<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jadi Bek di Laga Southampton vs Liverpool, Begini Komentar Jordan Henderson</title><description>Henderson memang bermain di posisi berbeda pada laga Liverpool melawan Southampton.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2021/01/05/45/2339221/jadi-bek-di-laga-southampton-vs-liverpool-begini-komentar-jordan-henderson</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2021/01/05/45/2339221/jadi-bek-di-laga-southampton-vs-liverpool-begini-komentar-jordan-henderson"/><item><title>Jadi Bek di Laga Southampton vs Liverpool, Begini Komentar Jordan Henderson</title><link>https://bola.okezone.com/read/2021/01/05/45/2339221/jadi-bek-di-laga-southampton-vs-liverpool-begini-komentar-jordan-henderson</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2021/01/05/45/2339221/jadi-bek-di-laga-southampton-vs-liverpool-begini-komentar-jordan-henderson</guid><pubDate>Selasa 05 Januari 2021 14:58 WIB</pubDate><dc:creator>Ezha Herdanu</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/01/05/45/2339221/jadi-bek-di-laga-southampton-vs-liverpool-begini-komentar-jordan-henderson-j0NlveCgWK.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jordan Henderson (Foto: Naomi Baker/REUTERS)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/01/05/45/2339221/jadi-bek-di-laga-southampton-vs-liverpool-begini-komentar-jordan-henderson-j0NlveCgWK.jpg</image><title>Jordan Henderson (Foto: Naomi Baker/REUTERS)</title></images><description>SOUTHAMPTON &amp;ndash; Liverpool harus memetik hasil mengecewakan ketika melakoni pekan ke-17 Liga Inggris musim 2020-2021. Menghadapi Southampton, skuad The Reds &amp;ndash;julukan Liverpool&amp;ndash; harus menelan kekalahan 0-1 dari lawannya.
Dalam pertandingan yang dimainkan di St Marry&amp;rsquo;s Stadium, pada dini hari tadi WIB, Liverpool memang tampil kurang mengesankan sejak menit awal. Bahkan ketika laga baru berjalan 2 menit, mereka sudah berhasil dibobol oleh Southampton melalui aksi Danny Ings.
Pada prosesnya, Ings berhasil mencatatkan namanya di papan skor melalui sontekan kaki kanannya usai meneruskan umpan dari tendangan bebas James Ward-Prowse. Tersentak oleh gol cepat Southampton, Liverpool pun lantas meningkatkan tekanan merek ke pertahanan tim tuan rumah.

Alhasil, sejumlah peluang emas pun berhasil didapatkan Liverpool untuk bisa menyamakan kedudukan. Akan tetapi, penyelesaian akhir yang buruk membuat segala upaya yang dilakukan oleh Sadio Mane dan kawan-kawan mengagalkan segala kansyang mereka dapatkan.
Hingga pertandingan berakhir, tidak ada gol tambahan yang berhasil dicetak oleh kedua tim. The Saints &amp;ndash;julukan Southampton&amp;ndash; pun berhasil menyelesaikan pertandingan kontra Liverpool dengan kemenangan 1-0.
Baca Juga:&amp;nbsp;Southampton, Spesialis Pembunuh Juara Bertahan Liga Inggris&amp;nbsp;
Dalam pertandingan tersebut, memang terdapat sebuah eksperimen yang dilakukan oleh pelatih Liverpool, yakni Jurgen Klopp. Eksperimen yang dilakukan Klopp tersebut adalah ketika memainkan sang kapten, Jordan Henderson, tak di posisi aslinya, yaitu sebagai pemain bertahan.
Henderson pun lantas membeberkan komentarnya usai memainkan peran berbeda ketika tampil di pertandingan Liverpool melawan Southampton. Personel tim nasional (Timnas) Inggris tersebut mengaku kesulitan memainkan peran sebagai seorang pemain bertahan.&amp;ldquo;Benar-benar terasa sulit bagi saya memainkan peran di posisi yang berbeda. Saya pun hanya bisa berusaha melakukan yang terbaik,&amp;rdquo; ungkap Henderson, sebagaimana dilaporkan oleh Liverpool Echo, Selasa (1/5/2020).
Selain itu, Henderson juga membeberkan apa yang menjadi penyebab utama di balik kegagalan Liverpool memetik hasil positif kala menghadapi Southampton. Ya, Henderson menyebut Liverpool bermain terlalu ceroboh di pertandingan tersebut.

&amp;ldquo;Kami menyadari betul bahwa mereka (Southampton) akan keluar dengan cepat tetapi kami ceroboh, kami memberikan satu atau dua tendangan bebas dan Anda dihukum di liga ini,&amp;rdquo; tuntas pemain berusia 30 tahun tersebut.
Gara-gara kekalahan tersebut, membuat posisi Liverpool sebagai pemuncak klasemen sementara Liga Inggris 2020-2021 mulai mendapatkan ancaman. Terlebih raihan poin Liverpool kini sama dengan Manchester United di posisi kedua, yakni sama-sama mengoleksi 33 poin dari 17 laga.</description><content:encoded>SOUTHAMPTON &amp;ndash; Liverpool harus memetik hasil mengecewakan ketika melakoni pekan ke-17 Liga Inggris musim 2020-2021. Menghadapi Southampton, skuad The Reds &amp;ndash;julukan Liverpool&amp;ndash; harus menelan kekalahan 0-1 dari lawannya.
Dalam pertandingan yang dimainkan di St Marry&amp;rsquo;s Stadium, pada dini hari tadi WIB, Liverpool memang tampil kurang mengesankan sejak menit awal. Bahkan ketika laga baru berjalan 2 menit, mereka sudah berhasil dibobol oleh Southampton melalui aksi Danny Ings.
Pada prosesnya, Ings berhasil mencatatkan namanya di papan skor melalui sontekan kaki kanannya usai meneruskan umpan dari tendangan bebas James Ward-Prowse. Tersentak oleh gol cepat Southampton, Liverpool pun lantas meningkatkan tekanan merek ke pertahanan tim tuan rumah.

Alhasil, sejumlah peluang emas pun berhasil didapatkan Liverpool untuk bisa menyamakan kedudukan. Akan tetapi, penyelesaian akhir yang buruk membuat segala upaya yang dilakukan oleh Sadio Mane dan kawan-kawan mengagalkan segala kansyang mereka dapatkan.
Hingga pertandingan berakhir, tidak ada gol tambahan yang berhasil dicetak oleh kedua tim. The Saints &amp;ndash;julukan Southampton&amp;ndash; pun berhasil menyelesaikan pertandingan kontra Liverpool dengan kemenangan 1-0.
Baca Juga:&amp;nbsp;Southampton, Spesialis Pembunuh Juara Bertahan Liga Inggris&amp;nbsp;
Dalam pertandingan tersebut, memang terdapat sebuah eksperimen yang dilakukan oleh pelatih Liverpool, yakni Jurgen Klopp. Eksperimen yang dilakukan Klopp tersebut adalah ketika memainkan sang kapten, Jordan Henderson, tak di posisi aslinya, yaitu sebagai pemain bertahan.
Henderson pun lantas membeberkan komentarnya usai memainkan peran berbeda ketika tampil di pertandingan Liverpool melawan Southampton. Personel tim nasional (Timnas) Inggris tersebut mengaku kesulitan memainkan peran sebagai seorang pemain bertahan.&amp;ldquo;Benar-benar terasa sulit bagi saya memainkan peran di posisi yang berbeda. Saya pun hanya bisa berusaha melakukan yang terbaik,&amp;rdquo; ungkap Henderson, sebagaimana dilaporkan oleh Liverpool Echo, Selasa (1/5/2020).
Selain itu, Henderson juga membeberkan apa yang menjadi penyebab utama di balik kegagalan Liverpool memetik hasil positif kala menghadapi Southampton. Ya, Henderson menyebut Liverpool bermain terlalu ceroboh di pertandingan tersebut.

&amp;ldquo;Kami menyadari betul bahwa mereka (Southampton) akan keluar dengan cepat tetapi kami ceroboh, kami memberikan satu atau dua tendangan bebas dan Anda dihukum di liga ini,&amp;rdquo; tuntas pemain berusia 30 tahun tersebut.
Gara-gara kekalahan tersebut, membuat posisi Liverpool sebagai pemuncak klasemen sementara Liga Inggris 2020-2021 mulai mendapatkan ancaman. Terlebih raihan poin Liverpool kini sama dengan Manchester United di posisi kedua, yakni sama-sama mengoleksi 33 poin dari 17 laga.</content:encoded></item></channel></rss>
