<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pemain Muslim Ini Ternyata Paling Dibenci Fans Arsenal</title><description>Mohamed Ali Amar atau yang lebih dikenal dengan nama Nayim pernah menjadi sosok yang paling dibenci oleh para fans Arsenal.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/11/25/51/2316232/pemain-muslim-ini-ternyata-paling-dibenci-fans-arsenal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/11/25/51/2316232/pemain-muslim-ini-ternyata-paling-dibenci-fans-arsenal"/><item><title>Pemain Muslim Ini Ternyata Paling Dibenci Fans Arsenal</title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/11/25/51/2316232/pemain-muslim-ini-ternyata-paling-dibenci-fans-arsenal</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/11/25/51/2316232/pemain-muslim-ini-ternyata-paling-dibenci-fans-arsenal</guid><pubDate>Rabu 25 November 2020 23:08 WIB</pubDate><dc:creator>Hendry Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/11/25/51/2316232/pemain-muslim-ini-ternyata-paling-dibenci-fans-arsenal-07KNNeYCzz.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Nayim saat melawan Arsenal (Foto: The Guardian)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/11/25/51/2316232/pemain-muslim-ini-ternyata-paling-dibenci-fans-arsenal-07KNNeYCzz.jpg</image><title>Nayim saat melawan Arsenal (Foto: The Guardian)</title></images><description>PEMAIN Muslim berkebangsaan Spanyol, Mohamed Ali Amar atau yang lebih dikenal dengan nama Nayim, pernah menjadi sosok yang paling dibenci oleh para fans Arsenal. Pasalnya, Nayim adalah pemain yang menggagalkan The Gunners meraih gelar juara.
Pada musim kompetisi 1994-1995, Arsenal bersua dengan Real Zaragoza di partai final Piala Winners. Pada saat itu, Arsenal lebih difavoritkan untuk mengangkat trofi mengingat status mereka sebagai juara bertahan.
Selain itu, secara materi pemain, The Gunners juga lebih unggul. Ian Wright kala itu sedang ganas-ganasnya dan memuncaki daftar top skor. Di sisi lain. Zaragoza hanyalah tim yang berasal dari papan tengah Liga Spanyol.
Baca juga: 5 Trio Lini Depan Paling Ganas di Sepanjang Sejarah Liga Inggris

Arsenal sendiri memiliki ambisi besar untuk menjadi klub pertama yang mampu mempertahankan gelar kejuaraan. Hanya saja, scenario indah tersebut tidak bisa terwujud karena Zaragoza mampu membuat kejutan di partai puncak.
Pertandingan berlangsung sengit. Arsenal yang diunggulkan ternyata mengalami kesulitan untuk membongkar lini pertahanan Zaragoza. The Gunners yang mencoba mencuri gol justru kecolongan pada menit ke-67 saat Juan Esnaider melepaskan tendangan voli ke gawang David Seaman.
Untungnya, Arsenal mampu menyeimbangkan papan skor di menit ke-75 melalui John Hartson. Pada akhirnya pertandingan dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu. Di sinilah Nayim membuat fans Arsenal merasakan kecewa yang teramat sangat.
Nayim pasalnya mencetak gol spektakuler di menit ke-119. Ia  melepaskan tendangan dari jarak hampir setengah lapangan setelah melihat  posisi Seamen yang terlalu maju meninggalkan gawangnya. Bola pun  melambung tinggi dan kemudian meluncur deras ke dalam gawang tanpa bisa  dijangkau Seaman.
Berkat golnya tersebut, Nayim pun mendapat sambutan luar biasanya  layaknya seorang pahlawan. Sementara itu, Seamen menjadi sosok yang  paling disalahkan oleh para fans Arsenal.

Tidak hanya itu, Nayim sendiri pun menjadi sangat dibenci oleh para  fans Arsenal kala itu. DItambah lagi, Nayim merupakan mantan pemain  Tottenham Hotspur, yang sejatinya merupakan rival sekota The Gunners.
Sejak kekalahan di Piala Winners tersebut, Arsenal tak pernah lagi  menjuarai kompetisi antarklub Eropa. Baik itu di ajang Liga Champions  maupun Liga Eropa, Arsenal hanya bisa melaju hingga partai final tanpa  sekalipun menggondol trofi juara.
</description><content:encoded>PEMAIN Muslim berkebangsaan Spanyol, Mohamed Ali Amar atau yang lebih dikenal dengan nama Nayim, pernah menjadi sosok yang paling dibenci oleh para fans Arsenal. Pasalnya, Nayim adalah pemain yang menggagalkan The Gunners meraih gelar juara.
Pada musim kompetisi 1994-1995, Arsenal bersua dengan Real Zaragoza di partai final Piala Winners. Pada saat itu, Arsenal lebih difavoritkan untuk mengangkat trofi mengingat status mereka sebagai juara bertahan.
Selain itu, secara materi pemain, The Gunners juga lebih unggul. Ian Wright kala itu sedang ganas-ganasnya dan memuncaki daftar top skor. Di sisi lain. Zaragoza hanyalah tim yang berasal dari papan tengah Liga Spanyol.
Baca juga: 5 Trio Lini Depan Paling Ganas di Sepanjang Sejarah Liga Inggris

Arsenal sendiri memiliki ambisi besar untuk menjadi klub pertama yang mampu mempertahankan gelar kejuaraan. Hanya saja, scenario indah tersebut tidak bisa terwujud karena Zaragoza mampu membuat kejutan di partai puncak.
Pertandingan berlangsung sengit. Arsenal yang diunggulkan ternyata mengalami kesulitan untuk membongkar lini pertahanan Zaragoza. The Gunners yang mencoba mencuri gol justru kecolongan pada menit ke-67 saat Juan Esnaider melepaskan tendangan voli ke gawang David Seaman.
Untungnya, Arsenal mampu menyeimbangkan papan skor di menit ke-75 melalui John Hartson. Pada akhirnya pertandingan dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu. Di sinilah Nayim membuat fans Arsenal merasakan kecewa yang teramat sangat.
Nayim pasalnya mencetak gol spektakuler di menit ke-119. Ia  melepaskan tendangan dari jarak hampir setengah lapangan setelah melihat  posisi Seamen yang terlalu maju meninggalkan gawangnya. Bola pun  melambung tinggi dan kemudian meluncur deras ke dalam gawang tanpa bisa  dijangkau Seaman.
Berkat golnya tersebut, Nayim pun mendapat sambutan luar biasanya  layaknya seorang pahlawan. Sementara itu, Seamen menjadi sosok yang  paling disalahkan oleh para fans Arsenal.

Tidak hanya itu, Nayim sendiri pun menjadi sangat dibenci oleh para  fans Arsenal kala itu. DItambah lagi, Nayim merupakan mantan pemain  Tottenham Hotspur, yang sejatinya merupakan rival sekota The Gunners.
Sejak kekalahan di Piala Winners tersebut, Arsenal tak pernah lagi  menjuarai kompetisi antarklub Eropa. Baik itu di ajang Liga Champions  maupun Liga Eropa, Arsenal hanya bisa melaju hingga partai final tanpa  sekalipun menggondol trofi juara.
</content:encoded></item></channel></rss>
