<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tolak Penghentian Sementara Liga Inggris, Neville: Virus Tidak Hilang dalam 2-4 Pekan! </title><description>Gary Neville menilai tidak perlu ada penghentian sementara Liga Inggris 2020-2021.&amp;nbsp;</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/12/30/45/2336605/tolak-penghentian-sementara-liga-inggris-neville-virus-tidak-hilang-dalam-2-4-pekan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/12/30/45/2336605/tolak-penghentian-sementara-liga-inggris-neville-virus-tidak-hilang-dalam-2-4-pekan"/><item><title>Tolak Penghentian Sementara Liga Inggris, Neville: Virus Tidak Hilang dalam 2-4 Pekan! </title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/12/30/45/2336605/tolak-penghentian-sementara-liga-inggris-neville-virus-tidak-hilang-dalam-2-4-pekan</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/12/30/45/2336605/tolak-penghentian-sementara-liga-inggris-neville-virus-tidak-hilang-dalam-2-4-pekan</guid><pubDate>Rabu 30 Desember 2020 20:42 WIB</pubDate><dc:creator>Wikanto Arungbudoyo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/12/30/45/2336605/tolak-penghentian-sementara-liga-inggris-neville-virus-tidak-hilang-dalam-2-4-pekan-S4EeXzeKWe.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bola resmi Liga Inggris 2020-2021 (Foto: Premier League)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/12/30/45/2336605/tolak-penghentian-sementara-liga-inggris-neville-virus-tidak-hilang-dalam-2-4-pekan-S4EeXzeKWe.jpg</image><title>Bola resmi Liga Inggris 2020-2021 (Foto: Premier League)</title></images><description>MANCHESTER &amp;ndash; Desakan untuk kembali menghentikan sementara Liga Inggris 2020-2021 akibat pandemi Covid-19 menguat. Namun, Gary Neville menolak segala wacana jeda sementara itu. Sebab, selama ini sepakbola terbukti aman dalam menggelar pertandingan serta kompetisi.
Seperti diketahui, pihak Premier League pada Selasa 29 Desember 2020, merilis pengumuman ada 18 kasus positif pada tes terakhir pekan lalu. Seperti biasa, nama dan identitas dirahasiakan demi menjaga privasi.
Jika ditotal sejak tes pertama pada akhir Agustus 2020, terdapat 131 kasus positif di kasta teratas Liga Inggris. Penambahan 18 kasus positif itu merupakan yang tertinggi sejak Agustus silam. Karena itu, desakan untuk menghentikan sementara Liga Inggris mulai menguat.
Baca juga: Wacana Liga Inggris Ditunda 2 Minggu, Solskjaer: Tak Bermanfaat

Berbagai pihak khawatir, pelaku sepakbola mulai dari pemain hingga staf, rentan terpapar varian baru virus Corona. Namun, Gary Neville tidak setuju. Menurutnya, protokol kesehatan yang selama enam bulan ini dijalankan dengan baik, sudah cukup ampuh mencegah penularan.
&amp;ldquo;Sepakbola sudah terbukti dapat beroperasi dengan aman selama enam bulan terakhir. Benar bahwa bertindak hati-hati dan cemas pada awal lockdown ketika virus ini masih baru,&amp;rdquo; cuit Gary Neville lewat akun Twitter @GNev2, Rabu (30/12/2020).
&amp;ldquo;Sepakbola tidak perlu dihentikan lagi, menurut pendapat saya. Virus ini tidak akan hilang hanya dalam waktu 2-4 pekan!&amp;rdquo; imbuh pria berkebangsaan Inggris itu, seraya mengomentari cuitan lain.Seperti diketahui, dalam enam bulan terakhir protokol kesehatan yang ketat dijalankan oleh Premier League. Mulai dari tes PCR rutin hingga mengelar pertandingan tanpa penonton, dilakukan demi memastikan kompetisi berlangsung setiap pekan.
Desakan untuk menghentikan sementara Liga Inggris 2020-2021 mencuat setelah sedikitnya lima pemain Manchester City terjangkit Covid-19 pekan lalu. Diduga, mereka terpapar virus tersebut setelah berlaga di Perempatfinal Piala Liga Inggris 2020-2021 kontra Arsenal di London jelang Natal.

Perlu diingat, Inggris tengah bergelut dengan mutasi baru virus Corona dalam beberapa waktu terakhir. Varian baru virus tersebut diyakini dapat menular dengan lebih cepat. Dalam kasus Man City, Covid-19 awalnya menjangkiti Kyle Walker dan Gabriel Jesus.
Sesuai aturan, para personel yang positif terjangkit Covid-19, diwajibkan menjalani isolasi mandiri selama 10 hari ke depan. Hal itu berpotensi mengganggu penjadwalan karena bukan tidak mungkin ada lagi laga yang ditunda.</description><content:encoded>MANCHESTER &amp;ndash; Desakan untuk kembali menghentikan sementara Liga Inggris 2020-2021 akibat pandemi Covid-19 menguat. Namun, Gary Neville menolak segala wacana jeda sementara itu. Sebab, selama ini sepakbola terbukti aman dalam menggelar pertandingan serta kompetisi.
Seperti diketahui, pihak Premier League pada Selasa 29 Desember 2020, merilis pengumuman ada 18 kasus positif pada tes terakhir pekan lalu. Seperti biasa, nama dan identitas dirahasiakan demi menjaga privasi.
Jika ditotal sejak tes pertama pada akhir Agustus 2020, terdapat 131 kasus positif di kasta teratas Liga Inggris. Penambahan 18 kasus positif itu merupakan yang tertinggi sejak Agustus silam. Karena itu, desakan untuk menghentikan sementara Liga Inggris mulai menguat.
Baca juga: Wacana Liga Inggris Ditunda 2 Minggu, Solskjaer: Tak Bermanfaat

Berbagai pihak khawatir, pelaku sepakbola mulai dari pemain hingga staf, rentan terpapar varian baru virus Corona. Namun, Gary Neville tidak setuju. Menurutnya, protokol kesehatan yang selama enam bulan ini dijalankan dengan baik, sudah cukup ampuh mencegah penularan.
&amp;ldquo;Sepakbola sudah terbukti dapat beroperasi dengan aman selama enam bulan terakhir. Benar bahwa bertindak hati-hati dan cemas pada awal lockdown ketika virus ini masih baru,&amp;rdquo; cuit Gary Neville lewat akun Twitter @GNev2, Rabu (30/12/2020).
&amp;ldquo;Sepakbola tidak perlu dihentikan lagi, menurut pendapat saya. Virus ini tidak akan hilang hanya dalam waktu 2-4 pekan!&amp;rdquo; imbuh pria berkebangsaan Inggris itu, seraya mengomentari cuitan lain.Seperti diketahui, dalam enam bulan terakhir protokol kesehatan yang ketat dijalankan oleh Premier League. Mulai dari tes PCR rutin hingga mengelar pertandingan tanpa penonton, dilakukan demi memastikan kompetisi berlangsung setiap pekan.
Desakan untuk menghentikan sementara Liga Inggris 2020-2021 mencuat setelah sedikitnya lima pemain Manchester City terjangkit Covid-19 pekan lalu. Diduga, mereka terpapar virus tersebut setelah berlaga di Perempatfinal Piala Liga Inggris 2020-2021 kontra Arsenal di London jelang Natal.

Perlu diingat, Inggris tengah bergelut dengan mutasi baru virus Corona dalam beberapa waktu terakhir. Varian baru virus tersebut diyakini dapat menular dengan lebih cepat. Dalam kasus Man City, Covid-19 awalnya menjangkiti Kyle Walker dan Gabriel Jesus.
Sesuai aturan, para personel yang positif terjangkit Covid-19, diwajibkan menjalani isolasi mandiri selama 10 hari ke depan. Hal itu berpotensi mengganggu penjadwalan karena bukan tidak mungkin ada lagi laga yang ditunda.</content:encoded></item></channel></rss>
