<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>5 Pembelian Terbaik Barcelona di Era Bartomeu</title><description>Berikut lima pemain terbaik Barca di era Bartomeu.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/11/03/51/2303321/5-pembelian-terbaik-barcelona-di-era-bartomeu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/11/03/51/2303321/5-pembelian-terbaik-barcelona-di-era-bartomeu"/><item><title>5 Pembelian Terbaik Barcelona di Era Bartomeu</title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/11/03/51/2303321/5-pembelian-terbaik-barcelona-di-era-bartomeu</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/11/03/51/2303321/5-pembelian-terbaik-barcelona-di-era-bartomeu</guid><pubDate>Selasa 03 November 2020 12:49 WIB</pubDate><dc:creator>Ezha Herdanu</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/11/03/51/2303321/5-pembelian-terbaik-barcelona-di-era-bartomeu-T7HiDOhwz4.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Josep Maria Bartomeu (Foto: @jmbartomeu/Twitter)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/11/03/51/2303321/5-pembelian-terbaik-barcelona-di-era-bartomeu-T7HiDOhwz4.jpg</image><title>Josep Maria Bartomeu (Foto: @jmbartomeu/Twitter)</title></images><description>JOSEP Maria Bartomeu belum lama ini telah memutuskan mundur dari posisinya sebagai Presiden Barcelona. Keputusan tersebut diambil Bartomeu, setelah Barca mengalami periode buruk di musim 2019-2020.
Situasi itu, membuat anggota klub pun akhirnya mengeluarkan mosi tidak percaya kepada Bartomeu, hingga akhirnya ia memilih mundur dari jabatan Presiden Klub. Meski dinilai gagal, Bartomeu sejatinya memiliki beberapa kontribusi bagi Barca dalam pembelian pemain. Bahkan setidaknya ada lima pemain terbaik yang dipinang Bartomeu kala masih jadi Presiden barca.
Berikut lima pemain terbaik Barca di era Bartomeu:
 
5. Paulinho (Brasil)

Keputusan Bartomeu mendatangkan Paulinho pada musim panas 2017 memang sempat menimbulkan pertanyaan. Terlebih Paulinho direkrut Barca dari peserta Liga China, Guangzhou Evergrande. Selain itu, Paulinho juga punya pengalaman buruk berkarier di Eropa kala berseragam Tottenham Hotspur.
Bahkan ketika diperkenalkan sebagai pemain baru, banyak pendukung Barca yang mengejeknya. Namun Paulinho tak patah arang, dan berhasil menunjukkan peran vitalnya di lini tengah Barca. Bahkan Paulinho berhasil mempersembahkan gelar Liga Spanyol dan Copa del Rey 2017-2018.
4. Clement Lenglet (Prancis)

Berbeda dengan Paulinho, keputusan Bartomeu mendatangkan Lenglet dari Sevilla pada jendela transfer musim panas 2018 menuai banyak komentar positif. Terlebih, Lenglet memang berhasil tampil begitu mengesankan kala mengawal pertahanan Sevilla.
Lenglet pun berhasil meneruskan performa terbaiknya tersebut bersama Barca. Bahkan hingga kini, posisi personel tim nasional (Timnas) Prancis tersebut di jantung pertahanan Barca nyaris tidak tergantikan oleh pemain lain.3. Ivan Rakitic (Kroasia)

Rakitic menjadi pemain lain yang direkrut Bartomeu dengan  pujian-pujian dari para penggemar Barca. Pasalnya keputusan Bartomeu  mendaratkan Rakitic ke Estadio Camp Nou pada musim panas 2014 dari  Sevilla memang dinilai sangat tepat.
Ya, Rakitic pun berhasil menjadi jenderal lini tengah Barca selama  enam musim. Dalam kurun waktu tersebut, Rakitic berhasil mempersembahkan  13 titel untuk skuad Blaugrana &amp;ndash;julukan Barca. Namun sayang, pada musim  panas kemarin Rakitic memutuskan pergi dari Barca demi kembali membela  Sevilla.
2. Marc-Andre Ter Stegen (Jerman)

Tidak ada satupun yang menyangka bahwa Ter Stegen bakal menjadi salah  satu penjaga gawang terbaik yang pernah dimiliki oleh Barca. Namun hal  tersebut nampaknya sudah diprediksi oleh Bartomeu, ketika  mendatangkannya dari Borussia Monchengladbach pada musim panas 2014  dengan mahar 12 juta euro atau sekira Rp204 miliar saja.
Perlahan tapi pasti, Ter Stegen pun mulai menunjukkan betapa hebat  kualitasnya sebagai penjaga gawang. Bahkan hingga kini kiper  berkebangsaan Jerman itu nyaris tak tergantikan di bawah mistar gawang  Barca, serta berhasil mempersembahkan 12 gelar untuk klubnya.1. Luis Suarez (Uruguay)

Keputusan berani pernah dibuat Bartomeu ketika mendatangkan Suarez   dari Liverpool pada musim panas 2014 dengan nilai transfer mencapai 82   juta euro atau sekira Rp1,3 triliun. Terlebih Suarez sendiri harus   menjalani hukuman larangan bermain selama sembilan laga resmi usai   mengigit bek Timnas Italia, Giorgio Chiellini, di gelaran Piala Dunia   2014.
Perjudian Bartomeu pada saat mendatangkan Suarez pun terbayar lunas   di akhir musim 2014-2015. Pasalnya, penyerang Timnas Uruguay tersebut   berhasil membawa Barca meraih treble winners untuk kedua kalinya   sepanjang sejarah klub. Namun kisah romantis antara Suarez, Bartomeu,   dan Barca harus berakhir pada musim panas 2019. Kini Suarez sendiri   bermain untuk rival Barca, Atletico Madrid.</description><content:encoded>JOSEP Maria Bartomeu belum lama ini telah memutuskan mundur dari posisinya sebagai Presiden Barcelona. Keputusan tersebut diambil Bartomeu, setelah Barca mengalami periode buruk di musim 2019-2020.
Situasi itu, membuat anggota klub pun akhirnya mengeluarkan mosi tidak percaya kepada Bartomeu, hingga akhirnya ia memilih mundur dari jabatan Presiden Klub. Meski dinilai gagal, Bartomeu sejatinya memiliki beberapa kontribusi bagi Barca dalam pembelian pemain. Bahkan setidaknya ada lima pemain terbaik yang dipinang Bartomeu kala masih jadi Presiden barca.
Berikut lima pemain terbaik Barca di era Bartomeu:
 
5. Paulinho (Brasil)

Keputusan Bartomeu mendatangkan Paulinho pada musim panas 2017 memang sempat menimbulkan pertanyaan. Terlebih Paulinho direkrut Barca dari peserta Liga China, Guangzhou Evergrande. Selain itu, Paulinho juga punya pengalaman buruk berkarier di Eropa kala berseragam Tottenham Hotspur.
Bahkan ketika diperkenalkan sebagai pemain baru, banyak pendukung Barca yang mengejeknya. Namun Paulinho tak patah arang, dan berhasil menunjukkan peran vitalnya di lini tengah Barca. Bahkan Paulinho berhasil mempersembahkan gelar Liga Spanyol dan Copa del Rey 2017-2018.
4. Clement Lenglet (Prancis)

Berbeda dengan Paulinho, keputusan Bartomeu mendatangkan Lenglet dari Sevilla pada jendela transfer musim panas 2018 menuai banyak komentar positif. Terlebih, Lenglet memang berhasil tampil begitu mengesankan kala mengawal pertahanan Sevilla.
Lenglet pun berhasil meneruskan performa terbaiknya tersebut bersama Barca. Bahkan hingga kini, posisi personel tim nasional (Timnas) Prancis tersebut di jantung pertahanan Barca nyaris tidak tergantikan oleh pemain lain.3. Ivan Rakitic (Kroasia)

Rakitic menjadi pemain lain yang direkrut Bartomeu dengan  pujian-pujian dari para penggemar Barca. Pasalnya keputusan Bartomeu  mendaratkan Rakitic ke Estadio Camp Nou pada musim panas 2014 dari  Sevilla memang dinilai sangat tepat.
Ya, Rakitic pun berhasil menjadi jenderal lini tengah Barca selama  enam musim. Dalam kurun waktu tersebut, Rakitic berhasil mempersembahkan  13 titel untuk skuad Blaugrana &amp;ndash;julukan Barca. Namun sayang, pada musim  panas kemarin Rakitic memutuskan pergi dari Barca demi kembali membela  Sevilla.
2. Marc-Andre Ter Stegen (Jerman)

Tidak ada satupun yang menyangka bahwa Ter Stegen bakal menjadi salah  satu penjaga gawang terbaik yang pernah dimiliki oleh Barca. Namun hal  tersebut nampaknya sudah diprediksi oleh Bartomeu, ketika  mendatangkannya dari Borussia Monchengladbach pada musim panas 2014  dengan mahar 12 juta euro atau sekira Rp204 miliar saja.
Perlahan tapi pasti, Ter Stegen pun mulai menunjukkan betapa hebat  kualitasnya sebagai penjaga gawang. Bahkan hingga kini kiper  berkebangsaan Jerman itu nyaris tak tergantikan di bawah mistar gawang  Barca, serta berhasil mempersembahkan 12 gelar untuk klubnya.1. Luis Suarez (Uruguay)

Keputusan berani pernah dibuat Bartomeu ketika mendatangkan Suarez   dari Liverpool pada musim panas 2014 dengan nilai transfer mencapai 82   juta euro atau sekira Rp1,3 triliun. Terlebih Suarez sendiri harus   menjalani hukuman larangan bermain selama sembilan laga resmi usai   mengigit bek Timnas Italia, Giorgio Chiellini, di gelaran Piala Dunia   2014.
Perjudian Bartomeu pada saat mendatangkan Suarez pun terbayar lunas   di akhir musim 2014-2015. Pasalnya, penyerang Timnas Uruguay tersebut   berhasil membawa Barca meraih treble winners untuk kedua kalinya   sepanjang sejarah klub. Namun kisah romantis antara Suarez, Bartomeu,   dan Barca harus berakhir pada musim panas 2019. Kini Suarez sendiri   bermain untuk rival Barca, Atletico Madrid.</content:encoded></item></channel></rss>
