<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sering Mainkan Aubameyang sebagai Sayap Kiri, Arteta Dikritik Legenda Arsenal</title><description>Legenda Arsenal mengkritik keputusan Arteta yang sering memainkan Aubameyang di sisi kiri.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/10/31/45/2301977/sering-mainkan-aubameyang-sebagai-sayap-kiri-arteta-dikritik-legenda-arsenal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/10/31/45/2301977/sering-mainkan-aubameyang-sebagai-sayap-kiri-arteta-dikritik-legenda-arsenal"/><item><title>Sering Mainkan Aubameyang sebagai Sayap Kiri, Arteta Dikritik Legenda Arsenal</title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/10/31/45/2301977/sering-mainkan-aubameyang-sebagai-sayap-kiri-arteta-dikritik-legenda-arsenal</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/10/31/45/2301977/sering-mainkan-aubameyang-sebagai-sayap-kiri-arteta-dikritik-legenda-arsenal</guid><pubDate>Sabtu 31 Oktober 2020 13:36 WIB</pubDate><dc:creator>Ezha Herdanu</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/10/31/45/2301977/sering-mainkan-aubameyang-sebagai-sayap-kiri-arteta-dikritik-legenda-arsenal-dtN76Et4U9.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pierre-Emerick Aubameyang (Foto: Twitter/@Arsenal)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/10/31/45/2301977/sering-mainkan-aubameyang-sebagai-sayap-kiri-arteta-dikritik-legenda-arsenal-dtN76Et4U9.jpg</image><title>Pierre-Emerick Aubameyang (Foto: Twitter/@Arsenal)</title></images><description>LONDON &amp;ndash; Legenda Arsenal, Nigel Winerburn, memberikan kritikan terhadap keputusan pelatih eks klubnya itu, Mikel Arteta, soal kebiasaannya memainkan Pierre-Emerick Aubameyang sebagai sayap kiri. Sebab Winterburn berpendapat bahwa hal itu membuat ketajaman Aubameyang menurun signikan.
Sebagaimana diketahui, Aubameyang memang langsung menjadi mesin gol Arsenal sejak kedatangannya dari Borussia Dortmund pada Januari 2018. Bahkan dalam beberapa musim terakhir, Aubameyang jadi satu-satunya pemain Arsenal yang mampu mencetak lebih dari 20 gol.
Akan tetapi pada musim 2020-2021, ketajaman Aubameyang mengalami penurunan yang drastis. Bagaimana tidak, Aubameyang baru mampu menyumbangkan tiga gol dari delapan penampilannya bersama klub asal London Utara tersebut musim ini.

Penurunan ketajaman Aubameyan bersama Arsenal pun mendapatkan analisis dari pengamat. Salah satu faktor yang disebut-sebut jadi alasan utama penurunan ketajaman Aubameyang bersama Arsenal adalah pergeseran posisi.
Baca Juga:  Man United vs Arsenal, Solskjaer Coba Ganggu Fokus Arteta dengan Pujian
Ya, di musim ini Aubameyang memang lebih banyak dimainkan oleh Arteta lebih melebar ke sisi kiri lini serang Arsenal. Hal tersebut dilakukan demi memberikan tempat kepada Alexandre Lacazette sebagai penyerang tengah The Gunners &amp;ndash;julukan Arsenal.
Keputusan Arteta memainkan Aubameyang lebih melebar di sisi kiri lini serang Arsenal pun disoroti oleh Winterburn. Maka dari itu Arteta pun diminta oleh Winterburn untuk mengembalikan posisi Aubameyang sebagai ujung tombak Arsenal.&amp;ldquo;Pierre-Emerick Aubameyang jelas kurang efektif saat melebar. Jika  Anda melihat kembali semua laga yang dia mainkan untuk Arsenal, dia  memulai dari posisi melebar dan telah mencetak banyak gol,&amp;rdquo; jelas  Winterburn, seperti disadur dari Talksport, Sabtu (31/10/2020).
&amp;ldquo;Sulit untuk mengatakan apakah dia akan lebih efektif bermain di  tengah karena dia didorong melebar agar sesuai dengan Alexandre  Lacazette. Namun saat ini, Lacazette sedang melalui masa kering gol dan  tidak menjadi pengubah permainan untuk Arsenal seperti dulu,&amp;rdquo; lanjutnya.
Baca Juga:  Arteta Disebut Iri dengan Lini Depan Man United
&amp;ldquo;Anda harus mempertimbangkan bahwa mungkin dia tidak mendapat servis  bola di dalam kotak penalti, jadi ketika tim Anda tidak menciptakan  banyak peluang, selalu ada klaim bahwa Aubameyang harus bermain di lini  tengah dan menjadi penyerang tengah utama.&amp;rdquo;
&amp;ldquo;Wajar jika para penggemar akan sangat frustrasi karena dia adalah  pencetak gol terbanyak dan saat ini, dia tidak mencetak gol, bukan hanya  karena dia bermain melebar, ada banyak hal yang lebih dari sekadar  itu,&amp;rdquo; tuntas pria berusia 56 tahun tersebut.</description><content:encoded>LONDON &amp;ndash; Legenda Arsenal, Nigel Winerburn, memberikan kritikan terhadap keputusan pelatih eks klubnya itu, Mikel Arteta, soal kebiasaannya memainkan Pierre-Emerick Aubameyang sebagai sayap kiri. Sebab Winterburn berpendapat bahwa hal itu membuat ketajaman Aubameyang menurun signikan.
Sebagaimana diketahui, Aubameyang memang langsung menjadi mesin gol Arsenal sejak kedatangannya dari Borussia Dortmund pada Januari 2018. Bahkan dalam beberapa musim terakhir, Aubameyang jadi satu-satunya pemain Arsenal yang mampu mencetak lebih dari 20 gol.
Akan tetapi pada musim 2020-2021, ketajaman Aubameyang mengalami penurunan yang drastis. Bagaimana tidak, Aubameyang baru mampu menyumbangkan tiga gol dari delapan penampilannya bersama klub asal London Utara tersebut musim ini.

Penurunan ketajaman Aubameyan bersama Arsenal pun mendapatkan analisis dari pengamat. Salah satu faktor yang disebut-sebut jadi alasan utama penurunan ketajaman Aubameyang bersama Arsenal adalah pergeseran posisi.
Baca Juga:  Man United vs Arsenal, Solskjaer Coba Ganggu Fokus Arteta dengan Pujian
Ya, di musim ini Aubameyang memang lebih banyak dimainkan oleh Arteta lebih melebar ke sisi kiri lini serang Arsenal. Hal tersebut dilakukan demi memberikan tempat kepada Alexandre Lacazette sebagai penyerang tengah The Gunners &amp;ndash;julukan Arsenal.
Keputusan Arteta memainkan Aubameyang lebih melebar di sisi kiri lini serang Arsenal pun disoroti oleh Winterburn. Maka dari itu Arteta pun diminta oleh Winterburn untuk mengembalikan posisi Aubameyang sebagai ujung tombak Arsenal.&amp;ldquo;Pierre-Emerick Aubameyang jelas kurang efektif saat melebar. Jika  Anda melihat kembali semua laga yang dia mainkan untuk Arsenal, dia  memulai dari posisi melebar dan telah mencetak banyak gol,&amp;rdquo; jelas  Winterburn, seperti disadur dari Talksport, Sabtu (31/10/2020).
&amp;ldquo;Sulit untuk mengatakan apakah dia akan lebih efektif bermain di  tengah karena dia didorong melebar agar sesuai dengan Alexandre  Lacazette. Namun saat ini, Lacazette sedang melalui masa kering gol dan  tidak menjadi pengubah permainan untuk Arsenal seperti dulu,&amp;rdquo; lanjutnya.
Baca Juga:  Arteta Disebut Iri dengan Lini Depan Man United
&amp;ldquo;Anda harus mempertimbangkan bahwa mungkin dia tidak mendapat servis  bola di dalam kotak penalti, jadi ketika tim Anda tidak menciptakan  banyak peluang, selalu ada klaim bahwa Aubameyang harus bermain di lini  tengah dan menjadi penyerang tengah utama.&amp;rdquo;
&amp;ldquo;Wajar jika para penggemar akan sangat frustrasi karena dia adalah  pencetak gol terbanyak dan saat ini, dia tidak mencetak gol, bukan hanya  karena dia bermain melebar, ada banyak hal yang lebih dari sekadar  itu,&amp;rdquo; tuntas pria berusia 56 tahun tersebut.</content:encoded></item></channel></rss>
