<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Nasihati Pogba, Solskjaer Sesalkan Penalti Arsenal </title><description>Ole Gunnar Solskjaer menyesalkan penalti yang diberikan Paul Pogba kepada Arsenal.&amp;nbsp;</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/11/02/45/2302537/nasihati-pogba-solskjaer-sesalkan-penalti-arsenal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/11/02/45/2302537/nasihati-pogba-solskjaer-sesalkan-penalti-arsenal"/><item><title>Nasihati Pogba, Solskjaer Sesalkan Penalti Arsenal </title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/11/02/45/2302537/nasihati-pogba-solskjaer-sesalkan-penalti-arsenal</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/11/02/45/2302537/nasihati-pogba-solskjaer-sesalkan-penalti-arsenal</guid><pubDate>Senin 02 November 2020 06:07 WIB</pubDate><dc:creator>Wikanto Arungbudoyo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/11/02/45/2302537/nasihati-pogba-solskjaer-sesalkan-penalti-arsenal-L6eHkwrySB.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Paul Pogba mengganjal Hector Bellerin (Foto: Premier League)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/11/02/45/2302537/nasihati-pogba-solskjaer-sesalkan-penalti-arsenal-L6eHkwrySB.jpg</image><title>Paul Pogba mengganjal Hector Bellerin (Foto: Premier League)</title></images><description>MANCHESTER &amp;ndash; Manajer Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer, tak kuasa mengomentari hukuman penalti terhadap timnya kala menjamu Arsenal di Stadion Old Trafford. Menurutnya, penalti tersebut tidak perlu terjadi karena hanya terjadi kontak ringan antara Paul Pogba dengan Hector Bellerin.
Pil pahit harus ditelan Man United pada pekan ketujuh Liga Inggris 2020-2021, Senin (2/11/2020) dini hari WIB. Setan Merah tumbang dengan skor tipis 0-1 dari tamunya Arsenal berkat gol penalti Pierre-Emerick Aubameyang di menit 68.
Hadiah tendangan 12 pas itu diberikan wasit Mike Dean setelah Paul Pogba dinilai melanggar Hector Bellerin di kotak terlarang. Tanpa perlu bisikan dan pengecekan VAR, sang pengadil kukuh pada pendiriannya. Gawang David de Gea pun jebol.
Baca juga: Hasil Liga Inggris Semalam: Man United Ditekuk Arsenal, Tottenham Hotspur Menang

Menurut Ole Gunnar Solskjaer, penalti tersebut tidak perlu terjadi karena hanya ada kontak ringan. Ia lantas menyesalkan mengapa Paul Pogba memilih melancarkan tekel alih-alih tetap berdiri di lapangan. Hadiah serupa seharusnya diberikan kepada Man United ketika Nemanja Matic diganjal.
&amp;ldquo;Paul Pogba seharusnya tetap berdiri pada momen itu. Anak itu (Hector Bellerin) sedang berlari ke luar kotak penalti dan Paul tahu betul itu adalah penalti yang terlalu lembut untuk diberikan,&amp;rdquo; ujar Ole Gunnar Solskjaer, dikutip dari laman resmi Man United, Senin (2/11/2020).
&amp;ldquo;Sama seperti situasi Nemanja (Matic) yang hampir mendapatkan penalti. Ada kontak yang lebih berat ketimbang yang dilakukan Paul, tetapi itu adalah keputusan yang lain,&amp;rdquo; imbuh pria berkebangsaan Norwegia itu.Nemanja Matic memang sempat diganjal seorang bek Arsenal pada menit-menit terakhir. Namun, wasit Mike Dean hanya memberikan tendangan penjuru. Dalam tayangan ulang memang terlihat kaki pemain asal Serbia itu dijegal sekali pun lawan mengenai bola lebih dulu.
Hasil negatif itu menjadi kekalahan ketiga bagi Man United dari empat partai kandang yang digelar di Stadion Old Trafford pada Liga Inggris 2020-2021. Itu mengulangi catatan buruk mereka yang terjadi pada musim 1972-1973.
&amp;ldquo;Manchester United gagal menang dari empat pertandingan awal di Old Trafford untuk pertama kali sejak 1972-1973, musim di mana mereka berakhir di peringkat 18,&amp;rdquo; cuit @OptaJoe.
Tentu saja, memperbaiki performa di laga kandang menjadi pekerjaan rumah besar bagi Ole Gunnar Solskjaer. Pria berusia 47 tahun itu harus meramu taktik jitu guna meraih angka penuh lagi di stadion berkapasitas 76 ribu tempat duduk tersebut.
</description><content:encoded>MANCHESTER &amp;ndash; Manajer Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer, tak kuasa mengomentari hukuman penalti terhadap timnya kala menjamu Arsenal di Stadion Old Trafford. Menurutnya, penalti tersebut tidak perlu terjadi karena hanya terjadi kontak ringan antara Paul Pogba dengan Hector Bellerin.
Pil pahit harus ditelan Man United pada pekan ketujuh Liga Inggris 2020-2021, Senin (2/11/2020) dini hari WIB. Setan Merah tumbang dengan skor tipis 0-1 dari tamunya Arsenal berkat gol penalti Pierre-Emerick Aubameyang di menit 68.
Hadiah tendangan 12 pas itu diberikan wasit Mike Dean setelah Paul Pogba dinilai melanggar Hector Bellerin di kotak terlarang. Tanpa perlu bisikan dan pengecekan VAR, sang pengadil kukuh pada pendiriannya. Gawang David de Gea pun jebol.
Baca juga: Hasil Liga Inggris Semalam: Man United Ditekuk Arsenal, Tottenham Hotspur Menang

Menurut Ole Gunnar Solskjaer, penalti tersebut tidak perlu terjadi karena hanya ada kontak ringan. Ia lantas menyesalkan mengapa Paul Pogba memilih melancarkan tekel alih-alih tetap berdiri di lapangan. Hadiah serupa seharusnya diberikan kepada Man United ketika Nemanja Matic diganjal.
&amp;ldquo;Paul Pogba seharusnya tetap berdiri pada momen itu. Anak itu (Hector Bellerin) sedang berlari ke luar kotak penalti dan Paul tahu betul itu adalah penalti yang terlalu lembut untuk diberikan,&amp;rdquo; ujar Ole Gunnar Solskjaer, dikutip dari laman resmi Man United, Senin (2/11/2020).
&amp;ldquo;Sama seperti situasi Nemanja (Matic) yang hampir mendapatkan penalti. Ada kontak yang lebih berat ketimbang yang dilakukan Paul, tetapi itu adalah keputusan yang lain,&amp;rdquo; imbuh pria berkebangsaan Norwegia itu.Nemanja Matic memang sempat diganjal seorang bek Arsenal pada menit-menit terakhir. Namun, wasit Mike Dean hanya memberikan tendangan penjuru. Dalam tayangan ulang memang terlihat kaki pemain asal Serbia itu dijegal sekali pun lawan mengenai bola lebih dulu.
Hasil negatif itu menjadi kekalahan ketiga bagi Man United dari empat partai kandang yang digelar di Stadion Old Trafford pada Liga Inggris 2020-2021. Itu mengulangi catatan buruk mereka yang terjadi pada musim 1972-1973.
&amp;ldquo;Manchester United gagal menang dari empat pertandingan awal di Old Trafford untuk pertama kali sejak 1972-1973, musim di mana mereka berakhir di peringkat 18,&amp;rdquo; cuit @OptaJoe.
Tentu saja, memperbaiki performa di laga kandang menjadi pekerjaan rumah besar bagi Ole Gunnar Solskjaer. Pria berusia 47 tahun itu harus meramu taktik jitu guna meraih angka penuh lagi di stadion berkapasitas 76 ribu tempat duduk tersebut.
</content:encoded></item></channel></rss>
