<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ingin Hajar Madrid Lagi, Shakhtar Bakal Gunakan Strategi Berbeda</title><description>Shakhtar Donetsk bakal melakoni matchday kelima babak penyisihan Grup B Liga Champions 2020-2021 dengan menjamu Real Madrid.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/12/01/261/2319655/ingin-hajar-madrid-lagi-shakhtar-bakal-gunakan-strategi-berbeda</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/12/01/261/2319655/ingin-hajar-madrid-lagi-shakhtar-bakal-gunakan-strategi-berbeda"/><item><title>Ingin Hajar Madrid Lagi, Shakhtar Bakal Gunakan Strategi Berbeda</title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/12/01/261/2319655/ingin-hajar-madrid-lagi-shakhtar-bakal-gunakan-strategi-berbeda</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/12/01/261/2319655/ingin-hajar-madrid-lagi-shakhtar-bakal-gunakan-strategi-berbeda</guid><pubDate>Selasa 01 Desember 2020 16:47 WIB</pubDate><dc:creator>Hendry Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/12/01/261/2319655/ingin-hajar-madrid-lagi-shakhtar-bakal-gunakan-strategi-berbeda-XMm4y8OjqY.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pemain Shakhtar Donetsk berlatih (Foto: UEFA)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/12/01/261/2319655/ingin-hajar-madrid-lagi-shakhtar-bakal-gunakan-strategi-berbeda-XMm4y8OjqY.jpg</image><title>Pemain Shakhtar Donetsk berlatih (Foto: UEFA)</title></images><description>DONETSK &amp;ndash; Shakhtar Donetsk bakal melakoni matchday kelima babak penyisihan Grup B Liga Champions 2020-2021 dengan menjamu Real Madrid. Meski melawan raksasa Spanyol, namun Shakhtar memasang target meraih kemenangan.
Tentunya target tersebut bukan sekadar angan-angan belaka. Pasalnya, pada pertemuan pertama, yakni di matchday pembuka fase grup, Shakhtar berhasil memetik kemenangan dengan skor 3-2 atas Madrid di Stadion Alfredo Di Stefano.
Meski begitu, Pelatih Shakhtar, Luis Castro, tak ingin bersikap naif. Menurutnya, tak akan menjadi hal yang mudah bagi Shakhtar untuk mengulangi kegemilangan di pertemuan pertama tersebut, meskipun kini mereka tampil sebagai tuan rumah.
Baca juga: Pemainnya Sudah 'Kedaluwarsa,' Madrid Tak Dijagokan Juara Liga Champions

Karena menurutnya, Pelatih Madrid, Zinedine Zidane, beserta para penggawa Los Blancos pasti sudah mempelajari cara bermain dan strategi yang diterapkan oleh Shakhtar. Maka dari itu, jika ingin kembali mendulang tiga poin, Shakhtar pun dituntut untuk menggunakan strategi berbeda.
Castro sendiri tidak memungkiri keberhasilan timnya mengalahkan Madrid di pertemuan pertama bisa terwujud karena adanya daya kejut dalam permainan mereka. Sehingga, para pemain Madrid dan Zidane sulit memprediksi apa yang akan dilakukan oleh Shakhtar.
&quot;Kami tidak akan menampilkan strategi yang sama seperti yang kami lakukan di Madrid. Kami akan melakukan beberapa perubahan,&amp;rdquo; jelas Castro, sebagaimana dikutip dari laman resmi UEFA, Selasa (1/12/2020).
&amp;ldquo;Kami benar-benar berpikir kami memiliki kemampuan untuk mengalahkan  Real Madrid lagi. Tapi sekarang mereka tahu lebih banyak tentang kami  setelah pertandingan yang kami mainkan di Madrid,&amp;rdquo; sambungnya.
&amp;ldquo;Di sana, kami bisa saja diremehkan. Kami harus menjadi sangat kuat  besok melawan tim hebat seperti Real Madrid,&quot; tukas juru taktik  berpaspor Portugal tersebut.

Pada pertemuan pertama, Shakhtar bermain dengan formasi 4-1-4-1. Hal  tersebut membuat Madrid mengalami kesulitan untuk bisa menembus  pertahanan Shakhar. Di sisi lain, Shakhtar mampu bergerak cepat ketika  melancarkan serangan balik.
Duel kedua antara Shakhtar dengan Madrid akan tersaji pada Rabu 2  Desember 2020 dini hari WIB. Baik Madrid dan Shakhtar sama-sama  membutuhkan poin penuh untuk menjaga asa lolos ke babak 16 besar.
</description><content:encoded>DONETSK &amp;ndash; Shakhtar Donetsk bakal melakoni matchday kelima babak penyisihan Grup B Liga Champions 2020-2021 dengan menjamu Real Madrid. Meski melawan raksasa Spanyol, namun Shakhtar memasang target meraih kemenangan.
Tentunya target tersebut bukan sekadar angan-angan belaka. Pasalnya, pada pertemuan pertama, yakni di matchday pembuka fase grup, Shakhtar berhasil memetik kemenangan dengan skor 3-2 atas Madrid di Stadion Alfredo Di Stefano.
Meski begitu, Pelatih Shakhtar, Luis Castro, tak ingin bersikap naif. Menurutnya, tak akan menjadi hal yang mudah bagi Shakhtar untuk mengulangi kegemilangan di pertemuan pertama tersebut, meskipun kini mereka tampil sebagai tuan rumah.
Baca juga: Pemainnya Sudah 'Kedaluwarsa,' Madrid Tak Dijagokan Juara Liga Champions

Karena menurutnya, Pelatih Madrid, Zinedine Zidane, beserta para penggawa Los Blancos pasti sudah mempelajari cara bermain dan strategi yang diterapkan oleh Shakhtar. Maka dari itu, jika ingin kembali mendulang tiga poin, Shakhtar pun dituntut untuk menggunakan strategi berbeda.
Castro sendiri tidak memungkiri keberhasilan timnya mengalahkan Madrid di pertemuan pertama bisa terwujud karena adanya daya kejut dalam permainan mereka. Sehingga, para pemain Madrid dan Zidane sulit memprediksi apa yang akan dilakukan oleh Shakhtar.
&quot;Kami tidak akan menampilkan strategi yang sama seperti yang kami lakukan di Madrid. Kami akan melakukan beberapa perubahan,&amp;rdquo; jelas Castro, sebagaimana dikutip dari laman resmi UEFA, Selasa (1/12/2020).
&amp;ldquo;Kami benar-benar berpikir kami memiliki kemampuan untuk mengalahkan  Real Madrid lagi. Tapi sekarang mereka tahu lebih banyak tentang kami  setelah pertandingan yang kami mainkan di Madrid,&amp;rdquo; sambungnya.
&amp;ldquo;Di sana, kami bisa saja diremehkan. Kami harus menjadi sangat kuat  besok melawan tim hebat seperti Real Madrid,&quot; tukas juru taktik  berpaspor Portugal tersebut.

Pada pertemuan pertama, Shakhtar bermain dengan formasi 4-1-4-1. Hal  tersebut membuat Madrid mengalami kesulitan untuk bisa menembus  pertahanan Shakhar. Di sisi lain, Shakhtar mampu bergerak cepat ketika  melancarkan serangan balik.
Duel kedua antara Shakhtar dengan Madrid akan tersaji pada Rabu 2  Desember 2020 dini hari WIB. Baik Madrid dan Shakhtar sama-sama  membutuhkan poin penuh untuk menjaga asa lolos ke babak 16 besar.
</content:encoded></item></channel></rss>
