<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Lagi-Lagi Gagal Menang, Conte: Inter Kurang Insting Pembunuh</title><description>Inter Milan hanya bisa bermain imbang dengan skor 1-1 saat bertamu ke kandang Atalanta dalam giornata ketujuh Liga Italia 2020-2021.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/11/09/47/2306336/lagi-lagi-gagal-menang-conte-inter-kurang-insting-pembunuh</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/11/09/47/2306336/lagi-lagi-gagal-menang-conte-inter-kurang-insting-pembunuh"/><item><title>Lagi-Lagi Gagal Menang, Conte: Inter Kurang Insting Pembunuh</title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/11/09/47/2306336/lagi-lagi-gagal-menang-conte-inter-kurang-insting-pembunuh</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/11/09/47/2306336/lagi-lagi-gagal-menang-conte-inter-kurang-insting-pembunuh</guid><pubDate>Senin 09 November 2020 02:47 WIB</pubDate><dc:creator>Hendry Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/11/09/47/2306336/lagi-lagi-gagal-menang-conte-inter-kurang-insting-pembunuh-rQGyIBkZXU.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Skuad Inter Milan (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/11/09/47/2306336/lagi-lagi-gagal-menang-conte-inter-kurang-insting-pembunuh-rQGyIBkZXU.JPG</image><title>Skuad Inter Milan (Foto: Reuters)</title></images><description>BERGAMO &amp;ndash; Inter Milan hanya bisa bermain imbang dengan skor 1-1 saat bertamu ke kandang Atalanta dalam lanjutan giornata ketujuh Liga Italia 2020-2021. Hasil tersebut membuat Inter kini telah melakoni empat pertandingan terakhir tanpa sekalipun meraih kemenangan.
Menurut Pelatih Inter, Antonio Conte, timnya sebenarnya sudah menampilkan permainan yang cukup bagus. Hanya saja, ia menilai La Beneamata masih kurang memiliki insting pembunuh, sehingga tak bisa mengkonversi peluang yang didapat menjadi gol.
Contohnya terjadi di menit ke-55 saat Arturo Vidal mendapat peluang satu lawan satu dengan kiper Atalanta. Peluang tersebut tak bisa dimanfaatkan menjadi gol karena sepakan Vidal ditepis Marco Sportiello. Begitu pun dengan bola rebound yang coba disambar Nicolo Barella.
Baca juga: Derita Juventus: Gagal Menang Lawan Lazio, Cristiano Ronaldo Cedera

Persoalan mencetak gol ini menurut Conte sudah berlangsung sejak laga-laga sebelumnya, termasuk saat Inter ditaklukkan Real madrid di ajang Liga Champions tengah pekan lalu. Pada akhirnya, hal ini berdampak pada hasil akhir yang dibawa pulang La Beneamata.
&amp;ldquo;Kami tidak kekurangan dalam hal karakter, kami kurang dalam hal hasil melawan Real Madrid. Kami melakukan hal yang sama melawan Atalanta, tim kuat lainnya, dan mereka juga merasa sulit untuk bermain melawan kami,&amp;rdquo; kata Conte kepada Sky Sport Italia, Senin (9/11/2020).
&amp;ldquo;Kami memiliki peluang untuk mengakhiri permainan, tapi mungkin kami kehilangan naluri pembunuh untuk membawa pulang hasil yang kami layak dapatkan, dan kemudian kami kebobolan sehingga mereka menyamakan kedudukan,&amp;rdquo; lanjutnya.

Saat ini, Inter bisa dibilang sedang berada dalam tren negatif.  Pasalnya, di delapan pertandingan terakhir, Samir Handanovic dan  kawan-kawan hanya bisa meraih satu kemenangan.
Kendati demikian, Conte justru menilai Inter yang sekarang lebih  ditakuti ketimbang musim-musim sebelumnya. Sebab, pada tahun-tahun lalu,  La Beneamata tak pernah difavoritkan untuk meraih poin penuh saat  bertandang ke markas Atalanta.

&amp;ldquo;Kami harus memperhitungkan kekuatan Atalanta, saat mereka menghadapi  situasi satu lawan satu ini. Fakta bahwa kita berbicara tentang Inter  dan orang-orang mengharapkan begitu banyak dari mereka, ini berarti  bahwa dalam kurun waktu satu tahun, orang-orang telah belajar untuk  takut pada Inter. Di masa lalu, kami datang ke Bergamo dan tidak  ditakuti sama sekali,&amp;rdquo; jelas Conte.
Conte dan Manajemen Inter sebenarnya mematok target juara di pentas  Liga Italia 2020-2021 ini. Akan tetapi, sejauh ini performa La Beneamata  belum bisa dibilang memuaskan. Dari tujuh kali bertanding, Inter baru  mengemas 12 poin.</description><content:encoded>BERGAMO &amp;ndash; Inter Milan hanya bisa bermain imbang dengan skor 1-1 saat bertamu ke kandang Atalanta dalam lanjutan giornata ketujuh Liga Italia 2020-2021. Hasil tersebut membuat Inter kini telah melakoni empat pertandingan terakhir tanpa sekalipun meraih kemenangan.
Menurut Pelatih Inter, Antonio Conte, timnya sebenarnya sudah menampilkan permainan yang cukup bagus. Hanya saja, ia menilai La Beneamata masih kurang memiliki insting pembunuh, sehingga tak bisa mengkonversi peluang yang didapat menjadi gol.
Contohnya terjadi di menit ke-55 saat Arturo Vidal mendapat peluang satu lawan satu dengan kiper Atalanta. Peluang tersebut tak bisa dimanfaatkan menjadi gol karena sepakan Vidal ditepis Marco Sportiello. Begitu pun dengan bola rebound yang coba disambar Nicolo Barella.
Baca juga: Derita Juventus: Gagal Menang Lawan Lazio, Cristiano Ronaldo Cedera

Persoalan mencetak gol ini menurut Conte sudah berlangsung sejak laga-laga sebelumnya, termasuk saat Inter ditaklukkan Real madrid di ajang Liga Champions tengah pekan lalu. Pada akhirnya, hal ini berdampak pada hasil akhir yang dibawa pulang La Beneamata.
&amp;ldquo;Kami tidak kekurangan dalam hal karakter, kami kurang dalam hal hasil melawan Real Madrid. Kami melakukan hal yang sama melawan Atalanta, tim kuat lainnya, dan mereka juga merasa sulit untuk bermain melawan kami,&amp;rdquo; kata Conte kepada Sky Sport Italia, Senin (9/11/2020).
&amp;ldquo;Kami memiliki peluang untuk mengakhiri permainan, tapi mungkin kami kehilangan naluri pembunuh untuk membawa pulang hasil yang kami layak dapatkan, dan kemudian kami kebobolan sehingga mereka menyamakan kedudukan,&amp;rdquo; lanjutnya.

Saat ini, Inter bisa dibilang sedang berada dalam tren negatif.  Pasalnya, di delapan pertandingan terakhir, Samir Handanovic dan  kawan-kawan hanya bisa meraih satu kemenangan.
Kendati demikian, Conte justru menilai Inter yang sekarang lebih  ditakuti ketimbang musim-musim sebelumnya. Sebab, pada tahun-tahun lalu,  La Beneamata tak pernah difavoritkan untuk meraih poin penuh saat  bertandang ke markas Atalanta.

&amp;ldquo;Kami harus memperhitungkan kekuatan Atalanta, saat mereka menghadapi  situasi satu lawan satu ini. Fakta bahwa kita berbicara tentang Inter  dan orang-orang mengharapkan begitu banyak dari mereka, ini berarti  bahwa dalam kurun waktu satu tahun, orang-orang telah belajar untuk  takut pada Inter. Di masa lalu, kami datang ke Bergamo dan tidak  ditakuti sama sekali,&amp;rdquo; jelas Conte.
Conte dan Manajemen Inter sebenarnya mematok target juara di pentas  Liga Italia 2020-2021 ini. Akan tetapi, sejauh ini performa La Beneamata  belum bisa dibilang memuaskan. Dari tujuh kali bertanding, Inter baru  mengemas 12 poin.</content:encoded></item></channel></rss>
