<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>George Graham: Miliki Ozil bagai Buah Simalakama bagi Arsenal</title><description>Mesut Ozil belum dimainkan Arteta di musim 2020-2021 ini.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/11/12/45/2308189/george-graham-miliki-ozil-bagai-buah-simalakama-bagi-arsenal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/11/12/45/2308189/george-graham-miliki-ozil-bagai-buah-simalakama-bagi-arsenal"/><item><title>George Graham: Miliki Ozil bagai Buah Simalakama bagi Arsenal</title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/11/12/45/2308189/george-graham-miliki-ozil-bagai-buah-simalakama-bagi-arsenal</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/11/12/45/2308189/george-graham-miliki-ozil-bagai-buah-simalakama-bagi-arsenal</guid><pubDate>Kamis 12 November 2020 00:42 WIB</pubDate><dc:creator>Admiraldy Eka Saputra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/11/12/45/2308189/george-graham-miliki-ozil-bagai-buah-simalakama-bagi-arsenal-xbR8aUQm3c.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Penggawa Arsenal, Mesut Ozil (Foto: Premier League)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/11/12/45/2308189/george-graham-miliki-ozil-bagai-buah-simalakama-bagi-arsenal-xbR8aUQm3c.jpg</image><title>Penggawa Arsenal, Mesut Ozil (Foto: Premier League)</title></images><description>LONDON - Keberadaan gelandang asal Jerman, Mesut Ozil, bagai buah simalakama bagi Arsenal. Eks penggawa  Real Madrid itu tengah menjadi sorotan terkait masa depannya yang masih belum jelas di Emirates Stadium.
Mantan pelatih, Arsenal, George Graham memberikan komentarnya terkait keberadaan Ozil di tim. Graham sendiri cukup menyayangkan ketika manajemen klub memberikan perpanjangan kontrak pada 2018 kemarin.

&quot;Itu sangat sulit. Hal pertama yang Anda katakan adalah, 'siapa orang yang memilah kontrak? &quot; ujar Graham seperti dilansir dari laman Goal International, Kamis (12/11/2020).
&quot;Apakah anggota dewan lainnya melihat kontrak itu dan menyetujuinya? Itu keputusan yang buruk. Kami harus mencoba menyingkirkannya dan membayar setengah gajinya jika dia pergi ke klub lain, tapi itu pun terlalu mahal,&quot; sambungnya.
Baca juga: Ozil Disingkirkan dari Skuad, Arsenal Kini Dipandang Negatif
Belum diketahui pasti apa yang jadi penyebab utama situasi sulit Ozil di Arsenal. Tapi kariernya bersama Arsenal dipastikan telah berakhir sejak musim 2019-2020 kemarin. Beberapa mengatakan hal tersebut dikarenakan beberapa tindakan kontroversi yang dilakukan sang pemain.
Namun, tidak sedikit juga menyebut jika Ozil memang sudah tak cocok lagi dengan gaya permaian Arsena saat ini. Meski jadi salah satu gelandang terbaik, pemain bertinggi badan 180cm tersebut tidak masuk dengan skema permainan pelatih Mikel ArtetaTapi yang jadi masalah Arsenal, melepas Ozil bukan perkara mudah. Paling  tidak mereka harus menunggu hingga akhir musim nanti untuk melepas sang  pemain dengan status bebas transfer.
Sebab jika tidak, Arsenal pasti bakal jual rugi, plus ada risiko  dicerca suporter yang masih percaya dengan kualitas Ozil. Namun jika  tetap memilih untuk mempertahankannya, maka situasinya pun tidak lebih  baik.
Gaji mahal, gaya bermain yang sudah tidak cocok, juga pernyataannya  kerap menimbulkan kontroversi jadi masalah lain yang harus dihadapi tim  London Utara. Sekadar diketahui, Ozil masuk dalam jajaran pemain dengan  gaji terbesar di kompetisi Liga Inggris.
Berdasarkan data dari Transfermarkt, Ozil merupakan pemain dengan  gaji tertinggi di klub Arsenal yakni 350.000 pound atau sekira Rp6,54  miliar per pekan. Jumlah tersebut jelas sangat besar untuk pemain yang  menghabiskan waktunya di bangku cadangan.</description><content:encoded>LONDON - Keberadaan gelandang asal Jerman, Mesut Ozil, bagai buah simalakama bagi Arsenal. Eks penggawa  Real Madrid itu tengah menjadi sorotan terkait masa depannya yang masih belum jelas di Emirates Stadium.
Mantan pelatih, Arsenal, George Graham memberikan komentarnya terkait keberadaan Ozil di tim. Graham sendiri cukup menyayangkan ketika manajemen klub memberikan perpanjangan kontrak pada 2018 kemarin.

&quot;Itu sangat sulit. Hal pertama yang Anda katakan adalah, 'siapa orang yang memilah kontrak? &quot; ujar Graham seperti dilansir dari laman Goal International, Kamis (12/11/2020).
&quot;Apakah anggota dewan lainnya melihat kontrak itu dan menyetujuinya? Itu keputusan yang buruk. Kami harus mencoba menyingkirkannya dan membayar setengah gajinya jika dia pergi ke klub lain, tapi itu pun terlalu mahal,&quot; sambungnya.
Baca juga: Ozil Disingkirkan dari Skuad, Arsenal Kini Dipandang Negatif
Belum diketahui pasti apa yang jadi penyebab utama situasi sulit Ozil di Arsenal. Tapi kariernya bersama Arsenal dipastikan telah berakhir sejak musim 2019-2020 kemarin. Beberapa mengatakan hal tersebut dikarenakan beberapa tindakan kontroversi yang dilakukan sang pemain.
Namun, tidak sedikit juga menyebut jika Ozil memang sudah tak cocok lagi dengan gaya permaian Arsena saat ini. Meski jadi salah satu gelandang terbaik, pemain bertinggi badan 180cm tersebut tidak masuk dengan skema permainan pelatih Mikel ArtetaTapi yang jadi masalah Arsenal, melepas Ozil bukan perkara mudah. Paling  tidak mereka harus menunggu hingga akhir musim nanti untuk melepas sang  pemain dengan status bebas transfer.
Sebab jika tidak, Arsenal pasti bakal jual rugi, plus ada risiko  dicerca suporter yang masih percaya dengan kualitas Ozil. Namun jika  tetap memilih untuk mempertahankannya, maka situasinya pun tidak lebih  baik.
Gaji mahal, gaya bermain yang sudah tidak cocok, juga pernyataannya  kerap menimbulkan kontroversi jadi masalah lain yang harus dihadapi tim  London Utara. Sekadar diketahui, Ozil masuk dalam jajaran pemain dengan  gaji terbesar di kompetisi Liga Inggris.
Berdasarkan data dari Transfermarkt, Ozil merupakan pemain dengan  gaji tertinggi di klub Arsenal yakni 350.000 pound atau sekira Rp6,54  miliar per pekan. Jumlah tersebut jelas sangat besar untuk pemain yang  menghabiskan waktunya di bangku cadangan.</content:encoded></item></channel></rss>
