<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Eks Direktur Ungkap Barcelona Membuang Kesempatan Rekrut Haaland dan Courtois</title><description>Barcelona ternyata pernah sangat dekat untuk merekrut Erling Haaland dan Thibaut Courtois.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/11/16/51/2310073/eks-direktur-ungkap-barcelona-membuang-kesempatan-rekrut-haaland-dan-courtois</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/11/16/51/2310073/eks-direktur-ungkap-barcelona-membuang-kesempatan-rekrut-haaland-dan-courtois"/><item><title>Eks Direktur Ungkap Barcelona Membuang Kesempatan Rekrut Haaland dan Courtois</title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/11/16/51/2310073/eks-direktur-ungkap-barcelona-membuang-kesempatan-rekrut-haaland-dan-courtois</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/11/16/51/2310073/eks-direktur-ungkap-barcelona-membuang-kesempatan-rekrut-haaland-dan-courtois</guid><pubDate>Senin 16 November 2020 00:11 WIB</pubDate><dc:creator>Hendry Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/11/16/51/2310073/eks-direktur-ungkap-barcelona-membuang-kesempatan-rekrut-haaland-dan-courtois-WKycGWh4SV.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Erling Haaland (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/11/16/51/2310073/eks-direktur-ungkap-barcelona-membuang-kesempatan-rekrut-haaland-dan-courtois-WKycGWh4SV.JPG</image><title>Erling Haaland (Foto: Reuters)</title></images><description>BARCELONA &amp;ndash; Barcelona ternyata pernah sangat dekat untuk merekrut Erling Haaland dan Thibaut Courtois. Hal ini diungkapkan langsung oleh mantan Direktur Barca, Javier Bordas.
Haaland pertama kali mencuri perhatian jagat sepabola adalah pada awal musim kompetisi 2019-2020. Tampil membela Red Bull Salzburg di pentas Liga Champions, penyerang berkebangsaan Norwegia itu langsung mencetak hattrick dalam pertandingan fase grup.
Diakui oleh Bordas, bahwa penampilan gemilang Haaland itu memunculkan minat Barca untuk merekrutnya. Akan tetapi, Josep Maria Bartomeu yang menjadi Presiden Blaugrana kala itu menentang ide untuk mendatangkan Haaland.
Baca juga: Ini 2 Syarat Lionel Messi untuk Man City agar Pindah ke Stadion Etihad

Bartomeu tidak memungkiri bahwa Haaland merupakan pemain yang penuh potensi. Kendati begitu, ia menilai gaya bermain yang ditunjukkan Haaland tidak sesuai dengan filosofi di Barca. Pada akhirnya, di bursa transfer musim dingin 2020 Haaland pun bergabung dengan Borussia Dortmund.
&quot;Mereka mengatakan kepada saya bahwa dia bukan tipe pemain yang tepat untuk Barca. Saya memahami bahwa Bartomeu memperhatikan sisi teknis. Kebenarannya adalah bahwa pemain seperti ini bisa saja datang, tapi kemudian Anda tidak tahu performa apa yang akan mereka berikan,&quot; beber Bordas kepada Mundo Deportivo, Senin (16/11/2020).
Tidak hanya Haaland, Barca sebenarnya memiliki kesempatan untuk merekrut Thibaut Courtois yang saat ini menjadi penjaga gawang Real Madrid. Peristiwa ini terjadi pada musim panas 2014 setelah Courtois menjalani masa peminjaman di Atletico Madrid.Presiden Barca kala itu, Sandro Rosell bahkan telah memberikan lampu  hijau untuk memboyong Courtois. Namun, ide ini ditentang ileh Andoni  Zubizareta yang saat itu menjadi Direktur Sepakbola Barca.
Menurut Zubizareta, lebih baik merekrut Marc-Andre Ter Stegen  ketimbang Courtois. Hasilnya, performa Ter Stegen memang tidak  mengecewakan. Tapi, menurut Bordas, Barca sebenarnya bisa saja merekrut  Courtois juga pada saat itu.

&quot;Ketika saya mempertimbangkan untuk transfer Courtois, saya  membicarakannya sebelumnya dengan Rosell. Dia mengatakan kepada saya  bahwa jika kami bisa melakukan sesuatu, kami akan melakukannya,&amp;rdquo; ungkap  Bordas.
&amp;ldquo;Saya memungkinkan untuk mendatangkan Courtois dan Zubi dengan  penilaian yang baik, mengatakan dia ingin merekrut Ter Stegen dan kami  benar karena dia adalah yang terbaik di dunia. Kami memutuskan untuk  mendatangkan kiper lain, (Claudio) Bravo, penjaga gawang yang hebat.  Tapi mungkin kami bisa memiliki Courtois dan Ter Stegen sekaligus,&quot;  tandasnya.</description><content:encoded>BARCELONA &amp;ndash; Barcelona ternyata pernah sangat dekat untuk merekrut Erling Haaland dan Thibaut Courtois. Hal ini diungkapkan langsung oleh mantan Direktur Barca, Javier Bordas.
Haaland pertama kali mencuri perhatian jagat sepabola adalah pada awal musim kompetisi 2019-2020. Tampil membela Red Bull Salzburg di pentas Liga Champions, penyerang berkebangsaan Norwegia itu langsung mencetak hattrick dalam pertandingan fase grup.
Diakui oleh Bordas, bahwa penampilan gemilang Haaland itu memunculkan minat Barca untuk merekrutnya. Akan tetapi, Josep Maria Bartomeu yang menjadi Presiden Blaugrana kala itu menentang ide untuk mendatangkan Haaland.
Baca juga: Ini 2 Syarat Lionel Messi untuk Man City agar Pindah ke Stadion Etihad

Bartomeu tidak memungkiri bahwa Haaland merupakan pemain yang penuh potensi. Kendati begitu, ia menilai gaya bermain yang ditunjukkan Haaland tidak sesuai dengan filosofi di Barca. Pada akhirnya, di bursa transfer musim dingin 2020 Haaland pun bergabung dengan Borussia Dortmund.
&quot;Mereka mengatakan kepada saya bahwa dia bukan tipe pemain yang tepat untuk Barca. Saya memahami bahwa Bartomeu memperhatikan sisi teknis. Kebenarannya adalah bahwa pemain seperti ini bisa saja datang, tapi kemudian Anda tidak tahu performa apa yang akan mereka berikan,&quot; beber Bordas kepada Mundo Deportivo, Senin (16/11/2020).
Tidak hanya Haaland, Barca sebenarnya memiliki kesempatan untuk merekrut Thibaut Courtois yang saat ini menjadi penjaga gawang Real Madrid. Peristiwa ini terjadi pada musim panas 2014 setelah Courtois menjalani masa peminjaman di Atletico Madrid.Presiden Barca kala itu, Sandro Rosell bahkan telah memberikan lampu  hijau untuk memboyong Courtois. Namun, ide ini ditentang ileh Andoni  Zubizareta yang saat itu menjadi Direktur Sepakbola Barca.
Menurut Zubizareta, lebih baik merekrut Marc-Andre Ter Stegen  ketimbang Courtois. Hasilnya, performa Ter Stegen memang tidak  mengecewakan. Tapi, menurut Bordas, Barca sebenarnya bisa saja merekrut  Courtois juga pada saat itu.

&quot;Ketika saya mempertimbangkan untuk transfer Courtois, saya  membicarakannya sebelumnya dengan Rosell. Dia mengatakan kepada saya  bahwa jika kami bisa melakukan sesuatu, kami akan melakukannya,&amp;rdquo; ungkap  Bordas.
&amp;ldquo;Saya memungkinkan untuk mendatangkan Courtois dan Zubi dengan  penilaian yang baik, mengatakan dia ingin merekrut Ter Stegen dan kami  benar karena dia adalah yang terbaik di dunia. Kami memutuskan untuk  mendatangkan kiper lain, (Claudio) Bravo, penjaga gawang yang hebat.  Tapi mungkin kami bisa memiliki Courtois dan Ter Stegen sekaligus,&quot;  tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
