<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bikin AC Milan Hampir Kalah, Zlatan Ibrahimovic Nyerah Tendang Penalti</title><description>AC Milan hampir saja menelan kekalahan saat menjamu Hellas Verona pada giornata ketujuh Liga Italia 2020-2021.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/11/09/47/2306369/bikin-ac-milan-hampir-kalah-zlatan-ibrahimovic-nyerah-tendang-penalti</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/11/09/47/2306369/bikin-ac-milan-hampir-kalah-zlatan-ibrahimovic-nyerah-tendang-penalti"/><item><title>Bikin AC Milan Hampir Kalah, Zlatan Ibrahimovic Nyerah Tendang Penalti</title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/11/09/47/2306369/bikin-ac-milan-hampir-kalah-zlatan-ibrahimovic-nyerah-tendang-penalti</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/11/09/47/2306369/bikin-ac-milan-hampir-kalah-zlatan-ibrahimovic-nyerah-tendang-penalti</guid><pubDate>Senin 09 November 2020 07:26 WIB</pubDate><dc:creator>Hendry Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/11/09/47/2306369/bikin-ac-milan-hampir-kalah-zlatan-ibrahimovic-nyerah-tendang-penalti-kThiWefbB6.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Zlatan Ibrahimovic (Foto: Laman Resmi AC Milan)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/11/09/47/2306369/bikin-ac-milan-hampir-kalah-zlatan-ibrahimovic-nyerah-tendang-penalti-kThiWefbB6.jpg</image><title>Zlatan Ibrahimovic (Foto: Laman Resmi AC Milan)</title></images><description>MILAN &amp;ndash; AC Milan hampir saja menelan kekalahan saat menjamu Hellas Verona pada giornata ketujuh Liga Italia 2020-2021. Dalam pertandingan tersebut, Zlatan Ibrahimovic menjadi penjahat sekaligus pahlawan Rossoneri.
Bermain di San Siro, Milan mengawali laga dengan buruk. Belum ada 20 menit pertandingan berlangsung, gawang Gianluigi Donnarumma sudah dijebol sebanyak dua kali. Beruntung, pada menit ke-27 Milan mampu menipiskan ketertinggalan setelah Giancomo Magnani mencetak gol bunuh diri.
Saat pertandingan memasuki menit ke-66, Milan mendapat hadiah penalti. Ibra seharusnya bisa memanfaatkan peluang ini untuk menyamakan skor. Akan tetapi, tendangan bomber Swedia itu justru membuat bola melayang tinggi di atas mistar.
Baca juga: Juventus Diimbangi Lazio, Dybala dan Bernardeschi Jadi Kambing Hitam

Milan baru berhasil mencetak gol penyeimbang di masa injury time. Adalah Ibra yang mencatatkan namanya di papan skor guna membayar kesalahannya sebelumnya. Sundulannya dari jarak dekat tak bisa dibendung Marco Silvestri.
Meski begitu, Ibra mengaku marah karena ia gagal memanfaatkan sejumlah peluang yang diperolehnya untuk menjadi gol, termasuk dari eksekusi penalti tersebut. Maka dari itu, untuk selanjutnya, jika Milan kembali dihadiahi penalti, ia akan memberikan kesempatan kepada Franck Kessie untuk menembak.
&amp;ldquo;Saya marah, jelas, karena hasil imbang hari ini tidak cukup baik. Kami memiliki begitu banyak peluang, saya gagal mengeksekusi penalti dan saya pikir saya akan menyerahkan yang berikutnya kepada Kessie! Itu akan lebih baik,&amp;rdquo; ujar Ibra kepada Sky Sport, Senin (9/11/2020).
&amp;ldquo;Kami kebobolan dua gol, mendapat dua gol, kami maju dan yang  terpenting adalah tidak kehilangan kepercayaan diri. Mengingat keadaan  klasemen sekarang, kami ingin memenangkan setiap pertandingan,&quot;  lanjutnya.
Menurut Ibra, salah satu faktor yang membuatnya tampil kurang  maksimal di laga kontra Verona semalam adalah karena dirinya sudah  kelelahan. Maka dari itu, bomber 39 tahun tersebut bersyukur karena  untuk sementara kompetisi dihentikan dengan adanya jeda internasional.

&quot;Ada banyak pertandingan sekarang dan ketika Anda lelah, Anda tidak  selalu berada pada 100 persen. Untung saja sudah ada jeda tugas  internasional, karena saya butuh istirahat. Saya tidak memiliki  ketajaman dan determinasi yang biasa saya miliki di depan gawang,&amp;rdquo;  jelasnya.
&amp;ldquo;Saya hanya merasa seperti tidak semuanya ada di sana. Kami harus  bermain untuk tujuan, kami tidak bisa hanya pergi ke sana dan dengan  senang hati bermain. Setidaknya, saya tidak bisa, itu bukan filosofi  saya,&quot; tandas Ibra.
</description><content:encoded>MILAN &amp;ndash; AC Milan hampir saja menelan kekalahan saat menjamu Hellas Verona pada giornata ketujuh Liga Italia 2020-2021. Dalam pertandingan tersebut, Zlatan Ibrahimovic menjadi penjahat sekaligus pahlawan Rossoneri.
Bermain di San Siro, Milan mengawali laga dengan buruk. Belum ada 20 menit pertandingan berlangsung, gawang Gianluigi Donnarumma sudah dijebol sebanyak dua kali. Beruntung, pada menit ke-27 Milan mampu menipiskan ketertinggalan setelah Giancomo Magnani mencetak gol bunuh diri.
Saat pertandingan memasuki menit ke-66, Milan mendapat hadiah penalti. Ibra seharusnya bisa memanfaatkan peluang ini untuk menyamakan skor. Akan tetapi, tendangan bomber Swedia itu justru membuat bola melayang tinggi di atas mistar.
Baca juga: Juventus Diimbangi Lazio, Dybala dan Bernardeschi Jadi Kambing Hitam

Milan baru berhasil mencetak gol penyeimbang di masa injury time. Adalah Ibra yang mencatatkan namanya di papan skor guna membayar kesalahannya sebelumnya. Sundulannya dari jarak dekat tak bisa dibendung Marco Silvestri.
Meski begitu, Ibra mengaku marah karena ia gagal memanfaatkan sejumlah peluang yang diperolehnya untuk menjadi gol, termasuk dari eksekusi penalti tersebut. Maka dari itu, untuk selanjutnya, jika Milan kembali dihadiahi penalti, ia akan memberikan kesempatan kepada Franck Kessie untuk menembak.
&amp;ldquo;Saya marah, jelas, karena hasil imbang hari ini tidak cukup baik. Kami memiliki begitu banyak peluang, saya gagal mengeksekusi penalti dan saya pikir saya akan menyerahkan yang berikutnya kepada Kessie! Itu akan lebih baik,&amp;rdquo; ujar Ibra kepada Sky Sport, Senin (9/11/2020).
&amp;ldquo;Kami kebobolan dua gol, mendapat dua gol, kami maju dan yang  terpenting adalah tidak kehilangan kepercayaan diri. Mengingat keadaan  klasemen sekarang, kami ingin memenangkan setiap pertandingan,&quot;  lanjutnya.
Menurut Ibra, salah satu faktor yang membuatnya tampil kurang  maksimal di laga kontra Verona semalam adalah karena dirinya sudah  kelelahan. Maka dari itu, bomber 39 tahun tersebut bersyukur karena  untuk sementara kompetisi dihentikan dengan adanya jeda internasional.

&quot;Ada banyak pertandingan sekarang dan ketika Anda lelah, Anda tidak  selalu berada pada 100 persen. Untung saja sudah ada jeda tugas  internasional, karena saya butuh istirahat. Saya tidak memiliki  ketajaman dan determinasi yang biasa saya miliki di depan gawang,&amp;rdquo;  jelasnya.
&amp;ldquo;Saya hanya merasa seperti tidak semuanya ada di sana. Kami harus  bermain untuk tujuan, kami tidak bisa hanya pergi ke sana dan dengan  senang hati bermain. Setidaknya, saya tidak bisa, itu bukan filosofi  saya,&quot; tandas Ibra.
</content:encoded></item></channel></rss>
