<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Awali Liga Spanyol dengan Buruk, Barcelona Kacau seperti pada 2002-2003</title><description>Barcelona catatkan rekor buruk yang sama dengan musim 2002-2003.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/11/01/46/2302269/awali-liga-spanyol-dengan-buruk-barcelona-kacau-seperti-pada-2002-2003</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/11/01/46/2302269/awali-liga-spanyol-dengan-buruk-barcelona-kacau-seperti-pada-2002-2003"/><item><title>Awali Liga Spanyol dengan Buruk, Barcelona Kacau seperti pada 2002-2003</title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/11/01/46/2302269/awali-liga-spanyol-dengan-buruk-barcelona-kacau-seperti-pada-2002-2003</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/11/01/46/2302269/awali-liga-spanyol-dengan-buruk-barcelona-kacau-seperti-pada-2002-2003</guid><pubDate>Minggu 01 November 2020 10:38 WIB</pubDate><dc:creator>Bagas Abdiel</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/11/01/46/2302269/awali-liga-spanyol-dengan-buruk-barcelona-kacau-seperti-pada-2002-2003-oKR0jXGq2I.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Barcelona (Foto: Twitter/@LaLiga)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/11/01/46/2302269/awali-liga-spanyol-dengan-buruk-barcelona-kacau-seperti-pada-2002-2003-oKR0jXGq2I.jpg</image><title>Barcelona (Foto: Twitter/@LaLiga)</title></images><description>VITORIA-GASTIEZ &amp;ndash; Barcelona kembali tampil buruk di ajang Liga Spanyol. Setelah beberapa hari sebelumnya berhasil menaklukkan Juventus di Liga Champions, Barcelona justru tampil buruk saat bertamu ke markas Deportivo Alaves pada pekan ke-8 Liga Spanyol 2020-2021.
Bermain di Estadio de Mendizorroza, Minggu (1/11/2020) dini hari WIB, Barcelona harus puas dengan skor imbang 1-1. Hasil ini menjadi catatan yang buruk mengingat Barcelona bermain melawan 10 orang dalam 30 menit waktu tersisa.

Secara kesuluruhan, hasil ini memperpanjang rekor buruk Barcelona di ajang Liga Champions. Pasalnya, ini menjadi empat laga beruntun, di mana skuad asuhan Ronald Koeman itu gagal merebut poin penuh.
Sebelum imbang melawan Alaves, Barcelona meraih dua kekalahan dan satu imbang. Kekalahan dialami Barcelona dari Getafe (0-1) dan Real Madrid (1-3). Sedangkan satu kali imbang diraih saat menghadapi Sevilla (1-1).
Baca juga&amp;nbsp;Griezmann Geram Barcelona Tertahan di Markas Alaves
Hasil ini membuat Barcelona baru meraih delapan poin dari enam laga yang telah dijalani. Catatan ini hampir menyerupai rekor buruk Barcelona yang pernah dibuat pada musim 2002-2003. Terlebih situasinya sama, di mana Barcelona sedang kacau.
Pada musim 2002-2003, Presiden Barcelona saat itu yakni Joan Gaspart juga berada dalam tekanan untuk bisa membawa kesuksesan. Saat itu, ia mencoba menggunakan jasa Louis van Gaal untuk menangani Barcelona setelah era kepelatihan Carles Rexach.Van Gaal sendiri memang dikenal sebagai pemain yang sukses bersama Barcelona dengan mengantarkan berbagai gelar. Sayangnya, saat ia menjadi pelatih, pria berpaspor Belanda itu mengalami kegagalan.
Bahkan posisi Barcelona saat itu jauh lebih buruk. Jika saat ini, klub berjuluk Blaugrana itu tengah berada di urutan ke-12, maka pada musim 2002-2003, Barcelona menempati posisi ke-15 di klasemen Liga Spanyol.
Beruntung, Barcelona mampu memperbaikinya pada akhir musim dengan finis di urutan keenam. Namun, Barcelona juga gagal di ajang lainnya, seperti tersingkir di perempatfinal Liga Champions dan babak pertama Copa del Rey.
Namun, saat itu, Van Gaal juga tidak bertahan lama. Sebab kariernya di Barcelona terhenti hingga 27 Januari 2003. Posisinya kemudian digantikan oleh Antonio de la Cruz sampai 2 Februari 2003 dan dilanjutkan oleh Radomic Antic.</description><content:encoded>VITORIA-GASTIEZ &amp;ndash; Barcelona kembali tampil buruk di ajang Liga Spanyol. Setelah beberapa hari sebelumnya berhasil menaklukkan Juventus di Liga Champions, Barcelona justru tampil buruk saat bertamu ke markas Deportivo Alaves pada pekan ke-8 Liga Spanyol 2020-2021.
Bermain di Estadio de Mendizorroza, Minggu (1/11/2020) dini hari WIB, Barcelona harus puas dengan skor imbang 1-1. Hasil ini menjadi catatan yang buruk mengingat Barcelona bermain melawan 10 orang dalam 30 menit waktu tersisa.

Secara kesuluruhan, hasil ini memperpanjang rekor buruk Barcelona di ajang Liga Champions. Pasalnya, ini menjadi empat laga beruntun, di mana skuad asuhan Ronald Koeman itu gagal merebut poin penuh.
Sebelum imbang melawan Alaves, Barcelona meraih dua kekalahan dan satu imbang. Kekalahan dialami Barcelona dari Getafe (0-1) dan Real Madrid (1-3). Sedangkan satu kali imbang diraih saat menghadapi Sevilla (1-1).
Baca juga&amp;nbsp;Griezmann Geram Barcelona Tertahan di Markas Alaves
Hasil ini membuat Barcelona baru meraih delapan poin dari enam laga yang telah dijalani. Catatan ini hampir menyerupai rekor buruk Barcelona yang pernah dibuat pada musim 2002-2003. Terlebih situasinya sama, di mana Barcelona sedang kacau.
Pada musim 2002-2003, Presiden Barcelona saat itu yakni Joan Gaspart juga berada dalam tekanan untuk bisa membawa kesuksesan. Saat itu, ia mencoba menggunakan jasa Louis van Gaal untuk menangani Barcelona setelah era kepelatihan Carles Rexach.Van Gaal sendiri memang dikenal sebagai pemain yang sukses bersama Barcelona dengan mengantarkan berbagai gelar. Sayangnya, saat ia menjadi pelatih, pria berpaspor Belanda itu mengalami kegagalan.
Bahkan posisi Barcelona saat itu jauh lebih buruk. Jika saat ini, klub berjuluk Blaugrana itu tengah berada di urutan ke-12, maka pada musim 2002-2003, Barcelona menempati posisi ke-15 di klasemen Liga Spanyol.
Beruntung, Barcelona mampu memperbaikinya pada akhir musim dengan finis di urutan keenam. Namun, Barcelona juga gagal di ajang lainnya, seperti tersingkir di perempatfinal Liga Champions dan babak pertama Copa del Rey.
Namun, saat itu, Van Gaal juga tidak bertahan lama. Sebab kariernya di Barcelona terhenti hingga 27 Januari 2003. Posisinya kemudian digantikan oleh Antonio de la Cruz sampai 2 Februari 2003 dan dilanjutkan oleh Radomic Antic.</content:encoded></item></channel></rss>
