<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Diego Maradona Minta Paus Menjual Emas Langit-Langit Vatikan</title><description>Maradona telah meninggal dunia di rumahnya di Buenos Aires</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/11/27/51/2317160/diego-maradona-minta-paus-menjual-emas-langit-langit-vatikan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/11/27/51/2317160/diego-maradona-minta-paus-menjual-emas-langit-langit-vatikan"/><item><title>Diego Maradona Minta Paus Menjual Emas Langit-Langit Vatikan</title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/11/27/51/2317160/diego-maradona-minta-paus-menjual-emas-langit-langit-vatikan</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/11/27/51/2317160/diego-maradona-minta-paus-menjual-emas-langit-langit-vatikan</guid><pubDate>Jum'at 27 November 2020 10:50 WIB</pubDate><dc:creator>Rachmat Fahzry</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/11/27/51/2317160/diego-maradona-minta-paus-menjual-emas-langit-langit-vatikan-SVml2146yR.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Diego Maradona dan Paus Fransiskus. (Foto/Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/11/27/51/2317160/diego-maradona-minta-paus-menjual-emas-langit-langit-vatikan-SVml2146yR.jpg</image><title>Diego Maradona dan Paus Fransiskus. (Foto/Reuters)</title></images><description>LEGENDA sepakbola Argentina, Diego Maradona pernah berkata bahwa dia telah kehilangan keyakinan dari gereja Katolik setelah kecewa dengan Paus Yohanes Paulus II. Sang ikon sepakbola juga meminta kepada Paus untuk menjual langit-langit Vatikan.
Maradona telah meninggal dunia di rumahnya di Buenos Aires pada Rabu 25 November 2020. Dia meninggal pada usia 60 tahun setelah mengalami serangan jantung.

Pada 2000 Maradona mengunjungi Vatikan. Menurut sebuah laporan, Maradona kesal karena dia tidak menerima Rosario khusus dari Paus.
Baca juga:&amp;nbsp;Maradona Ungkap Keresahan saat Wawancara Terakhir: Apakah Orang-Orang Masih Mencintaiku?
Belakangan, Maradona mengatakan kepada wartawan bahwa dia kesal seteah melihat langit-langit berlapis emas di Vatikan. Dia mendesak Paus untuk menjual emas tersebut jika Paus ingin membantu orang-orang miskin.
&quot;Saya pernah ke Vatikan dan melihat langit-langit berlapis emas. Dan kemudian saya mendengar Paus berkata bahwa gereja peduli terhadap anak-anak miskin. Jadi? Jual langit-langitnya, sobat!&quot; kata Maradona seperti dikutip The Independent pada 2005.
Maradona kembali bertemu Paus Fransiskus pada 2016 untuk pertandingan sepakbola amal. Dia pun menyampaikan pesan serupa kepada wartawan.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMS8yNi83LzEyNTExNS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Saya pergi ke Vatikan dan melihat atap emas itu,&quot; kata Maradona tentang kunjungannya pada 2000, menurut El Pais.
&quot;Dan aku berkata pada diriku sendiri bagaimana bisa seseorang menjadi baji***n yang tinggal dengan atap emas dan kemudian pergi ke negara-negara miskin dan mencium anak-anak dengan perut kenyang? Keyakinanku hilang.&quot;
Pada 2014, Maradona juga menerima kritik. Pasalnya dia pernah menyrbut Paus Yohanes Paulus II sebagai &quot;anak pe****r&quot;, menurut media sepakbola Australia, The World Game.
Namun, setelah bertemu Paus Francis, yang juga berasal dari Argentina, Maradona mengatakan imannya telah pulih. &quot;Saya telah menyimpang dari gereja, tetapi Francisco membawa saya kembali,&quot; katanya kepada wartawan, menurut El Pais.
</description><content:encoded>LEGENDA sepakbola Argentina, Diego Maradona pernah berkata bahwa dia telah kehilangan keyakinan dari gereja Katolik setelah kecewa dengan Paus Yohanes Paulus II. Sang ikon sepakbola juga meminta kepada Paus untuk menjual langit-langit Vatikan.
Maradona telah meninggal dunia di rumahnya di Buenos Aires pada Rabu 25 November 2020. Dia meninggal pada usia 60 tahun setelah mengalami serangan jantung.

Pada 2000 Maradona mengunjungi Vatikan. Menurut sebuah laporan, Maradona kesal karena dia tidak menerima Rosario khusus dari Paus.
Baca juga:&amp;nbsp;Maradona Ungkap Keresahan saat Wawancara Terakhir: Apakah Orang-Orang Masih Mencintaiku?
Belakangan, Maradona mengatakan kepada wartawan bahwa dia kesal seteah melihat langit-langit berlapis emas di Vatikan. Dia mendesak Paus untuk menjual emas tersebut jika Paus ingin membantu orang-orang miskin.
&quot;Saya pernah ke Vatikan dan melihat langit-langit berlapis emas. Dan kemudian saya mendengar Paus berkata bahwa gereja peduli terhadap anak-anak miskin. Jadi? Jual langit-langitnya, sobat!&quot; kata Maradona seperti dikutip The Independent pada 2005.
Maradona kembali bertemu Paus Fransiskus pada 2016 untuk pertandingan sepakbola amal. Dia pun menyampaikan pesan serupa kepada wartawan.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMS8yNi83LzEyNTExNS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Saya pergi ke Vatikan dan melihat atap emas itu,&quot; kata Maradona tentang kunjungannya pada 2000, menurut El Pais.
&quot;Dan aku berkata pada diriku sendiri bagaimana bisa seseorang menjadi baji***n yang tinggal dengan atap emas dan kemudian pergi ke negara-negara miskin dan mencium anak-anak dengan perut kenyang? Keyakinanku hilang.&quot;
Pada 2014, Maradona juga menerima kritik. Pasalnya dia pernah menyrbut Paus Yohanes Paulus II sebagai &quot;anak pe****r&quot;, menurut media sepakbola Australia, The World Game.
Namun, setelah bertemu Paus Francis, yang juga berasal dari Argentina, Maradona mengatakan imannya telah pulih. &quot;Saya telah menyimpang dari gereja, tetapi Francisco membawa saya kembali,&quot; katanya kepada wartawan, menurut El Pais.
</content:encoded></item></channel></rss>
