<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>5 Peraih Trofi Ballon dOr yang Tak Pernah Menangkan Gelar Liga Champions, Ada Ronaldo</title><description>Berikut beberapa pemain yang meraih Trofi Ballon d&amp;rsquo;Or tanpa pernah memenangkan gelar Liga Champions.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/12/26/51/2334124/5-peraih-trofi-ballon-dor-yang-tak-pernah-menangkan-gelar-liga-champions-ada-ronaldo</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/12/26/51/2334124/5-peraih-trofi-ballon-dor-yang-tak-pernah-menangkan-gelar-liga-champions-ada-ronaldo"/><item><title>5 Peraih Trofi Ballon dOr yang Tak Pernah Menangkan Gelar Liga Champions, Ada Ronaldo</title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/12/26/51/2334124/5-peraih-trofi-ballon-dor-yang-tak-pernah-menangkan-gelar-liga-champions-ada-ronaldo</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/12/26/51/2334124/5-peraih-trofi-ballon-dor-yang-tak-pernah-menangkan-gelar-liga-champions-ada-ronaldo</guid><pubDate>Sabtu 26 Desember 2020 13:35 WIB</pubDate><dc:creator>Admiraldy Eka Saputra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/12/26/51/2334124/5-peraih-trofi-ballon-dor-yang-tak-pernah-menangkan-gelar-liga-champions-ada-ronaldo-ef29ZZfS7z.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Fabio Cannavaro saat meraih trofi Ballon dOr (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/12/26/51/2334124/5-peraih-trofi-ballon-dor-yang-tak-pernah-menangkan-gelar-liga-champions-ada-ronaldo-ef29ZZfS7z.jpg</image><title>Fabio Cannavaro saat meraih trofi Ballon dOr (Foto: Reuters)</title></images><description>TROFI Ballon d'Or kerap dianggap sebagai prestasi individu tertinggi bagi para pemain sepakbola. Dalam 12 tahun terakhir dua nama yakni Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi mendominasi pengharaan tersebut.
Messi bahkan berhasil memenangkan enam trofi Ballon d,Or yakni pada 2009, 2010,2011,2012, 2015 dan 2019. Salah satu yang menjadi faktor penilaian tak lain adalah seberapa besar kontribusi dan keberhasilan sang pemain untuk mempersembahkan gelar juara untuk timnya.
Dalam hal ini, keberhasilan di level Eropa seperti ajang Liga Champions biasanya jadi nilai lebih. Akan tetapi, melansir dari laman Sky Sport, Sabtu (26/12/2020) rupanya ada beberapa pemain yang meraih Trofi Ballon d&amp;rsquo;Or tanpa pernah memenangkan gelar Liga Champions.

5. Fabio Cannavaro

Fabio Cannavaro meraih trofi Ballon d&amp;rsquo;Or pada 2006. Ia merupakan salah satu pemain yang berhasil membawa Timnas Italia meraih trofi Piala Dunia di tahun yang sama.
Sayangnya, keberhasilan di bersama timnas Italia tidak mengikutinya di level klub. Bersama Parma, Inter Milan, Juventus, dan Real Madrid, dia hanya mampu berjaya di level domestik tanpa merasakan sekalipun trofi Liga Champions.

4. Lothar Matthaus

Lothar Matthaus membawa Tim Nasional (timnas) Jerman meraih trofi  Piala Dunia pada 1990. Der Panzer -julukan Timnas Jerman- mengalahkan  Argentina dengan skor tipis 1-0 pada partai final yang berlangsung di  Stadion Olimpico, Roma.
Keberhasilannya membawa Jerman merengkuh gelar Piala Dunia di edisi  1990 membuatnya berhasil mengamankan gelar Ballon D&amp;rsquo;Or. Ia Mengungguli  bomber timnas Italia, Salvatore Schilacci serta rekannya di Inter  sekaligus pencetak gol kemenangan Jerman di final Piala Dunia 1990,  Andreas Brehme.
Sayang, prestasi Matthaus kurang lengkap karena ia belum pernah  merasakan trofi Liga Champions meski sempat berpindah klub mulai dari  Borussia Monchengladbach, Inter Milan hingga Bayern Munich.

3. George Weah 

George Weah menjadi satu-satunya pemain dari Benua Afrika yang pernah  memenangi gelar individu, yakni Ballon dOr serta Pesepakbola Terbaik di  Dunia. Bakat besar George Weah sebetulnya baru terendus pada 1988 atau  ketika usianya menginjak 22 tahun.
Pencapaian individu yang didapat Weah sebagai pemain terbilang cukup  luar biasa. Sayangnya, hal tersebut kurang lengkap lantaran ia belum  pernah meraih trofi Liga Champions.
Berbicara mengenai pencapaian di level klub, ia tercatat berhasil  memenangkan delapan trofi di Monaco, Paris Saint-Germain, AC Milan dan  Chelsea, tetapi sekali lagi tidak untuk level Eropa.
2. Roberto Baggio 

Roberto Baggio pernah begitu menyita perhatian penggemar sepak bola   dunia pada awal era 1990-an. Dia pun mendapat penghargaan Ballon d'Or   pada 1993 saat membela Juventus.
Sebelumnya Baggio sempat menjadi penyebab kerusuhan massal di   Firenze, saat memutuskan pindah dari Fiorentina. Di Juventus, Baggio   memenangkan Serie A 1993/94 dan Piala UEFA 1992/93.
Baggio juga sempat punya cerita di final Piala Dunia 1994, bersama   Italia. Ketika itu, meski sukses membawa Gli Azzurri ke final, Baggio   menjadi penyebab gagalnya Italia jadi juar dunia. Pasalnya, saat drama   adu penalti lawan Brasil, tendangan Baggio gagal menghasilkan gol.
Sayang, sepanjang karier, Baggio tak pernah memenangkan gelar Liga   Champions. Padahal, selain Juventus, dia juga sempat membela dua klub   elite Italia lainnya: AC Milan dan Inter Milan.

1. Ronaldo Luis 

Ronaldo Luis Nazario de Lima merupakan salah satu penyerang terbaik   pada masanya. Pemain berdarah Brasil itu meraih dua kali trofi Piala   Dunia. Sementara untuk penghargaan individu, ia berhasil memenangkan   penghargaan Ballon d&amp;rsquo;Or pada 1997.
Sayangnya, dengan segudang prestasi lokal dan pribadi, Ronaldo tak   pernah mampu memenangkan gelar Liga Champions. Bahkan, prestasi terbaik   Ronaldo di Liga Champions hanya saat menembus semifinal bersama Real   Madrid pada musim 2003/04. Ketika itu Real Madrid disingkirkan Juventus.</description><content:encoded>TROFI Ballon d'Or kerap dianggap sebagai prestasi individu tertinggi bagi para pemain sepakbola. Dalam 12 tahun terakhir dua nama yakni Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi mendominasi pengharaan tersebut.
Messi bahkan berhasil memenangkan enam trofi Ballon d,Or yakni pada 2009, 2010,2011,2012, 2015 dan 2019. Salah satu yang menjadi faktor penilaian tak lain adalah seberapa besar kontribusi dan keberhasilan sang pemain untuk mempersembahkan gelar juara untuk timnya.
Dalam hal ini, keberhasilan di level Eropa seperti ajang Liga Champions biasanya jadi nilai lebih. Akan tetapi, melansir dari laman Sky Sport, Sabtu (26/12/2020) rupanya ada beberapa pemain yang meraih Trofi Ballon d&amp;rsquo;Or tanpa pernah memenangkan gelar Liga Champions.

5. Fabio Cannavaro

Fabio Cannavaro meraih trofi Ballon d&amp;rsquo;Or pada 2006. Ia merupakan salah satu pemain yang berhasil membawa Timnas Italia meraih trofi Piala Dunia di tahun yang sama.
Sayangnya, keberhasilan di bersama timnas Italia tidak mengikutinya di level klub. Bersama Parma, Inter Milan, Juventus, dan Real Madrid, dia hanya mampu berjaya di level domestik tanpa merasakan sekalipun trofi Liga Champions.

4. Lothar Matthaus

Lothar Matthaus membawa Tim Nasional (timnas) Jerman meraih trofi  Piala Dunia pada 1990. Der Panzer -julukan Timnas Jerman- mengalahkan  Argentina dengan skor tipis 1-0 pada partai final yang berlangsung di  Stadion Olimpico, Roma.
Keberhasilannya membawa Jerman merengkuh gelar Piala Dunia di edisi  1990 membuatnya berhasil mengamankan gelar Ballon D&amp;rsquo;Or. Ia Mengungguli  bomber timnas Italia, Salvatore Schilacci serta rekannya di Inter  sekaligus pencetak gol kemenangan Jerman di final Piala Dunia 1990,  Andreas Brehme.
Sayang, prestasi Matthaus kurang lengkap karena ia belum pernah  merasakan trofi Liga Champions meski sempat berpindah klub mulai dari  Borussia Monchengladbach, Inter Milan hingga Bayern Munich.

3. George Weah 

George Weah menjadi satu-satunya pemain dari Benua Afrika yang pernah  memenangi gelar individu, yakni Ballon dOr serta Pesepakbola Terbaik di  Dunia. Bakat besar George Weah sebetulnya baru terendus pada 1988 atau  ketika usianya menginjak 22 tahun.
Pencapaian individu yang didapat Weah sebagai pemain terbilang cukup  luar biasa. Sayangnya, hal tersebut kurang lengkap lantaran ia belum  pernah meraih trofi Liga Champions.
Berbicara mengenai pencapaian di level klub, ia tercatat berhasil  memenangkan delapan trofi di Monaco, Paris Saint-Germain, AC Milan dan  Chelsea, tetapi sekali lagi tidak untuk level Eropa.
2. Roberto Baggio 

Roberto Baggio pernah begitu menyita perhatian penggemar sepak bola   dunia pada awal era 1990-an. Dia pun mendapat penghargaan Ballon d'Or   pada 1993 saat membela Juventus.
Sebelumnya Baggio sempat menjadi penyebab kerusuhan massal di   Firenze, saat memutuskan pindah dari Fiorentina. Di Juventus, Baggio   memenangkan Serie A 1993/94 dan Piala UEFA 1992/93.
Baggio juga sempat punya cerita di final Piala Dunia 1994, bersama   Italia. Ketika itu, meski sukses membawa Gli Azzurri ke final, Baggio   menjadi penyebab gagalnya Italia jadi juar dunia. Pasalnya, saat drama   adu penalti lawan Brasil, tendangan Baggio gagal menghasilkan gol.
Sayang, sepanjang karier, Baggio tak pernah memenangkan gelar Liga   Champions. Padahal, selain Juventus, dia juga sempat membela dua klub   elite Italia lainnya: AC Milan dan Inter Milan.

1. Ronaldo Luis 

Ronaldo Luis Nazario de Lima merupakan salah satu penyerang terbaik   pada masanya. Pemain berdarah Brasil itu meraih dua kali trofi Piala   Dunia. Sementara untuk penghargaan individu, ia berhasil memenangkan   penghargaan Ballon d&amp;rsquo;Or pada 1997.
Sayangnya, dengan segudang prestasi lokal dan pribadi, Ronaldo tak   pernah mampu memenangkan gelar Liga Champions. Bahkan, prestasi terbaik   Ronaldo di Liga Champions hanya saat menembus semifinal bersama Real   Madrid pada musim 2003/04. Ketika itu Real Madrid disingkirkan Juventus.</content:encoded></item></channel></rss>
