<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Didakwa Lakukan Pemerkosaan, Robinho Terancam Hukuman 9 Tahun Penjara</title><description>Mantan bintang AC Milan, Robinho, dituding melakukan tindak pemerkosaan terhadap seorang perempuan.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/12/11/51/2325669/didakwa-lakukan-pemerkosaan-robinho-terancam-hukuman-9-tahun-penjara</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/12/11/51/2325669/didakwa-lakukan-pemerkosaan-robinho-terancam-hukuman-9-tahun-penjara"/><item><title>Didakwa Lakukan Pemerkosaan, Robinho Terancam Hukuman 9 Tahun Penjara</title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/12/11/51/2325669/didakwa-lakukan-pemerkosaan-robinho-terancam-hukuman-9-tahun-penjara</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/12/11/51/2325669/didakwa-lakukan-pemerkosaan-robinho-terancam-hukuman-9-tahun-penjara</guid><pubDate>Jum'at 11 Desember 2020 10:42 WIB</pubDate><dc:creator>Hendry Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/12/11/51/2325669/didakwa-lakukan-pemerkosaan-robinho-terancam-hukuman-9-tahun-penjara-0Lwpzo8eFg.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Robinho (Foto: Twitter Santos FC)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/12/11/51/2325669/didakwa-lakukan-pemerkosaan-robinho-terancam-hukuman-9-tahun-penjara-0Lwpzo8eFg.jpg</image><title>Robinho (Foto: Twitter Santos FC)</title></images><description>MILAN &amp;ndash; Mantan bintang AC Milan, Robinho, dituding melakukan tindak pemerkosaan berkelompok terhadap seorang perempuan. Sebagai akibatnya, Robinho pun terancam harus menjalani hukuman sembilan tahun penjara.
Kasus pemerkosaan tersebut dijelaskan terjadi pada 22 Januari 2013, yakni ketika Robinho masih membela AC Milan. Saat itu, Robinho bersama dengan lima orang lainnya disebut melakukan pemerkosaan kepada seorang perempuan yang berusia 22 tahun di sebuah kelab malam di Milan.
Baik Robinho dan temannya, Ricardo Falco, sudah divonis bersalah dan dijatuhi hukuman sembilan tahun. Hal ini dikonfirmasi dalam banding tingkat pertama yang digelar di Milan, Jumat (11/12/2020) waktu setempat.
Baca juga: Milan Hanya Kalah Sekali Sejak Maret 2020, Pioli: Kami Memang Tim Kuat!

Tidak hanya itu, para terdakwa juga diwajibkan membayar kompensasi kepada korban, masing-masing sebesar 60 ribu euro atau sekira Rp1 miliar. Akan tetapi, saat ini baru Robinho dan Falco yang teridentifikasi. Sebanyak empat pria lainnya masih dalam penyelidikan.
Kendati demikian, Robinho dan Falco juga tidak bisa langsung dijebloskan ke penjara. Sebab, sistem peradilan Italia memiliki empat tingkat banding. Jadi masih akan ada persidangan lainnya.
Selama membela AC Milan, Robinho sebenarnya memiliki karier yang terbilang bagus setelah ia sempat terpuruk di Manchester City. Sebanyak satu gelar juara Liga Italia dan satu trofi Piala Super Italia berhasil ia menangkan bersama Rossoneri.
Robinho tercatat membela Milan sejak 2010 hingga 2014. Setelahnya, ia  dipinjamkan ke Santos selama semusim, sebelum kemudian hengkang ke  Guangzhou Evergrande pada 2015.
Saat ini, Robinho berstatus tanpa klub setelah pada Oktober 2020  Santos tidak melanjutkan kerja sama lagi dengan penyerang 36 tahun  tersebut. Sial bagi Robinho, kini ia harus berhadapan dengan hukuman  penjara.

Sebelum kasus Robinho ini, pemain Brasil lainnya, Ronaldinho, juga  sempat berurusan dengan pihak berwajib. Ronaldinho pasalnya diduga  melakukan pemalsuan dokumen saat berkunjung ke Paraguay.
Hanya saja, Ronaldinho dipenjara selama 60 hari. Ronaldinho sendiri  mengaku tidak tahu kalau dokumen yang digunakannya untuk berkunjung ke  Uruguay palsu karena bukan ia yang mengurusnya.
</description><content:encoded>MILAN &amp;ndash; Mantan bintang AC Milan, Robinho, dituding melakukan tindak pemerkosaan berkelompok terhadap seorang perempuan. Sebagai akibatnya, Robinho pun terancam harus menjalani hukuman sembilan tahun penjara.
Kasus pemerkosaan tersebut dijelaskan terjadi pada 22 Januari 2013, yakni ketika Robinho masih membela AC Milan. Saat itu, Robinho bersama dengan lima orang lainnya disebut melakukan pemerkosaan kepada seorang perempuan yang berusia 22 tahun di sebuah kelab malam di Milan.
Baik Robinho dan temannya, Ricardo Falco, sudah divonis bersalah dan dijatuhi hukuman sembilan tahun. Hal ini dikonfirmasi dalam banding tingkat pertama yang digelar di Milan, Jumat (11/12/2020) waktu setempat.
Baca juga: Milan Hanya Kalah Sekali Sejak Maret 2020, Pioli: Kami Memang Tim Kuat!

Tidak hanya itu, para terdakwa juga diwajibkan membayar kompensasi kepada korban, masing-masing sebesar 60 ribu euro atau sekira Rp1 miliar. Akan tetapi, saat ini baru Robinho dan Falco yang teridentifikasi. Sebanyak empat pria lainnya masih dalam penyelidikan.
Kendati demikian, Robinho dan Falco juga tidak bisa langsung dijebloskan ke penjara. Sebab, sistem peradilan Italia memiliki empat tingkat banding. Jadi masih akan ada persidangan lainnya.
Selama membela AC Milan, Robinho sebenarnya memiliki karier yang terbilang bagus setelah ia sempat terpuruk di Manchester City. Sebanyak satu gelar juara Liga Italia dan satu trofi Piala Super Italia berhasil ia menangkan bersama Rossoneri.
Robinho tercatat membela Milan sejak 2010 hingga 2014. Setelahnya, ia  dipinjamkan ke Santos selama semusim, sebelum kemudian hengkang ke  Guangzhou Evergrande pada 2015.
Saat ini, Robinho berstatus tanpa klub setelah pada Oktober 2020  Santos tidak melanjutkan kerja sama lagi dengan penyerang 36 tahun  tersebut. Sial bagi Robinho, kini ia harus berhadapan dengan hukuman  penjara.

Sebelum kasus Robinho ini, pemain Brasil lainnya, Ronaldinho, juga  sempat berurusan dengan pihak berwajib. Ronaldinho pasalnya diduga  melakukan pemalsuan dokumen saat berkunjung ke Paraguay.
Hanya saja, Ronaldinho dipenjara selama 60 hari. Ronaldinho sendiri  mengaku tidak tahu kalau dokumen yang digunakannya untuk berkunjung ke  Uruguay palsu karena bukan ia yang mengurusnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
