<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ronaldo Ungkap Rahasianya Tampil Bagus: Berhubungan Badan Sebelum Bertanding</title><description>Ronaldo merasa bisa tampil lebih bagus di pertandingan ketika melakukan hubungan badan sebelum berlaga.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/12/12/51/2326265/ronaldo-ungkap-rahasianya-tampil-bagus-berhubungan-badan-sebelum-bertanding</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/12/12/51/2326265/ronaldo-ungkap-rahasianya-tampil-bagus-berhubungan-badan-sebelum-bertanding"/><item><title>Ronaldo Ungkap Rahasianya Tampil Bagus: Berhubungan Badan Sebelum Bertanding</title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/12/12/51/2326265/ronaldo-ungkap-rahasianya-tampil-bagus-berhubungan-badan-sebelum-bertanding</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/12/12/51/2326265/ronaldo-ungkap-rahasianya-tampil-bagus-berhubungan-badan-sebelum-bertanding</guid><pubDate>Sabtu 12 Desember 2020 09:46 WIB</pubDate><dc:creator>Hendry Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/12/12/51/2326265/ronaldo-ungkap-rahasianya-tampil-bagus-berubungan-badan-sebelum-bertanding-ez8uGriUtL.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ronaldo Luis (Foto: Media Timnas Brasil)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/12/12/51/2326265/ronaldo-ungkap-rahasianya-tampil-bagus-berubungan-badan-sebelum-bertanding-ez8uGriUtL.jpg</image><title>Ronaldo Luis (Foto: Media Timnas Brasil)</title></images><description>RIO DE JANEIRO &amp;ndash; Ronaldo Luis Nazario de Lima merupakan salah satu pesepakbola terbaik yang pernah ada dalam sejarah. Meski begitu, ia memiliki banyak sekali kontroversi, utamanya yang berkaitan dengan perempuan dan urusan ranjang.
Diakui oleh Ronaldo bahwa ia tidak bisa hidup tanpa berhubungan seks. Bahkan, pada 2008, Ronaldo pernah tertipu karena sudah sangat ingin menyalurkan nafsunya.
Pada awalnya ia berniat mencari pekerja seks komersial (PSK) untuk melampiaskan hasratnya. Akan tetapi, yang dikencani oleh Ronaldo justru waria dan anehnya, legenda sepakbola Brasil tersebut tidak menyadarinya.
Baca juga: Pengakuan Model Natacha Sofia yang Jadi Pemuas Nafsu Cristiano Ronaldo

Meski begitu, Ronaldo tidak memungkiri bahwa melakukan hubungan seks membantu dirinya meningkatkan performa di atas lapangan. Jika bicara soal hasil, tentunya apa yang dikatakan Ronaldo tidaklah bohong, karena ia sudah membuktikannya dengan berbagai prestasi.
Ronaldo bahkan merasa berhubungan seks sebelum menjalani pertandingan membuatnya bisa tampil lebih baik. Walaupun, ia tidak memungkiri bahwa ada pelatih yang melarang pemainnya melakukan hubungan biologis tersebut sebelum laga.
&quot;Saya telah berhubungan seks beberapa kali sebelum beberapa pertandingan. Itu membantu Anda berkonsentrasi.  Namun, tidak semua pelatih mengizinkan Anda berhubungan seks sebelum pertandingan,&amp;rdquo; beber Ronaldo, dikutip dari Sport Bible, Sabtu (12/12/2020).&amp;ldquo;Saya telah memperhatikan bahwa dalam beberapa pertandingan, saya  bermain lebih baik karena saya berhubungan seks sebelumnya. Tidak ada  yang bisa membuktikan bahwa seks mempengaruhi performa di lapangan.  Namun, masturbasi lebih melelahkan,&quot; jelasnya.
Meski Ronaldo sangat menyukai berhubungan seks, namun nyatanya ia  masih memilih menjuarai Piala Dunia ketimbang memuaskan nafsunya  tersebut. Karena biar bagaimana pun, menjadi juara dunia lebih bergengsi  ketimbang berhubungan seks.

&quot;Sangat sulit untuk memilih di antara keduanya. Tetapi, saya tidak  berpikir seks bisa memberi penghargaan seperti memenangkan Piala Dunia,&amp;rdquo;  aku pria yang dijuluki Il Phenomenon  tersebut.
&quot;Bukannya seks itu tidak bagus. Hanya saja Piala Dunia hanya  berlangsung setiap empat tahun sekali. Sedangkan seks jauh lebih teratur  dari itu,&quot; imbuh Ronaldo.</description><content:encoded>RIO DE JANEIRO &amp;ndash; Ronaldo Luis Nazario de Lima merupakan salah satu pesepakbola terbaik yang pernah ada dalam sejarah. Meski begitu, ia memiliki banyak sekali kontroversi, utamanya yang berkaitan dengan perempuan dan urusan ranjang.
Diakui oleh Ronaldo bahwa ia tidak bisa hidup tanpa berhubungan seks. Bahkan, pada 2008, Ronaldo pernah tertipu karena sudah sangat ingin menyalurkan nafsunya.
Pada awalnya ia berniat mencari pekerja seks komersial (PSK) untuk melampiaskan hasratnya. Akan tetapi, yang dikencani oleh Ronaldo justru waria dan anehnya, legenda sepakbola Brasil tersebut tidak menyadarinya.
Baca juga: Pengakuan Model Natacha Sofia yang Jadi Pemuas Nafsu Cristiano Ronaldo

Meski begitu, Ronaldo tidak memungkiri bahwa melakukan hubungan seks membantu dirinya meningkatkan performa di atas lapangan. Jika bicara soal hasil, tentunya apa yang dikatakan Ronaldo tidaklah bohong, karena ia sudah membuktikannya dengan berbagai prestasi.
Ronaldo bahkan merasa berhubungan seks sebelum menjalani pertandingan membuatnya bisa tampil lebih baik. Walaupun, ia tidak memungkiri bahwa ada pelatih yang melarang pemainnya melakukan hubungan biologis tersebut sebelum laga.
&quot;Saya telah berhubungan seks beberapa kali sebelum beberapa pertandingan. Itu membantu Anda berkonsentrasi.  Namun, tidak semua pelatih mengizinkan Anda berhubungan seks sebelum pertandingan,&amp;rdquo; beber Ronaldo, dikutip dari Sport Bible, Sabtu (12/12/2020).&amp;ldquo;Saya telah memperhatikan bahwa dalam beberapa pertandingan, saya  bermain lebih baik karena saya berhubungan seks sebelumnya. Tidak ada  yang bisa membuktikan bahwa seks mempengaruhi performa di lapangan.  Namun, masturbasi lebih melelahkan,&quot; jelasnya.
Meski Ronaldo sangat menyukai berhubungan seks, namun nyatanya ia  masih memilih menjuarai Piala Dunia ketimbang memuaskan nafsunya  tersebut. Karena biar bagaimana pun, menjadi juara dunia lebih bergengsi  ketimbang berhubungan seks.

&quot;Sangat sulit untuk memilih di antara keduanya. Tetapi, saya tidak  berpikir seks bisa memberi penghargaan seperti memenangkan Piala Dunia,&amp;rdquo;  aku pria yang dijuluki Il Phenomenon  tersebut.
&quot;Bukannya seks itu tidak bagus. Hanya saja Piala Dunia hanya  berlangsung setiap empat tahun sekali. Sedangkan seks jauh lebih teratur  dari itu,&quot; imbuh Ronaldo.</content:encoded></item></channel></rss>
