<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ini yang Bikin Pemain Timnas Indonesia U-19 Takut kepada Shin Tae-yong</title><description>Shin Tae-yong cukup disegani pemain-pemain Timnas Indonesia U-19.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/11/09/51/2306577/ini-yang-bikin-pemain-timnas-indonesia-u-19-takut-kepada-shin-tae-yong</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/11/09/51/2306577/ini-yang-bikin-pemain-timnas-indonesia-u-19-takut-kepada-shin-tae-yong"/><item><title>Ini yang Bikin Pemain Timnas Indonesia U-19 Takut kepada Shin Tae-yong</title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/11/09/51/2306577/ini-yang-bikin-pemain-timnas-indonesia-u-19-takut-kepada-shin-tae-yong</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/11/09/51/2306577/ini-yang-bikin-pemain-timnas-indonesia-u-19-takut-kepada-shin-tae-yong</guid><pubDate>Senin 09 November 2020 13:30 WIB</pubDate><dc:creator>Ramdani Bur</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/11/09/51/2306577/ini-yang-bikin-pemain-timnas-indonesia-u-19-takut-kepada-shin-tae-yong-WZH4EssyMP.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Shin Tae-yong saat diperkenalkan sebagai pelatih Timnas Indonesia. (Foto: Heru Haryono/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/11/09/51/2306577/ini-yang-bikin-pemain-timnas-indonesia-u-19-takut-kepada-shin-tae-yong-WZH4EssyMP.jpg</image><title>Shin Tae-yong saat diperkenalkan sebagai pelatih Timnas Indonesia. (Foto: Heru Haryono/Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Ketua Umum (Ketum) PSSI Mochamad Iriawan mengungkap satu hal yang membuat pemain-pemain Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-19 takut kepada sang pelatih, Shin Tae-yong. Iriawan mengatakan Shin Tae-yong menuntut para pemainnya untuk disiplin.
Jika tidak disiplin sekali saja, jangan harap nama mereka masih tercantum di skuad Timnas Indonesia U-19. Di pengujung Agustus 2020, Timnas Indonesia U-19 bersiap terbang ke Kroasia untuk menjalani pemusatan latihan.

Namun, sehari sebelum berangkat, dua pemain Timnas Indonesia U-19, Serdy Ephy Fano Boky (Bhayangkara FC) dan Ahmad Afhridzal (Vamos Indonesia),  melakukan aksi indisipliner dalam pandangan Shin Tae-yong. Saat itu, mereka yang tidur di kamar yang sama, terlambat datang ke sesi latihan.
Tanpa ampun, Shin Tae-yong langsung mencoret kedua nama di atas. Alhasil, skuad Timnas Indonesia U-19 berangkat ke Kroasia dengan 27 nama (satu nama lainnya, Elkan Baggott, berangkat dari Inggris pada awal Oktober 2020).
&quot;Disiplin juga demikian, telat 10 menit ke lapangan langsung dicoret. Lalu fisik, kami lihat pembinaan fisik untuk Timnas U-19 maupun senior sangat ketat, lalu selanjutnya untuk taktik dan strategi sesuai program pelatih,&quot; kata Iwan Bule saat mengikuti webinar Kemenpora beberapa hari lalu.
BACA JUGA: Bagus Kahfi dan Jack Brown Bisa Ditantang Bek Leeds United di Piala Dunia U-20 2021
Namun, kedisplinan yang ditunjukkan Shin Tae-yong, ujung-ujungnya berefek positif ke pemain. Efeknya, perlahan-lahan mulai terlihat dari kualitas permainan Timnas Indonesia U-19.Sempat kesulitan saat menjalani sejumlah laga awal di Kroasia, perlahan tapi pasti hasil optimal didapatkan Timnas Indonesia U-19. Setelah dihancurkan Bulgaria 0-3 dan Kroasia 1-7, Timnas Indonesia U-19 hanya kalah satu kali kalah dalam sembilan pertandingan setelahnya!

Dalam sembilan pertandingan, Timnas Indonesia U-19 mendapatkan lima menang, tiga imbang dan satu kalah. Bahkan, sejumlah kemenangan didapatkan Timnas Indonesia U-19 dengan skor meyakinkan, salah satunya saat menggasak salah satu klub teras Liga Kroasia U-19, Hajduk Split, dengan skor 4-0!
Saat ini, Timnas Indonesia U-19 sedang menjalani pemusatan latihan virtual dari 5-15 November 2020. Tercatat ada 37 pemain yang mengikuti pemusatan latihan kali ini.
Hanya saja, sejumlah pemain Timnas Indonesia U-19 yang merumput di Eropa seperti Witan Sulaeman, Elkan Baggott, Kelana Mahessa dan Luah Mahessa absen dalam pemusatan latihan kali ini. Dalam penuturan asisten pelatih Timnas Indonesia U-19, Nova Arianto, mereka tak dipanggil karena perbedaan waktu antara Indonesia dan Eropa.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Ketua Umum (Ketum) PSSI Mochamad Iriawan mengungkap satu hal yang membuat pemain-pemain Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-19 takut kepada sang pelatih, Shin Tae-yong. Iriawan mengatakan Shin Tae-yong menuntut para pemainnya untuk disiplin.
Jika tidak disiplin sekali saja, jangan harap nama mereka masih tercantum di skuad Timnas Indonesia U-19. Di pengujung Agustus 2020, Timnas Indonesia U-19 bersiap terbang ke Kroasia untuk menjalani pemusatan latihan.

Namun, sehari sebelum berangkat, dua pemain Timnas Indonesia U-19, Serdy Ephy Fano Boky (Bhayangkara FC) dan Ahmad Afhridzal (Vamos Indonesia),  melakukan aksi indisipliner dalam pandangan Shin Tae-yong. Saat itu, mereka yang tidur di kamar yang sama, terlambat datang ke sesi latihan.
Tanpa ampun, Shin Tae-yong langsung mencoret kedua nama di atas. Alhasil, skuad Timnas Indonesia U-19 berangkat ke Kroasia dengan 27 nama (satu nama lainnya, Elkan Baggott, berangkat dari Inggris pada awal Oktober 2020).
&quot;Disiplin juga demikian, telat 10 menit ke lapangan langsung dicoret. Lalu fisik, kami lihat pembinaan fisik untuk Timnas U-19 maupun senior sangat ketat, lalu selanjutnya untuk taktik dan strategi sesuai program pelatih,&quot; kata Iwan Bule saat mengikuti webinar Kemenpora beberapa hari lalu.
BACA JUGA: Bagus Kahfi dan Jack Brown Bisa Ditantang Bek Leeds United di Piala Dunia U-20 2021
Namun, kedisplinan yang ditunjukkan Shin Tae-yong, ujung-ujungnya berefek positif ke pemain. Efeknya, perlahan-lahan mulai terlihat dari kualitas permainan Timnas Indonesia U-19.Sempat kesulitan saat menjalani sejumlah laga awal di Kroasia, perlahan tapi pasti hasil optimal didapatkan Timnas Indonesia U-19. Setelah dihancurkan Bulgaria 0-3 dan Kroasia 1-7, Timnas Indonesia U-19 hanya kalah satu kali kalah dalam sembilan pertandingan setelahnya!

Dalam sembilan pertandingan, Timnas Indonesia U-19 mendapatkan lima menang, tiga imbang dan satu kalah. Bahkan, sejumlah kemenangan didapatkan Timnas Indonesia U-19 dengan skor meyakinkan, salah satunya saat menggasak salah satu klub teras Liga Kroasia U-19, Hajduk Split, dengan skor 4-0!
Saat ini, Timnas Indonesia U-19 sedang menjalani pemusatan latihan virtual dari 5-15 November 2020. Tercatat ada 37 pemain yang mengikuti pemusatan latihan kali ini.
Hanya saja, sejumlah pemain Timnas Indonesia U-19 yang merumput di Eropa seperti Witan Sulaeman, Elkan Baggott, Kelana Mahessa dan Luah Mahessa absen dalam pemusatan latihan kali ini. Dalam penuturan asisten pelatih Timnas Indonesia U-19, Nova Arianto, mereka tak dipanggil karena perbedaan waktu antara Indonesia dan Eropa.</content:encoded></item></channel></rss>
