<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Man United Diminta Mencontoh Arsenal agar Bisa Bangkit Lagi</title><description>Man United diminta untuk mencontoh Arsenal untuk bisa bangkit lagi.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/11/03/45/2303630/man-united-diminta-mencontoh-arsenal-agar-bisa-bangkit-lagi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/11/03/45/2303630/man-united-diminta-mencontoh-arsenal-agar-bisa-bangkit-lagi"/><item><title>Man United Diminta Mencontoh Arsenal agar Bisa Bangkit Lagi</title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/11/03/45/2303630/man-united-diminta-mencontoh-arsenal-agar-bisa-bangkit-lagi</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/11/03/45/2303630/man-united-diminta-mencontoh-arsenal-agar-bisa-bangkit-lagi</guid><pubDate>Selasa 03 November 2020 19:25 WIB</pubDate><dc:creator>Ezha Herdanu</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/11/03/45/2303630/man-united-diminta-mencotoh-arsenal-agar-bisa-bangkit-lagi-Gcu8bDMCyO.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Para pemain Manchester United (Foto: Twitter/@ManUtd)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/11/03/45/2303630/man-united-diminta-mencotoh-arsenal-agar-bisa-bangkit-lagi-Gcu8bDMCyO.jpg</image><title>Para pemain Manchester United (Foto: Twitter/@ManUtd)</title></images><description>LONDON &amp;ndash; Mantan pelatih tim nasional (Timnas) Inggris, Steve McClaren, memberikan saran kepada Manchester United jika ingin kembali jadi klub yang disegani. McClaren menyarankan agar Man United mengikuti jejak Arsenal dalam memainkan gaya bermain mereka.
Sebagaimana diketahui, Man United memang menjalani kampanye mereka di musim 2020-2021 dengan performa inkonsisten. Man United memang berhasil tampil bak tanpa celah di Liga Champions dengan berhasil mengoleksi dua kemenangan di dua laga awal mereka.
Akan tetapi hasil berbeda harus didapatkan Man United di Liga Inggris 2020-2021. Ya, di Liga Inggris 2020-2021, Man United sudah menelan tiga kekalahan dari enam pertandingan yang sudah mereka mainkan sejauh ini.

Kekalahan teranyar yang diderita Man United terjadi kala menjamu Arsenal di Old Trafford Stadium. Pada pertandingan tersebut Man United takluk 0-1 dari Arsenal melui gol semata wayang Pierre-Emerick Aubameyang dari titik putih.
Baca Juga:  Jelang Hadapi Basaksehir, Rashford Minta Man United Lupakan Arsenal
Gara-gara hasil minor tersebut membuat Man United pun harus rela menempati posisi ke-15 pada klasemen sementara Liga Inggris 2020-2021. Paul Pogba dan kawan-kawan baru mengoleksi tujuh poin sejauh ini.
McLaren yang ikut menyaksikan pertandingan antara Man United melawan Arsenal pun berkomentar. McLaren lantas menyarankan agar Man United coba mengikuti langkah Arsenal dalam memainkan sepakbola mereka, jika ingin jadi klub yang disegani kembali.
&amp;ldquo;Arsenal sangat layak untuk mendapatkan kredit, karena saya merasa bahwa mereka bermain dnegan luar biasa di pertandingan itu (melawan Man United),&amp;rdquo; ucap McLaren, sebagaimana dilaporkan oleh The Guardian, Selasa (3/11/2020).&amp;ldquo;Arsenal sangat terorganisir, disiplin memiliki intensitas saat  membawa bola atau tanpa bola. Man United sebenarnya cukup baik saat  menguasai bola, namun menurut saya saat mereka tidak membawa bola,  mereka terlihat kebingungan,&amp;rdquo; sambungnya.
&amp;ldquo;Anda bisa lihat betapa disiplinnya organisasi permainan Arsenal.  Mereka konsisten dari pekan ke pekan, dan itulah yang diperlukan Man  United. Di Man United, anda harus selalu menang dan setiap kekalahan itu  adalah sebuah krisis.&amp;rdquo;
Baca Juga:  Pogba Dinilai Tak Layak Dapat Status Pemain Kelas Dunia
&amp;ldquo;Mereka mungkin bisa menang 5-0 saat melawan Leipzig, namun mereka  harus menyadari bahwa di pertandingan berikutnya mereka harus menang  atau mereka akan dikritik habis-habisan. Seperti itulah rasanya bermain  di klub besar.&amp;rdquo;
&amp;ldquo;Pada saat Anda kalah sekali, rasanya seperti sedang berada dalam  krisis. Para pemain harus memberikan respon, namun mereka tidak merespon  apa yang terjadi,&amp;rdquo; tuntas pelatih yang pernah gagal bawa Timnas Inggris  lolos ke putaran final Piala Eropa 2008 tersebut</description><content:encoded>LONDON &amp;ndash; Mantan pelatih tim nasional (Timnas) Inggris, Steve McClaren, memberikan saran kepada Manchester United jika ingin kembali jadi klub yang disegani. McClaren menyarankan agar Man United mengikuti jejak Arsenal dalam memainkan gaya bermain mereka.
Sebagaimana diketahui, Man United memang menjalani kampanye mereka di musim 2020-2021 dengan performa inkonsisten. Man United memang berhasil tampil bak tanpa celah di Liga Champions dengan berhasil mengoleksi dua kemenangan di dua laga awal mereka.
Akan tetapi hasil berbeda harus didapatkan Man United di Liga Inggris 2020-2021. Ya, di Liga Inggris 2020-2021, Man United sudah menelan tiga kekalahan dari enam pertandingan yang sudah mereka mainkan sejauh ini.

Kekalahan teranyar yang diderita Man United terjadi kala menjamu Arsenal di Old Trafford Stadium. Pada pertandingan tersebut Man United takluk 0-1 dari Arsenal melui gol semata wayang Pierre-Emerick Aubameyang dari titik putih.
Baca Juga:  Jelang Hadapi Basaksehir, Rashford Minta Man United Lupakan Arsenal
Gara-gara hasil minor tersebut membuat Man United pun harus rela menempati posisi ke-15 pada klasemen sementara Liga Inggris 2020-2021. Paul Pogba dan kawan-kawan baru mengoleksi tujuh poin sejauh ini.
McLaren yang ikut menyaksikan pertandingan antara Man United melawan Arsenal pun berkomentar. McLaren lantas menyarankan agar Man United coba mengikuti langkah Arsenal dalam memainkan sepakbola mereka, jika ingin jadi klub yang disegani kembali.
&amp;ldquo;Arsenal sangat layak untuk mendapatkan kredit, karena saya merasa bahwa mereka bermain dnegan luar biasa di pertandingan itu (melawan Man United),&amp;rdquo; ucap McLaren, sebagaimana dilaporkan oleh The Guardian, Selasa (3/11/2020).&amp;ldquo;Arsenal sangat terorganisir, disiplin memiliki intensitas saat  membawa bola atau tanpa bola. Man United sebenarnya cukup baik saat  menguasai bola, namun menurut saya saat mereka tidak membawa bola,  mereka terlihat kebingungan,&amp;rdquo; sambungnya.
&amp;ldquo;Anda bisa lihat betapa disiplinnya organisasi permainan Arsenal.  Mereka konsisten dari pekan ke pekan, dan itulah yang diperlukan Man  United. Di Man United, anda harus selalu menang dan setiap kekalahan itu  adalah sebuah krisis.&amp;rdquo;
Baca Juga:  Pogba Dinilai Tak Layak Dapat Status Pemain Kelas Dunia
&amp;ldquo;Mereka mungkin bisa menang 5-0 saat melawan Leipzig, namun mereka  harus menyadari bahwa di pertandingan berikutnya mereka harus menang  atau mereka akan dikritik habis-habisan. Seperti itulah rasanya bermain  di klub besar.&amp;rdquo;
&amp;ldquo;Pada saat Anda kalah sekali, rasanya seperti sedang berada dalam  krisis. Para pemain harus memberikan respon, namun mereka tidak merespon  apa yang terjadi,&amp;rdquo; tuntas pelatih yang pernah gagal bawa Timnas Inggris  lolos ke putaran final Piala Eropa 2008 tersebut</content:encoded></item></channel></rss>
