quot;Kamilah korban dari kebijakan sepakbola di Indonesia yang mana ini sangat kita sayangkan,&quot; lanjut pelatih yang membawa Arema FC  juara Liga Indonesia 2009-2010 tersebut.

(Pelatih Persib, Robert Rene Alberts. (Foto: Persib.co.id)
Plt Sekjen PSSI, Yunus Nusi, mengatakan bakal mengadakan rapat komite eksekutif (Exco) pertengahan bulan ini. Hal yang dibahas adalah soal kelanjutan kompetisi.
&quot;Terkait kompetisi dalam hal ini Liga 1 dan 2 yang belum jalan, rapat Komite Eksekutif (Exco) terakhir memutuskan liga rencana akan diputar oleh PT LIB di bulan Februari 2021. Situasi terkini Covid-19 akan menjadi faktor penentu apakah liga bisa dijalankan atau tidak. Cabang olahraga lain pun demikian. Untuk menyelenggarakan kejurnas juga sulit,&amp;rdquo;kata Plt Sekjen PSSI Yunus Nusi, mengutip dari laman resmi PSSI.
&quot;Untuk itu, PSSI menjadwalkan untuk menggelar rapat Komite Eksekutif (Exco) di pertengahan Januari 2021 untuk memutuskan kelanjutan Liga 1 dan 2 atau memberhentikan liga musim kompetisi 2020 berdasarkan situasi terkini,&quot; tambah Yunus.
&quot;Namun, semua kembali ke kepolisian karena izin pada mereka. Jika kepolisian tidak mengeluarkan izin, kita tidak bisa apa-apa. Kita wajib tunduk dan patuh pada aturan,&amp;rdquo; tutup Yunus Nusi.</description><content:encoded>BANDUNG &amp;ndash; Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts, kecewa kompetisi sepakbola Indonesia (Liga 1 dan divisi yang lebih rendah) tak kunjung bergulir. Saking kesalnya kompetisi tak kunjung bergulir, Robert Rene Alberts terang-terangan menyebut dirinya sebagai korban kebijakan sepakbola Indonesia.
Liga 1 2020 sejatinya sudah bergulir pada 29 Februari 2020. Antusiasme pencinta sepakbola Tanah Air akan bergulirnya kompetisi sangat tinggi.

(Laga Arema vs Persib di pekan kedua Liga 1 2020. Foto: Persib.co.id)
Saat itu, stadion-stadion ramai dipenuhi penonton demi memberikan dukungan kepada tim kesayangan masing-masing. Hanya saja, ketika kompetisi baru berjalan tiga pekan, kejuaraan harus ditangguhkan imbas pandemi virus corona (Covid-19).
PSSI dan PT. LIB pun sepakat menghentikan kompetisi hingga 1 Oktober 2020. Tahu kompetisi kembali bergulir pada 1 Oktober 2020, sejumlah tim kembali berlatih bersama pada Juli 2020.
Namun, beberapa hari sebelum 1 Oktober 2020, Menpora Zainudin Amali yang didampingi Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan mengumumkan tak bisa menyelenggarakan kompetisi pada tanggal di atas. Sebab, laga lanjutan Liga 1 2020 tidak mendapatkan izin dari Kepolisian Republik Indonesia, imbas jumlah kasus positif Covid-19 belum mengalami penurunan.
Kemudian pada 3 November 2020, PSSI mengumumkan Liga 1 2020 berubah tajuk menjadi Liga 1 2020-2021. Kompetisi dijadwalkan kembali bergulir pada 5 Februari 2021. Hanya saja, hingga kini belum ada tanda-tanda kompetisi bergulir pada tanggal di atas.
BACA JUGA: Persib Bandung Larang Pemainnya Ikut Tarkam
&quot;Tidak ada (informasi), satu-satunya informasi yang saya ketahui adalah akan ada pertemuan antara Exco PSSI di pertengahan bulan ini,&quot; kata Robert Rene Alberts mengutip dari laman resmi Persib, Rabu (6/1/2021).&quot;Kamilah korban dari kebijakan sepakbola di Indonesia yang mana ini sangat kita sayangkan,&quot; lanjut pelatih yang membawa Arema FC  juara Liga Indonesia 2009-2010 tersebut.

(Pelatih Persib, Robert Rene Alberts. (Foto: Persib.co.id)
Plt Sekjen PSSI, Yunus Nusi, mengatakan bakal mengadakan rapat komite eksekutif (Exco) pertengahan bulan ini. Hal yang dibahas adalah soal kelanjutan kompetisi.
&quot;Terkait kompetisi dalam hal ini Liga 1 dan 2 yang belum jalan, rapat Komite Eksekutif (Exco) terakhir memutuskan liga rencana akan diputar oleh PT LIB di bulan Februari 2021. Situasi terkini Covid-19 akan menjadi faktor penentu apakah liga bisa dijalankan atau tidak. Cabang olahraga lain pun demikian. Untuk menyelenggarakan kejurnas juga sulit,&amp;rdquo;kata Plt Sekjen PSSI Yunus Nusi, mengutip dari laman resmi PSSI.
&quot;Untuk itu, PSSI menjadwalkan untuk menggelar rapat Komite Eksekutif (Exco) di pertengahan Januari 2021 untuk memutuskan kelanjutan Liga 1 dan 2 atau memberhentikan liga musim kompetisi 2020 berdasarkan situasi terkini,&quot; tambah Yunus.
&quot;Namun, semua kembali ke kepolisian karena izin pada mereka. Jika kepolisian tidak mengeluarkan izin, kita tidak bisa apa-apa. Kita wajib tunduk dan patuh pada aturan,&amp;rdquo; tutup Yunus Nusi.</content:encoded></item></channel></rss>
