<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tak Mengherankan jika Frank Lampard Dipecat</title><description>Chelsea baru saja menelan kekalahan dari Arsenal dengan skor 1-3 di matchday ke-15 Liga Inggris 2020-2021.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/12/28/45/2334691/tak-mengherankan-jika-frank-lampard-dipecat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/12/28/45/2334691/tak-mengherankan-jika-frank-lampard-dipecat"/><item><title>Tak Mengherankan jika Frank Lampard Dipecat</title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/12/28/45/2334691/tak-mengherankan-jika-frank-lampard-dipecat</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/12/28/45/2334691/tak-mengherankan-jika-frank-lampard-dipecat</guid><pubDate>Senin 28 Desember 2020 05:46 WIB</pubDate><dc:creator>Hendry Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/12/28/45/2334691/tak-mengherankan-jika-frank-lampard-dipecat-5aHqkYJ4wP.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Manajer Chelsea, Frank Lampard (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/12/28/45/2334691/tak-mengherankan-jika-frank-lampard-dipecat-5aHqkYJ4wP.JPG</image><title>Manajer Chelsea, Frank Lampard (Foto: Reuters)</title></images><description>LONDON &amp;ndash; Chelsea baru saja menelan kekalahan dari Arsenal dengan skor 1-3 di matchday ke-15 Liga Inggris 2020-2021. Menurut mantan penggawa Chelsea, Craig Burley, hasil tersebut membuat Manajer The Blues, Frank Lampard, kini menjadi pembicaraan di ruang rapat dewan.
Kekalahan tersebut pasalnya tidak hanya membuat Chelsea kehilangan tiga poin penting, namun juga menunjukkan betapa inkonsistennya The Blues musim ini. Padahal, Chelsea sudah menyokong Lampard dengan membeli pemain-pemain mahal di bursa transfer musim panas 2020.
Musim lalu, Lampard mendapatkan banyak pujian dan apresiasi. Karena, dengan larangan transfer yang didapat The Blues, sang legenda mampu mengantarkan Chelsea finis di empat besar klasemen akhir Liga Inggris dan menembus partai final Piala FA.
Baca juga: Cesar Azpilicueta Ngamuk saat Chelsea Dikalahkan Arsenal

Maka dari itu, Lampard pun mendapat kepercayaan dari para petinggi, termasuk presiden klub, Roman Abramovich. Dana lebih dari 200 juta pounds digelontorkan untuk memperkuat skuad Chelsea dengan merekrut pemain-pemain seperti Timo Werner, Hakim Ziyech, Kai Havertz, hingga Ben Chilwell.
Kendati demikian, saat ini Chelsea justru tampil lebih buruk. Mereka kini tercecer di peringkat ketujuh klasemen sementara Liga Inggris. Padahal, The Blues ditargetkan untuk bisa bersaing di papan atas dan meraih gelar juara.
Menurut Burley, adalah hal yang sangat wajar jika Frank Lampard dipecat dari jabatannya sebagai manajer seandainya tak mampu mengantarkan Chelsea finis di empat besar klasemen akhir. Abramovich disebutnya tidak akan pandang bulu, meski Lampard berstatus sebagai legenda klub.
&amp;ldquo;Lampard membuat pemain tidak tampil bagus. Dia memiliki pemain yang  tidak sepenuhnya cocok, dan itu menjadi masalah,&amp;rdquo; kata Burley kepada ESPN, Senin (28/12/2020).
&amp;ldquo;Mereka telah berubah dari salah satu tim paling cepat di Liga  Inggris, menjadi salah satu yang paling berjalan kaki. Itu adalah  masalah besar baginya karena Anda mungkin telah memperhatikan dengan  Roman Abramovich, dia tidak menerima hasil yang buruk,&amp;rdquo; jelasnya.

&amp;ldquo;Tidak peduli siapa itu (yang menjadi manajer). Jadi biar saya  perjelas, Lampard kembali ke meja dewan saat ini saat kita berbicara.  Saatnya akan tiba bagi Lampard dan para pemain ini,&amp;rdquo; lanjut pria  berpaspor Skotlandia tersebut.
&amp;ldquo;Saya tidak memprediksi Abramovich akan memecatnya dalam beberapa  minggu ke depan, tetapi ada satu hal yang perlu mereka ingat, yaitu  empat besar. Jika mereka tidak masuk empat besar, dia mungkin sudah  selesai,&amp;rdquo; tandas Burley.
</description><content:encoded>LONDON &amp;ndash; Chelsea baru saja menelan kekalahan dari Arsenal dengan skor 1-3 di matchday ke-15 Liga Inggris 2020-2021. Menurut mantan penggawa Chelsea, Craig Burley, hasil tersebut membuat Manajer The Blues, Frank Lampard, kini menjadi pembicaraan di ruang rapat dewan.
Kekalahan tersebut pasalnya tidak hanya membuat Chelsea kehilangan tiga poin penting, namun juga menunjukkan betapa inkonsistennya The Blues musim ini. Padahal, Chelsea sudah menyokong Lampard dengan membeli pemain-pemain mahal di bursa transfer musim panas 2020.
Musim lalu, Lampard mendapatkan banyak pujian dan apresiasi. Karena, dengan larangan transfer yang didapat The Blues, sang legenda mampu mengantarkan Chelsea finis di empat besar klasemen akhir Liga Inggris dan menembus partai final Piala FA.
Baca juga: Cesar Azpilicueta Ngamuk saat Chelsea Dikalahkan Arsenal

Maka dari itu, Lampard pun mendapat kepercayaan dari para petinggi, termasuk presiden klub, Roman Abramovich. Dana lebih dari 200 juta pounds digelontorkan untuk memperkuat skuad Chelsea dengan merekrut pemain-pemain seperti Timo Werner, Hakim Ziyech, Kai Havertz, hingga Ben Chilwell.
Kendati demikian, saat ini Chelsea justru tampil lebih buruk. Mereka kini tercecer di peringkat ketujuh klasemen sementara Liga Inggris. Padahal, The Blues ditargetkan untuk bisa bersaing di papan atas dan meraih gelar juara.
Menurut Burley, adalah hal yang sangat wajar jika Frank Lampard dipecat dari jabatannya sebagai manajer seandainya tak mampu mengantarkan Chelsea finis di empat besar klasemen akhir. Abramovich disebutnya tidak akan pandang bulu, meski Lampard berstatus sebagai legenda klub.
&amp;ldquo;Lampard membuat pemain tidak tampil bagus. Dia memiliki pemain yang  tidak sepenuhnya cocok, dan itu menjadi masalah,&amp;rdquo; kata Burley kepada ESPN, Senin (28/12/2020).
&amp;ldquo;Mereka telah berubah dari salah satu tim paling cepat di Liga  Inggris, menjadi salah satu yang paling berjalan kaki. Itu adalah  masalah besar baginya karena Anda mungkin telah memperhatikan dengan  Roman Abramovich, dia tidak menerima hasil yang buruk,&amp;rdquo; jelasnya.

&amp;ldquo;Tidak peduli siapa itu (yang menjadi manajer). Jadi biar saya  perjelas, Lampard kembali ke meja dewan saat ini saat kita berbicara.  Saatnya akan tiba bagi Lampard dan para pemain ini,&amp;rdquo; lanjut pria  berpaspor Skotlandia tersebut.
&amp;ldquo;Saya tidak memprediksi Abramovich akan memecatnya dalam beberapa  minggu ke depan, tetapi ada satu hal yang perlu mereka ingat, yaitu  empat besar. Jika mereka tidak masuk empat besar, dia mungkin sudah  selesai,&amp;rdquo; tandas Burley.
</content:encoded></item></channel></rss>
