<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>2 Pemain Timnas Indonesia U-19 Dicoret karena Indisipliner, Ketum PSSI Bahas soal Uang</title><description>Serdy Ephy Fano dan Mochamad Yudha Febrian dicoret dari skuad Timnas Indonesia U-19.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/11/24/51/2315015/2-pemain-timnas-indonesia-u-19-dicoret-karena-indisipliner-ketum-pssi-bahas-soal-uang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/11/24/51/2315015/2-pemain-timnas-indonesia-u-19-dicoret-karena-indisipliner-ketum-pssi-bahas-soal-uang"/><item><title>2 Pemain Timnas Indonesia U-19 Dicoret karena Indisipliner, Ketum PSSI Bahas soal Uang</title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/11/24/51/2315015/2-pemain-timnas-indonesia-u-19-dicoret-karena-indisipliner-ketum-pssi-bahas-soal-uang</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/11/24/51/2315015/2-pemain-timnas-indonesia-u-19-dicoret-karena-indisipliner-ketum-pssi-bahas-soal-uang</guid><pubDate>Selasa 24 November 2020 10:58 WIB</pubDate><dc:creator>Ramdani Bur</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/11/24/51/2315015/2-pemain-timnas-indonesia-u-19-dicoret-karena-indispliner-ketum-pssi-bahas-soal-uang-OfmeiEB5Rs.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ketum PSSI Mochamad Iriawan saat memberi semangat kepada pemain-pemain Timnas Indonesia U-19. (Foto: PSSI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/11/24/51/2315015/2-pemain-timnas-indonesia-u-19-dicoret-karena-indispliner-ketum-pssi-bahas-soal-uang-OfmeiEB5Rs.jpg</image><title>Ketum PSSI Mochamad Iriawan saat memberi semangat kepada pemain-pemain Timnas Indonesia U-19. (Foto: PSSI)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Ketua Umum (Ketum) PSSI, Mochamad Iriawan, mendukung keputusan pelatih Shin Tae-yong, yang mencoret dua pemain Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-19 karena melakukan aksi indispliner. Sejak awal, Iriawan selalu mewanti-wanti para pemain Timnas Indonesia U-19 untuk disiplin.
Sebab, biaya pemusatan latihan Timnas Indonesia U-19 menggunakan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) Indonesia. Karena itu, tidak ada alasan bagi pemain yang tergabung bersama Timnas Indonesia U-19 untuk malas-malasan, atau bahkan sampai melakukan aksi indisipliner.

&amp;ldquo;Tidak ada tempat di timnas U-19 bagi pemain yang melakukan indisipliner.  Uang yang digunakan ini dari rakyat. Jadi seluruh pemain harus serius. Jangan main-main. Kalau main-main pasti dicoret, contohnya yang menimpa dua pemain tersebut,&quot; kata Iriawan mengutip dari laman resmi PSSI, Selasa (24/11/2020).
Sekadar informasi, PSSI baru saja memulangkan dua pemain Timnas Indonesia U-19 karena melakukan aksi indispliner. Kedua pemain yang dimaksud adalah Serdy Ephy Fano dan Mochamad Yudha Febrian.
Kedua nama di atas dipulangkan ke klub masing-masing sejak Senin (23/11/2020). Hanya saja, PSSI tidak memberi tahu secara pasti, indisipliner apa yang dibuat kedua nama di atas.
BACA JUGA: Motivasi Pemain Timnas Indonesia U-19, Ketum PSSI Singgung Pelatih Arab yang Dipecat
&quot;Dua pemain yakni Serdy dan Yudha telah melakukan tindakan indisipliner yang berat. Untuk itu, kami langsung memulangkan mereka,&quot; kata Shin Tae-yong mengutip dari laman resmi PSSI.


Bagi Serdy, ini merupakan yang kedua dicoret dari Timnas Indonesia U-19. Sebelumnya, pemain asal Bhayangkara FC itu dicoret H-1 sebelum Timnas Indonesia U-19 berangkat ke Kroasia pada 29 Agustus 2020.

Saat itu, Serdy dicoret bersama Ahmad Afhridzal karena terlambat datang ke tempat latihan. Akibatnya, Serdy dan Ahmad Afhridzal gagal berangkat ke Kroasia. Sebenarnya, pelatih Shin Tae-yong masih berbaik hati kepada Serby.
Dalam TC virtual Timnas Indonesia U-19 yang diadakan bulan ini, Serdy kembali dipanggil. Namun, Serdy lagi-lagi melakukan aksi indispliner dan untuk kedua kalinya dicoret dari Timnas Indonesia U-19.
Hal itu berarti, di pemusatan latihan Timnas Indonesia U-19 yang digelar di Jakarta, tinggal tersisa 35 pemain. Sebab, sebelumnya Beckham Putra juga dipulangkan karena mengalami cedera.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Ketua Umum (Ketum) PSSI, Mochamad Iriawan, mendukung keputusan pelatih Shin Tae-yong, yang mencoret dua pemain Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-19 karena melakukan aksi indispliner. Sejak awal, Iriawan selalu mewanti-wanti para pemain Timnas Indonesia U-19 untuk disiplin.
Sebab, biaya pemusatan latihan Timnas Indonesia U-19 menggunakan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) Indonesia. Karena itu, tidak ada alasan bagi pemain yang tergabung bersama Timnas Indonesia U-19 untuk malas-malasan, atau bahkan sampai melakukan aksi indisipliner.

&amp;ldquo;Tidak ada tempat di timnas U-19 bagi pemain yang melakukan indisipliner.  Uang yang digunakan ini dari rakyat. Jadi seluruh pemain harus serius. Jangan main-main. Kalau main-main pasti dicoret, contohnya yang menimpa dua pemain tersebut,&quot; kata Iriawan mengutip dari laman resmi PSSI, Selasa (24/11/2020).
Sekadar informasi, PSSI baru saja memulangkan dua pemain Timnas Indonesia U-19 karena melakukan aksi indispliner. Kedua pemain yang dimaksud adalah Serdy Ephy Fano dan Mochamad Yudha Febrian.
Kedua nama di atas dipulangkan ke klub masing-masing sejak Senin (23/11/2020). Hanya saja, PSSI tidak memberi tahu secara pasti, indisipliner apa yang dibuat kedua nama di atas.
BACA JUGA: Motivasi Pemain Timnas Indonesia U-19, Ketum PSSI Singgung Pelatih Arab yang Dipecat
&quot;Dua pemain yakni Serdy dan Yudha telah melakukan tindakan indisipliner yang berat. Untuk itu, kami langsung memulangkan mereka,&quot; kata Shin Tae-yong mengutip dari laman resmi PSSI.


Bagi Serdy, ini merupakan yang kedua dicoret dari Timnas Indonesia U-19. Sebelumnya, pemain asal Bhayangkara FC itu dicoret H-1 sebelum Timnas Indonesia U-19 berangkat ke Kroasia pada 29 Agustus 2020.

Saat itu, Serdy dicoret bersama Ahmad Afhridzal karena terlambat datang ke tempat latihan. Akibatnya, Serdy dan Ahmad Afhridzal gagal berangkat ke Kroasia. Sebenarnya, pelatih Shin Tae-yong masih berbaik hati kepada Serby.
Dalam TC virtual Timnas Indonesia U-19 yang diadakan bulan ini, Serdy kembali dipanggil. Namun, Serdy lagi-lagi melakukan aksi indispliner dan untuk kedua kalinya dicoret dari Timnas Indonesia U-19.
Hal itu berarti, di pemusatan latihan Timnas Indonesia U-19 yang digelar di Jakarta, tinggal tersisa 35 pemain. Sebab, sebelumnya Beckham Putra juga dipulangkan karena mengalami cedera.</content:encoded></item></channel></rss>
