<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Daryono Meninggal Dunia, Pernah Bantu Persija Juara Liga 1 2018</title><description>Daryono yang meninggal dunia hari ini membantu Persija Jakarta juara Liga 1 2018.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/11/09/49/2306786/daryono-meninggal-dunia-pernah-bantu-persija-juara-liga-1-2018</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/11/09/49/2306786/daryono-meninggal-dunia-pernah-bantu-persija-juara-liga-1-2018"/><item><title>Daryono Meninggal Dunia, Pernah Bantu Persija Juara Liga 1 2018</title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/11/09/49/2306786/daryono-meninggal-dunia-pernah-bantu-persija-juara-liga-1-2018</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/11/09/49/2306786/daryono-meninggal-dunia-pernah-bantu-persija-juara-liga-1-2018</guid><pubDate>Senin 09 November 2020 17:36 WIB</pubDate><dc:creator>Ramdani Bur</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/11/09/49/2306786/daryono-meninggal-dunia-pernah-bantu-persija-juara-liga-1-2018-AWEOHSn1Ys.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Daryono bantu Persija Juara Liga 1 2018. (Foto: Infografis Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/11/09/49/2306786/daryono-meninggal-dunia-pernah-bantu-persija-juara-liga-1-2018-AWEOHSn1Ys.jpg</image><title>Daryono bantu Persija Juara Liga 1 2018. (Foto: Infografis Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Mantan kiper Persija Jakarta, Daryono, mengembuskan napas terakhirnya hari ini, Senin (9/11/2020). Pria berbadan tegap ini dikabarkan meninggal dunia karena terserang Demam Berdarah Dengue (DBD) yang diderita sejak Oktober 2020.
Sempat dirawat di Lampung &amp;ndash;tempat klub Daryono bermarkas yakni Badak Lampung FC, pihak keluarga meminta manajemen klub merujuk Daryono ke salah satu rumah sakit di Jakarta. Namun, tindakan cepat yang dilakukan pihak keluarga tetap tidak menolong Daryono.

Daryono merupakan pemain jebolan akademi Persija. Sejak 2013, Daryono menghuni skuad utama Persija. Hanya saja, pria yang juga tercatat sebagai anggota TNI ini hanya menjadi deputi kiper utama Persija, Andritany Ardhiyasa.
Meski begitu, nama Daryono tetap tercatat dalam tinta manis sejarah Macan Kemayoran &amp;ndash;julukan Persija. Kiper bertinggi badan 178 sentimeter ini turun dalam lima pertandingan sekaligus membantu Persija juara Liga 1 2018.
Dari lima pertandingan yang dijalani bersama Persija di Liga 1 2018, Daryono membuat dua clean sheet. Dua clean sheet itu dicetak saat Persija menang 2-0 atas Persipura Jayapura dan 5-0 kontra TIRA-Persikabo.
BACA JUGA: Eks Kiper Persija Jakarta Daryono Akan Dimakamkan di TPU Kampung Kandang
Kelar membawa Persija Jakarta juara Liga 1 2018, Daryono meninggalkan Macan Kemayoran. Daryono memilih angkat kaki karena hanya menjadi kiper ketiga di bawah Andritany Ardhiyasa dan Shahar Ginanjar.Di Liga 1 2019, Daryono pindah ke Badak Lampung FC. Total sepanjang Liga 1 2019 Daryono turun dalam 20 pertandingan dan kemasukan 40 bola.

Kiprah Daryono tak cukup membantu Badak Lampung FC yang akhirnya terdegradasi ke Liga 2 2020. Meski Badak Lampung FC terdegradasi, Daryono tetap membela klub tersebut, hingga ajal menjemputnya hari ini.
Direktur Olahraga Persija Ferry Paulus pun mengungkapkan rasa duka yang mendalam atas kepergian Daryono. Dalam pandangan Ferry Paulus, Daryono sebagai pekerja keras yang sangat peduli terhadap keluarganya.
&amp;ldquo;Daryono adalah pemain pekerja keras. Sebelum menikah, sebagian besar gaji dikirimkan untuk keluarga dan orang tua. Anaknya santun, tidak pernah menuntut dan sangat taat agama,&amp;rdquo; kata Ferry Paulus mengutip dari laman resmi Persija.
&amp;ldquo;Selamat jalan Daryono. Semoga amal ibadahmu diterima di sisinya dan segala dosa diampuni, serta keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan ketabahan,&amp;rdquo; tutup Ferry Paulus.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Mantan kiper Persija Jakarta, Daryono, mengembuskan napas terakhirnya hari ini, Senin (9/11/2020). Pria berbadan tegap ini dikabarkan meninggal dunia karena terserang Demam Berdarah Dengue (DBD) yang diderita sejak Oktober 2020.
Sempat dirawat di Lampung &amp;ndash;tempat klub Daryono bermarkas yakni Badak Lampung FC, pihak keluarga meminta manajemen klub merujuk Daryono ke salah satu rumah sakit di Jakarta. Namun, tindakan cepat yang dilakukan pihak keluarga tetap tidak menolong Daryono.

Daryono merupakan pemain jebolan akademi Persija. Sejak 2013, Daryono menghuni skuad utama Persija. Hanya saja, pria yang juga tercatat sebagai anggota TNI ini hanya menjadi deputi kiper utama Persija, Andritany Ardhiyasa.
Meski begitu, nama Daryono tetap tercatat dalam tinta manis sejarah Macan Kemayoran &amp;ndash;julukan Persija. Kiper bertinggi badan 178 sentimeter ini turun dalam lima pertandingan sekaligus membantu Persija juara Liga 1 2018.
Dari lima pertandingan yang dijalani bersama Persija di Liga 1 2018, Daryono membuat dua clean sheet. Dua clean sheet itu dicetak saat Persija menang 2-0 atas Persipura Jayapura dan 5-0 kontra TIRA-Persikabo.
BACA JUGA: Eks Kiper Persija Jakarta Daryono Akan Dimakamkan di TPU Kampung Kandang
Kelar membawa Persija Jakarta juara Liga 1 2018, Daryono meninggalkan Macan Kemayoran. Daryono memilih angkat kaki karena hanya menjadi kiper ketiga di bawah Andritany Ardhiyasa dan Shahar Ginanjar.Di Liga 1 2019, Daryono pindah ke Badak Lampung FC. Total sepanjang Liga 1 2019 Daryono turun dalam 20 pertandingan dan kemasukan 40 bola.

Kiprah Daryono tak cukup membantu Badak Lampung FC yang akhirnya terdegradasi ke Liga 2 2020. Meski Badak Lampung FC terdegradasi, Daryono tetap membela klub tersebut, hingga ajal menjemputnya hari ini.
Direktur Olahraga Persija Ferry Paulus pun mengungkapkan rasa duka yang mendalam atas kepergian Daryono. Dalam pandangan Ferry Paulus, Daryono sebagai pekerja keras yang sangat peduli terhadap keluarganya.
&amp;ldquo;Daryono adalah pemain pekerja keras. Sebelum menikah, sebagian besar gaji dikirimkan untuk keluarga dan orang tua. Anaknya santun, tidak pernah menuntut dan sangat taat agama,&amp;rdquo; kata Ferry Paulus mengutip dari laman resmi Persija.
&amp;ldquo;Selamat jalan Daryono. Semoga amal ibadahmu diterima di sisinya dan segala dosa diampuni, serta keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan ketabahan,&amp;rdquo; tutup Ferry Paulus.</content:encoded></item></channel></rss>
