<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Deeney Masih Sesalkan Keputusan Man United Jual Lukaku</title><description>Deeney masih menyesalkan keputusan Man United lepas Lukaku ke Inter.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/11/17/45/2311201/deeney-masih-sesalkan-keputusan-man-united-jual-lukaku</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/11/17/45/2311201/deeney-masih-sesalkan-keputusan-man-united-jual-lukaku"/><item><title>Deeney Masih Sesalkan Keputusan Man United Jual Lukaku</title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/11/17/45/2311201/deeney-masih-sesalkan-keputusan-man-united-jual-lukaku</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/11/17/45/2311201/deeney-masih-sesalkan-keputusan-man-united-jual-lukaku</guid><pubDate>Selasa 17 November 2020 19:21 WIB</pubDate><dc:creator>Ezha Herdanu</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/11/17/45/2311201/deeney-masih-sesalkan-keputusan-man-united-jual-lukaku-6ypNWN9lDV.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Romelu Lukaku (Foto: Alessandro Garofalo/REUTERS)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/11/17/45/2311201/deeney-masih-sesalkan-keputusan-man-united-jual-lukaku-6ypNWN9lDV.jpg</image><title>Romelu Lukaku (Foto: Alessandro Garofalo/REUTERS)</title></images><description>LONDON &amp;ndash; Troy Deeney mengaku masih menyesalkan keputusan manajemen Manchester United menjual Romelu Lukaku ke Inter Milan. Pasalnya, Deeney menilai bahwa Lukaku sejatinya masih sangat layak memperkuat Man United saat ini.
Sebagaimana diketahui, Lukaku sendiri resmi bergabung dengan Man United di bursa transfer musim panas 2017. Manajemen Man United merekrut Lukaku dari Everton dengan mahar sebesar 84 juta euro atau sekira Rp1,4 triliun.
Akan tetapi perjalanan karier Lukaku di Old Trafford hanya bertahan selama dua musim saja. Inkonsisten penampilan menjadi alasan utama manajemen Setan Merah &amp;ndash;julukan Man United&amp;ndash; memilih untuk mendepaknya.

Lukaku sendiri akhir memilih melanjutkan kariernya di Italia untuk bergabung dengan Inter. Ya, Inter berhasil merekrut Lukaku dari Man United di bursa transfer musim panas 2019 dengan mahar sebesar 74 juta euro atau sekira Rp1,2 triliun.
Baca Juga:  Syarat Utama Dean Henderson jika Ingin Jadi Kiper Utama Timnas Inggris
Keputusan Lukaku memilih hengkang ke Inter pada musim 2019-2020 pun bisa dikatakan sebagai langkah tepat. Pasalnya bersama skuad I Nerazzurri &amp;ndash;julukan Inter, Lukaku berhasil menemukan kembali performa terbaiknya. Ia bahkan mampu menyumbangkan 34 gol dari 51 penampilan.
Sementara pada musim 2020-2021, performa Lukaku sebagai ujung tombak Inter tetap mengesankan. Ya, personel tim nasional (Timnas) Belgia tersebut berhasil melesakkan tujuh gol dari delapan pertandingannya bersama Inter.Deeney yang mengikuti perjalanan karier Lukaku bersama Inter pun  memberikan penilaiannya. Penyerang Watford tersebut mengaku masih heran  dengan alasan utama manajemen Man United melepas Lukaku ke Inter begitu  saja.
&amp;ldquo;Lukaku sangat bagus, dan saya selalu berpikir itu aneh ketika mereka  (manajemen Man United) melepasnya. Mereka menginginkan pemain yang  lengkap karena rekor golnya tidak seburuk itu, jujur saja,&amp;rdquo; jelas  Deeney, seperti disadur dari Talksport, Selasa (17/11/2020).
Baca Juga:  Ini Waktu Pasti Jadon Sancho Gabung Manchester United
&amp;ldquo;Akan tetapi saya mengerti mengapa orang-orang menjadi sedikit  frustrasi ketika dia masih di Man United. Ketika Lukaku pergi ke Italia,  Anda dapat melihat sisi taktisnya dan pelatihnya telah benar-benar  meningkatkan permainannya,&amp;rdquo; sambungnya.
&amp;ldquo;Dia punya poin untuk dibuktikan. Lukaku telah menjadi manusia super  sejak dia berusia 16 tahun; semua orang berkata 'lihat bakatnya'. Pada  permainan Anda dapat melihat seberapa kuat dia, permainan link-up juga  bagus,&amp;rdquo; tuntas pemain berusia 32 tahun tersebut.</description><content:encoded>LONDON &amp;ndash; Troy Deeney mengaku masih menyesalkan keputusan manajemen Manchester United menjual Romelu Lukaku ke Inter Milan. Pasalnya, Deeney menilai bahwa Lukaku sejatinya masih sangat layak memperkuat Man United saat ini.
Sebagaimana diketahui, Lukaku sendiri resmi bergabung dengan Man United di bursa transfer musim panas 2017. Manajemen Man United merekrut Lukaku dari Everton dengan mahar sebesar 84 juta euro atau sekira Rp1,4 triliun.
Akan tetapi perjalanan karier Lukaku di Old Trafford hanya bertahan selama dua musim saja. Inkonsisten penampilan menjadi alasan utama manajemen Setan Merah &amp;ndash;julukan Man United&amp;ndash; memilih untuk mendepaknya.

Lukaku sendiri akhir memilih melanjutkan kariernya di Italia untuk bergabung dengan Inter. Ya, Inter berhasil merekrut Lukaku dari Man United di bursa transfer musim panas 2019 dengan mahar sebesar 74 juta euro atau sekira Rp1,2 triliun.
Baca Juga:  Syarat Utama Dean Henderson jika Ingin Jadi Kiper Utama Timnas Inggris
Keputusan Lukaku memilih hengkang ke Inter pada musim 2019-2020 pun bisa dikatakan sebagai langkah tepat. Pasalnya bersama skuad I Nerazzurri &amp;ndash;julukan Inter, Lukaku berhasil menemukan kembali performa terbaiknya. Ia bahkan mampu menyumbangkan 34 gol dari 51 penampilan.
Sementara pada musim 2020-2021, performa Lukaku sebagai ujung tombak Inter tetap mengesankan. Ya, personel tim nasional (Timnas) Belgia tersebut berhasil melesakkan tujuh gol dari delapan pertandingannya bersama Inter.Deeney yang mengikuti perjalanan karier Lukaku bersama Inter pun  memberikan penilaiannya. Penyerang Watford tersebut mengaku masih heran  dengan alasan utama manajemen Man United melepas Lukaku ke Inter begitu  saja.
&amp;ldquo;Lukaku sangat bagus, dan saya selalu berpikir itu aneh ketika mereka  (manajemen Man United) melepasnya. Mereka menginginkan pemain yang  lengkap karena rekor golnya tidak seburuk itu, jujur saja,&amp;rdquo; jelas  Deeney, seperti disadur dari Talksport, Selasa (17/11/2020).
Baca Juga:  Ini Waktu Pasti Jadon Sancho Gabung Manchester United
&amp;ldquo;Akan tetapi saya mengerti mengapa orang-orang menjadi sedikit  frustrasi ketika dia masih di Man United. Ketika Lukaku pergi ke Italia,  Anda dapat melihat sisi taktisnya dan pelatihnya telah benar-benar  meningkatkan permainannya,&amp;rdquo; sambungnya.
&amp;ldquo;Dia punya poin untuk dibuktikan. Lukaku telah menjadi manusia super  sejak dia berusia 16 tahun; semua orang berkata 'lihat bakatnya'. Pada  permainan Anda dapat melihat seberapa kuat dia, permainan link-up juga  bagus,&amp;rdquo; tuntas pemain berusia 32 tahun tersebut.</content:encoded></item></channel></rss>
