<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mengenal Arti Agregat Dalam Sepakbola</title><description>Pengertian agregat dalam sepakbola.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/12/22/51/2332147/mengenal-arti-agregat-dalam-sepakbola</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/12/22/51/2332147/mengenal-arti-agregat-dalam-sepakbola"/><item><title>Mengenal Arti Agregat Dalam Sepakbola</title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/12/22/51/2332147/mengenal-arti-agregat-dalam-sepakbola</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/12/22/51/2332147/mengenal-arti-agregat-dalam-sepakbola</guid><pubDate>Selasa 22 Desember 2020 14:58 WIB</pubDate><dc:creator>Hendry Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/12/22/51/2332147/mengenal-arti-agregat-dalam-sepakbola-zhMEoEtayD.JPG" expression="full" type="image/jpeg">AS Roma vs Barcelona (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/12/22/51/2332147/mengenal-arti-agregat-dalam-sepakbola-zhMEoEtayD.JPG</image><title>AS Roma vs Barcelona (Foto: Reuters)</title></images><description>AGREGAT merupakan salah satu istilah yang sering muncul dalam sepakbola. Secara sederhana, agregat bisa diartikan sebagai perolehan jumlah gol yang dimiliki oleh kedua tim yang saling berhadapan.
Umumnya, penggunaan agregat ini terjadi di turnamen yang menerapkan sistem gugur dan memainkan dua leg, kandang dan tandang. Hasil skor keseluruhan dari dua pertandingan (kandang dan tandang) itulah yang disebut sebagai agregat.
Sebagai contohnya pertandingan antara Barcelona vs Paris Saint-Germain (PSG) di babak 16 besar Liga Champions 2016-2017. Pada pertandingan leg pertama yang berlangsung di Parc des Princes (kandang PSG), kubu Les Parisiens menang dengan skor 4-0.
Baca juga: Mengenal Lebih Jauh Arti Degradasi Dalam Sepakbola

Sementara itu, pada leg kedua yang berlangsung di Camp Nou (kandang Barcelona), Blaugrana menang dengan skor 6-1. Maka Agregat dari pertandingan ini adalah 6-5. Karena Barca memiliki skor agregat yang lebih besar ketimbang PSG, maka mereka yang berhak melaju ke babak selanjutnya.
Hanya saja, perhitungan agregat ini juga erat berkaitan dengan gol tandang seandainya berakhir dengan skor imbang. Sebagai contohnya adalah pertandingan antara Barcelona vs AS Roma di babak perempatfinal Liga Champions 2017-2018.
Pada pertandingan leg pertama di Camp Nou, Barca menang dengan skor 4-1. Sedangkan pada leg kedua yang berlangsung di Olimpico (kandang AS Roma), I Lupi menang dengan skor 3-0. Maka agregat dari pertandingan ini sama kuat, yaitu 4-4.
Jika agregat imbang seperti ini, maka dilakukan perhitungan  agresivitas gol tandang untuk menentukan siapa yang bakal lolos ke babak  selanjutnya. Dalam kasus ini, AS Roma yang dinyatakan lolos ke babak  semifinal.
Pasalnya, Roma memiliki keunggulan agresivitas gol tandang saat  bertanding di Camp Nou. Mereka melesakkan satu gol meski pada akhirnya  kalah 4-1. Sedangkan Barca, meskipun mencetak empat gol, namun  seluruhnya mereka cetak di kandang sendiri.

Kendati demikian, terdapat juga momen tertentu di mana agregat dan  agresivitas gol tandang sama-sama seimbang. Misalnya jika pertandingan  Barcelona vs Real Madrid berakhir dengan skor 1-0 di Camp Nou untuk  kemenangan Blaugrana pada leg pertama, sedangkan Los Blancos menang 1-0  pada leg kedua di Santiago Bernabeu.
Dengan demikian, agregat dari pertandingan tersebut sama kuat 1-1 dan  kedua tim juga memiliki agresivitas gol tandang yang sama. Jika  situasinya seperti ini, maka laga akan dilenjutkan ke babak tambahan.  Jika skor masih sama juga hingga 2x15 menit babak tambahan berlangsung,  maka pertandingan ditentukan dengan adu penalti.
</description><content:encoded>AGREGAT merupakan salah satu istilah yang sering muncul dalam sepakbola. Secara sederhana, agregat bisa diartikan sebagai perolehan jumlah gol yang dimiliki oleh kedua tim yang saling berhadapan.
Umumnya, penggunaan agregat ini terjadi di turnamen yang menerapkan sistem gugur dan memainkan dua leg, kandang dan tandang. Hasil skor keseluruhan dari dua pertandingan (kandang dan tandang) itulah yang disebut sebagai agregat.
Sebagai contohnya pertandingan antara Barcelona vs Paris Saint-Germain (PSG) di babak 16 besar Liga Champions 2016-2017. Pada pertandingan leg pertama yang berlangsung di Parc des Princes (kandang PSG), kubu Les Parisiens menang dengan skor 4-0.
Baca juga: Mengenal Lebih Jauh Arti Degradasi Dalam Sepakbola

Sementara itu, pada leg kedua yang berlangsung di Camp Nou (kandang Barcelona), Blaugrana menang dengan skor 6-1. Maka Agregat dari pertandingan ini adalah 6-5. Karena Barca memiliki skor agregat yang lebih besar ketimbang PSG, maka mereka yang berhak melaju ke babak selanjutnya.
Hanya saja, perhitungan agregat ini juga erat berkaitan dengan gol tandang seandainya berakhir dengan skor imbang. Sebagai contohnya adalah pertandingan antara Barcelona vs AS Roma di babak perempatfinal Liga Champions 2017-2018.
Pada pertandingan leg pertama di Camp Nou, Barca menang dengan skor 4-1. Sedangkan pada leg kedua yang berlangsung di Olimpico (kandang AS Roma), I Lupi menang dengan skor 3-0. Maka agregat dari pertandingan ini sama kuat, yaitu 4-4.
Jika agregat imbang seperti ini, maka dilakukan perhitungan  agresivitas gol tandang untuk menentukan siapa yang bakal lolos ke babak  selanjutnya. Dalam kasus ini, AS Roma yang dinyatakan lolos ke babak  semifinal.
Pasalnya, Roma memiliki keunggulan agresivitas gol tandang saat  bertanding di Camp Nou. Mereka melesakkan satu gol meski pada akhirnya  kalah 4-1. Sedangkan Barca, meskipun mencetak empat gol, namun  seluruhnya mereka cetak di kandang sendiri.

Kendati demikian, terdapat juga momen tertentu di mana agregat dan  agresivitas gol tandang sama-sama seimbang. Misalnya jika pertandingan  Barcelona vs Real Madrid berakhir dengan skor 1-0 di Camp Nou untuk  kemenangan Blaugrana pada leg pertama, sedangkan Los Blancos menang 1-0  pada leg kedua di Santiago Bernabeu.
Dengan demikian, agregat dari pertandingan tersebut sama kuat 1-1 dan  kedua tim juga memiliki agresivitas gol tandang yang sama. Jika  situasinya seperti ini, maka laga akan dilenjutkan ke babak tambahan.  Jika skor masih sama juga hingga 2x15 menit babak tambahan berlangsung,  maka pertandingan ditentukan dengan adu penalti.
</content:encoded></item></channel></rss>
