<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pemain Keturunan Tampil Apik, PSSI Panggil Lagi Pesepakbola Blasteran?</title><description>PSSI bukan tak mungkin memanggil pemain keturunan tambahan ke skuad Timnas Indonesia U-19.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/11/23/51/2314734/pemain-keturunan-tampil-apik-pssi-panggil-lagi-pesepakbola-blasteran</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/11/23/51/2314734/pemain-keturunan-tampil-apik-pssi-panggil-lagi-pesepakbola-blasteran"/><item><title>Pemain Keturunan Tampil Apik, PSSI Panggil Lagi Pesepakbola Blasteran?</title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/11/23/51/2314734/pemain-keturunan-tampil-apik-pssi-panggil-lagi-pesepakbola-blasteran</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/11/23/51/2314734/pemain-keturunan-tampil-apik-pssi-panggil-lagi-pesepakbola-blasteran</guid><pubDate>Senin 23 November 2020 18:26 WIB</pubDate><dc:creator>Ramdani Bur</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/11/23/51/2314734/pemain-keturunan-tampil-apik-pssi-panggil-lagi-pesepakbola-blasteran-UeI1HeG5h5.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jack Brown, tampil apik bersama Timnas Indonesia U-19. (Foto: PSSI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/11/23/51/2314734/pemain-keturunan-tampil-apik-pssi-panggil-lagi-pesepakbola-blasteran-UeI1HeG5h5.jpg</image><title>Jack Brown, tampil apik bersama Timnas Indonesia U-19. (Foto: PSSI)</title></images><description>TIM Nasional (Timnas) Indonesia U-19 sempat dibela empat pemain keturunan saat menjalani pemusatan latihan (TC) di Kroasia. Mereka ialah Elkan Baggott (bek, Inggris-Indonesia), Jack Brown (penyerang, Inggris-Indonesia), Kelana Mahessa (gelandang, Jerman-Indonesia) dan Luah Mahessa (gelandang, Jerman-Indonesia).
Jack Brown tampil dalam lima pertandingan selama di Kroasia dengan koleksi tiga gol. Koleksi tiga gol membuat Jack Brown keluar sebagai top skor Timnas Indonesia U-19 di Kroasia, bersanding dengan Witan Sulaeman.

(Jack Brown (10), top skor Timnas Indonesia U-19 di Kroasia)
Kemudian Elkan Baggott, semenjak bek Ipswich Town ini hadir, performa skuad Garuda Nusantara terkerek. Bek bertinggi badan 196 sentimeter ini turun di tiga pertandingan pamungkas yang dijalani Timnas Indonesia U-19.
Hasilnya, Timnas Indonesia U-19 menang dua kali dan imbang sekali. Tercatat, skuad Garuda Nusantara menang 4-1 atas Makedonia Utara dan menghajar Hajduk Split 4-0. Kemudian, satu laga lain berakhir 0-0 saat bertemu Makedonia Utara untuk kedua kalinya.
Bagaimana dengan Kelana dan Luah Mahessa? Kelana tampil sebagai starter saat Timnas Indonesia U-19 menang 4-0 atas Hajduk Split. sementara Luah baru tampil di babak kedua laga yang sama.

(Kelana Mahessa turun di laga Timnas Indonesia U-19 vs Hajduk Split)
Kelar pertandingan, pelatih Timnas Indonesia U-19 Shin Tae-yong memuji Kelana yang menjalani duet apik dengan David Maulana di lini sentral Timnas Indonesia U-19. Selintas, pemain-pemain di atas tampil brilian.
BACA JUGA: Soal Pemain Keturunan di Timnas Indonesia U-19, PSSI: Banyak yang Ingin Masuk
Pertanda Timnas Indonesia U-19 memanggil pemain blasteran tambahan? Ketika Timnas Indonesia U-19 pulang dari Kroasia pada Selasa 27 Oktober 2020, Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri, mengatakan pada TC Timnas Indonesia U-19 selanjutnya, akan ada lima pemain keturunan tambahan.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMS8xOC83LzEyNDcxOC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Dalam pengakuan Indra Sjafri, PSSI sudah memantau 30 nama pemain keturunan. Dari jumlah tersebut,setidaknya akan diambil tujuh nama.

Namun, dalam channel YouTube-nya, Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan mengatakan memprioritaskan pemain-pemain lokal ketimbang pemain keturunan. Karena itu, ia meminta Bagas Kaffa dan kawan-kawan untuk  berlatih maksimal agar posisinya tidak digeser pemain keturunan.
&amp;ldquo;Banyak sekali pemain yang ingin bergabung dengan Indonesia untuk tampil di Piala Dunia (U-20). Di luar banyak sekali, pemain-pemain keturunan. Tapi, tetap saya akan melihat kalian. Mungkin sudah ada yang masuk, Jack Brown dan Elkan Baggott. Tapi, paspor mereka Indonesia,&amp;rdquo; kata Iriawan saat mengunjungi pemusatan latihan Timnas Indonesia U-19, Okezone mengutip dari YouTube Mochamad Iriawan Official, Senin (23/11/2020).
&amp;ldquo;Pemain luar yang ingin masuk banyak sekali. Tapi, saya tetap memprioritaskan Anda. Oleh sebab itu, saya meminta kalian latihan yang maksimal,&amp;rdquo; tutup mantan Kapolda Jawa Barat tersebut.</description><content:encoded>TIM Nasional (Timnas) Indonesia U-19 sempat dibela empat pemain keturunan saat menjalani pemusatan latihan (TC) di Kroasia. Mereka ialah Elkan Baggott (bek, Inggris-Indonesia), Jack Brown (penyerang, Inggris-Indonesia), Kelana Mahessa (gelandang, Jerman-Indonesia) dan Luah Mahessa (gelandang, Jerman-Indonesia).
Jack Brown tampil dalam lima pertandingan selama di Kroasia dengan koleksi tiga gol. Koleksi tiga gol membuat Jack Brown keluar sebagai top skor Timnas Indonesia U-19 di Kroasia, bersanding dengan Witan Sulaeman.

(Jack Brown (10), top skor Timnas Indonesia U-19 di Kroasia)
Kemudian Elkan Baggott, semenjak bek Ipswich Town ini hadir, performa skuad Garuda Nusantara terkerek. Bek bertinggi badan 196 sentimeter ini turun di tiga pertandingan pamungkas yang dijalani Timnas Indonesia U-19.
Hasilnya, Timnas Indonesia U-19 menang dua kali dan imbang sekali. Tercatat, skuad Garuda Nusantara menang 4-1 atas Makedonia Utara dan menghajar Hajduk Split 4-0. Kemudian, satu laga lain berakhir 0-0 saat bertemu Makedonia Utara untuk kedua kalinya.
Bagaimana dengan Kelana dan Luah Mahessa? Kelana tampil sebagai starter saat Timnas Indonesia U-19 menang 4-0 atas Hajduk Split. sementara Luah baru tampil di babak kedua laga yang sama.

(Kelana Mahessa turun di laga Timnas Indonesia U-19 vs Hajduk Split)
Kelar pertandingan, pelatih Timnas Indonesia U-19 Shin Tae-yong memuji Kelana yang menjalani duet apik dengan David Maulana di lini sentral Timnas Indonesia U-19. Selintas, pemain-pemain di atas tampil brilian.
BACA JUGA: Soal Pemain Keturunan di Timnas Indonesia U-19, PSSI: Banyak yang Ingin Masuk
Pertanda Timnas Indonesia U-19 memanggil pemain blasteran tambahan? Ketika Timnas Indonesia U-19 pulang dari Kroasia pada Selasa 27 Oktober 2020, Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri, mengatakan pada TC Timnas Indonesia U-19 selanjutnya, akan ada lima pemain keturunan tambahan.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMS8xOC83LzEyNDcxOC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Dalam pengakuan Indra Sjafri, PSSI sudah memantau 30 nama pemain keturunan. Dari jumlah tersebut,setidaknya akan diambil tujuh nama.

Namun, dalam channel YouTube-nya, Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan mengatakan memprioritaskan pemain-pemain lokal ketimbang pemain keturunan. Karena itu, ia meminta Bagas Kaffa dan kawan-kawan untuk  berlatih maksimal agar posisinya tidak digeser pemain keturunan.
&amp;ldquo;Banyak sekali pemain yang ingin bergabung dengan Indonesia untuk tampil di Piala Dunia (U-20). Di luar banyak sekali, pemain-pemain keturunan. Tapi, tetap saya akan melihat kalian. Mungkin sudah ada yang masuk, Jack Brown dan Elkan Baggott. Tapi, paspor mereka Indonesia,&amp;rdquo; kata Iriawan saat mengunjungi pemusatan latihan Timnas Indonesia U-19, Okezone mengutip dari YouTube Mochamad Iriawan Official, Senin (23/11/2020).
&amp;ldquo;Pemain luar yang ingin masuk banyak sekali. Tapi, saya tetap memprioritaskan Anda. Oleh sebab itu, saya meminta kalian latihan yang maksimal,&amp;rdquo; tutup mantan Kapolda Jawa Barat tersebut.</content:encoded></item></channel></rss>
