<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Inter Jadi Juru Kunci Grup B, Conte Bakal Lakukan Evaluasi Besar-Besaran</title><description>Conte kecewa berat Inter hanya jadi juru kunci Grup B Liga Champions 2020-2021</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/12/10/261/2324971/inter-jadi-juru-kunci-grup-b-conte-bakal-lakukan-evaluasi-besar-besaran</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/12/10/261/2324971/inter-jadi-juru-kunci-grup-b-conte-bakal-lakukan-evaluasi-besar-besaran"/><item><title>Inter Jadi Juru Kunci Grup B, Conte Bakal Lakukan Evaluasi Besar-Besaran</title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/12/10/261/2324971/inter-jadi-juru-kunci-grup-b-conte-bakal-lakukan-evaluasi-besar-besaran</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/12/10/261/2324971/inter-jadi-juru-kunci-grup-b-conte-bakal-lakukan-evaluasi-besar-besaran</guid><pubDate>Kamis 10 Desember 2020 09:40 WIB</pubDate><dc:creator>Admiraldy Eka Saputra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/12/10/261/2324971/inter-jadi-juru-kunci-grup-b-conte-bakal-lakukan-evaluasi-besar-besaran-SEEmh7vtlM.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Inter Milan hanya jadi juru kunci Grup B usai gagal kalahkan Shakhtar Donestk (Foto: UEFA)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/12/10/261/2324971/inter-jadi-juru-kunci-grup-b-conte-bakal-lakukan-evaluasi-besar-besaran-SEEmh7vtlM.jpg</image><title>Inter Milan hanya jadi juru kunci Grup B usai gagal kalahkan Shakhtar Donestk (Foto: UEFA)</title></images><description>MILAN - Pelatih Inter Milan, Antonio Conte, mengklaim akan melakukan evaluasi besar-besaran setelah timnya tersingkir secara memalukan di ajang Liga Champions musim ini. Inter yang awalnya difavoritkan untuk lolos dari fase grup justru menelan pil pahit dan harus terdampar di posisi paling bawah.
Hal itu terjadi setelah Nerazzurri hanya bermain imbang kontra Shakhtar Donestk di laga pamungkas grup. Padahal, Romelu Lukaku dan kolega dipastikan lolos andai bisa memanfaatkan laga kandang mereka dini hari tadi dengan maksimal.

&amp;ldquo;Kami harus mengevaluasi semuanya, bukan hanya karena kami harus tersingkir dengan cara seperti ini,&amp;rdquo; ujar Conte seperti dilansir dari laman resmi UEFA, Kamis (10/12/2020).
Salah satu yang sangat disayangkan Conte adalah lantaran timnya gagal menyarangkan satu gol pun di laga kali ini. Andai bisa melakukannya, pelatih asal Italia itu yakin hasil berbeda akan didapat timnya dini hari tadi.
Baca juga: Hasil Liga Champions Semalam: Madrid Menang, Liverpool dan Inter Tertahan
&amp;ldquo;Ada banyak penyesalan dan kekecewaan, tetapi saya sama sekali tidak merasa kami kurang tekad, fokus, atau agresif. Kami hanya kekurangan kemampuan untuk memanfaatkan pelauang,&amp;rdquo; tambahnya.
&amp;ldquo;Saya pikir tim memberikan semua yang dimilikinya dan para pemain melakukan semua yang mereka butuhkan. Luar biasa, kami mendominasi selama 180 menit melawan Shakhtar tetapi kami tidak mencetak satu gol pun dalam dua pertandingan,&amp;rdquo; ujarnya lagi.


Senada dengan sang pelatih, kiper Inter Milan, Samir Handanovic juga  menyampaikan kekecewaanya usai pertandingan selesai. Menurutnya, hasil  ini seperti menggambarkan kalau timnya memang belum siap untuk bersaing  level tertinggi seperti Liga Champions.
&amp;ldquo;Itu adalah persaingan grup yang sangat seimbang. Saya pikir kami  kalah di Kiev dan di sini,&amp;rdquo; ungkap Handanovic usai pertandingan
&amp;ldquo;Kami bisa melakukan yang lebih baik, tetapi tidak ada waktu untuk  terus memikirkan yang telah terjadi, kami harus fokus pada Liga Italia  dan Coppa Italia,&amp;rdquo; tambahnya.
&amp;ldquo;Terbukti, Inter belum siap ke Liga Champions. Poinnya berbicara  dengan jelas, kami hanya memenangkan satu dari enam pertandingan, itu  tidak cukup dan kami tidak pantas untuk lolos,&amp;rdquo; tandasnya.</description><content:encoded>MILAN - Pelatih Inter Milan, Antonio Conte, mengklaim akan melakukan evaluasi besar-besaran setelah timnya tersingkir secara memalukan di ajang Liga Champions musim ini. Inter yang awalnya difavoritkan untuk lolos dari fase grup justru menelan pil pahit dan harus terdampar di posisi paling bawah.
Hal itu terjadi setelah Nerazzurri hanya bermain imbang kontra Shakhtar Donestk di laga pamungkas grup. Padahal, Romelu Lukaku dan kolega dipastikan lolos andai bisa memanfaatkan laga kandang mereka dini hari tadi dengan maksimal.

&amp;ldquo;Kami harus mengevaluasi semuanya, bukan hanya karena kami harus tersingkir dengan cara seperti ini,&amp;rdquo; ujar Conte seperti dilansir dari laman resmi UEFA, Kamis (10/12/2020).
Salah satu yang sangat disayangkan Conte adalah lantaran timnya gagal menyarangkan satu gol pun di laga kali ini. Andai bisa melakukannya, pelatih asal Italia itu yakin hasil berbeda akan didapat timnya dini hari tadi.
Baca juga: Hasil Liga Champions Semalam: Madrid Menang, Liverpool dan Inter Tertahan
&amp;ldquo;Ada banyak penyesalan dan kekecewaan, tetapi saya sama sekali tidak merasa kami kurang tekad, fokus, atau agresif. Kami hanya kekurangan kemampuan untuk memanfaatkan pelauang,&amp;rdquo; tambahnya.
&amp;ldquo;Saya pikir tim memberikan semua yang dimilikinya dan para pemain melakukan semua yang mereka butuhkan. Luar biasa, kami mendominasi selama 180 menit melawan Shakhtar tetapi kami tidak mencetak satu gol pun dalam dua pertandingan,&amp;rdquo; ujarnya lagi.


Senada dengan sang pelatih, kiper Inter Milan, Samir Handanovic juga  menyampaikan kekecewaanya usai pertandingan selesai. Menurutnya, hasil  ini seperti menggambarkan kalau timnya memang belum siap untuk bersaing  level tertinggi seperti Liga Champions.
&amp;ldquo;Itu adalah persaingan grup yang sangat seimbang. Saya pikir kami  kalah di Kiev dan di sini,&amp;rdquo; ungkap Handanovic usai pertandingan
&amp;ldquo;Kami bisa melakukan yang lebih baik, tetapi tidak ada waktu untuk  terus memikirkan yang telah terjadi, kami harus fokus pada Liga Italia  dan Coppa Italia,&amp;rdquo; tambahnya.
&amp;ldquo;Terbukti, Inter belum siap ke Liga Champions. Poinnya berbicara  dengan jelas, kami hanya memenangkan satu dari enam pertandingan, itu  tidak cukup dan kami tidak pantas untuk lolos,&amp;rdquo; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
