<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Demi Timnas Indonesia U-19, PSSI Minta Liga 1 2020 Diizinkan Digulirkan Kembali</title><description>Iriawan berharap adanya izin dari Polri untuk menggulirkan kembali kompetisi Liga 1 2020.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/10/27/49/2300227/demi-timnas-indonesia-u-19-pssi-minta-liga-1-2020-diizinkan-digulirkan-kembali</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/10/27/49/2300227/demi-timnas-indonesia-u-19-pssi-minta-liga-1-2020-diizinkan-digulirkan-kembali"/><item><title>Demi Timnas Indonesia U-19, PSSI Minta Liga 1 2020 Diizinkan Digulirkan Kembali</title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/10/27/49/2300227/demi-timnas-indonesia-u-19-pssi-minta-liga-1-2020-diizinkan-digulirkan-kembali</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/10/27/49/2300227/demi-timnas-indonesia-u-19-pssi-minta-liga-1-2020-diizinkan-digulirkan-kembali</guid><pubDate>Selasa 27 Oktober 2020 13:28 WIB</pubDate><dc:creator>Bagas Abdiel</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/10/27/49/2300227/demi-timnas-indonesia-u-19-pssi-minta-liga-1-2020-diizinkan-digulirkan-kembali-zKyMfdiK2l.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mochamad Iriawan dan Shin Tae-yong (Foto: Laman resmi PSSI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/10/27/49/2300227/demi-timnas-indonesia-u-19-pssi-minta-liga-1-2020-diizinkan-digulirkan-kembali-zKyMfdiK2l.jpg</image><title>Mochamad Iriawan dan Shin Tae-yong (Foto: Laman resmi PSSI)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, berharap adanya izin dari Kepolisian Republik Indonesia (Polri) untuk menggulirkan kembali kompetisi Liga 1 2020. Iriawan pun sangat menginginkan hal itu demi menyelematkan skuad Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-19.
Seperti diketahui, kompetisi Liga 1 2020 masih belum bisa bergulir kembali. Meski sempat direncanakan akan dimulai lagi pada Oktober 2020, tetapi PSSI terpaksa membatalkan Liga 1 berjalan kembali karena Polri tidak memberikan izin.

Namun, untuk kali ini, Iriawan sangat berharap besar kompetisi bisa tetap berlanjut. Pasalnya nasib Timnas Indonesia U-19 juga akan sangat bergantung dengan jalannya Liga 1 2020.
Apalagi, setelah Timnas Indonesia U-19 pulang dari training camp (TC) di Kroasia, para pemain akan sangat bergantung pada kompetisi. Begitu pula, pelatih Timnas Indonesia U-19 yakni Shin Tae-yong yang berharap anak asuhnya bisa menjalani kompetisi yakni Liga 1 2020.
Baca juga&amp;nbsp;Menpora Pastikan Piala Dunia U-20 2021 Terapkan Protokol Kesehatan yang Ketat
&amp;ldquo;Kami masih tetap berharap kompetisi bergulir, dengan segala alternatif yang kita punya. Karena ini pentng, tentunya pelatih punya roadmap,&amp;rdquo; ungkap Iriawan, dalam diskusi virtual tentang kesiapan Piala Dunia U-20 2021, Selasa (27/10/2020).
&amp;ldquo;Tanggal 1 (November) Shin Tae-yong minta istirahat untuk pulang ke Korea, jadi ini ada waktu kosong, kalau ada kompetisi, ini (tren performa anak) bisa dijaga,&amp;rdquo; tambahnya.&amp;ldquo;Sekarang Shin Tae-yong memang punya program latihan virtual, sekarang mereka (para pemain) kembali ke rumah masing-masing,&amp;rdquo; lanjutnya.
&amp;ldquo;Lalu turnamen di Prancis tidak ada, kita juga akan mencoba mencari (alternatif) ke Jepang atau Belanda, tetapi harapan kami tetap, kompetisi bisa tetap bergulir,&amp;rdquo; sambungnya.
Iriawan juga menegaskan seandaianya Indonesia tidak akan tampil di Piala Dunia 2020, pihaknya akan memiliki pertimbangan lain tentang kompetisi Liga 1 musim ini. Tetapi, demi menyelamatkan prestasi Indonesia di Piala Dunia U-20, maka kompetisi Liga 1 2020 wajib dijalankan.
&amp;ldquo;Anak-anak kami behrarap kompetisi bergulir kembali. Ketika tidak ada pertandingan dan tidak ada Piala Dunia, itu tidak apa-apa. Tetapi, karena ada piala dunia jadi waktunya kita menunjukkan diri kita ke luar,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, berharap adanya izin dari Kepolisian Republik Indonesia (Polri) untuk menggulirkan kembali kompetisi Liga 1 2020. Iriawan pun sangat menginginkan hal itu demi menyelematkan skuad Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-19.
Seperti diketahui, kompetisi Liga 1 2020 masih belum bisa bergulir kembali. Meski sempat direncanakan akan dimulai lagi pada Oktober 2020, tetapi PSSI terpaksa membatalkan Liga 1 berjalan kembali karena Polri tidak memberikan izin.

Namun, untuk kali ini, Iriawan sangat berharap besar kompetisi bisa tetap berlanjut. Pasalnya nasib Timnas Indonesia U-19 juga akan sangat bergantung dengan jalannya Liga 1 2020.
Apalagi, setelah Timnas Indonesia U-19 pulang dari training camp (TC) di Kroasia, para pemain akan sangat bergantung pada kompetisi. Begitu pula, pelatih Timnas Indonesia U-19 yakni Shin Tae-yong yang berharap anak asuhnya bisa menjalani kompetisi yakni Liga 1 2020.
Baca juga&amp;nbsp;Menpora Pastikan Piala Dunia U-20 2021 Terapkan Protokol Kesehatan yang Ketat
&amp;ldquo;Kami masih tetap berharap kompetisi bergulir, dengan segala alternatif yang kita punya. Karena ini pentng, tentunya pelatih punya roadmap,&amp;rdquo; ungkap Iriawan, dalam diskusi virtual tentang kesiapan Piala Dunia U-20 2021, Selasa (27/10/2020).
&amp;ldquo;Tanggal 1 (November) Shin Tae-yong minta istirahat untuk pulang ke Korea, jadi ini ada waktu kosong, kalau ada kompetisi, ini (tren performa anak) bisa dijaga,&amp;rdquo; tambahnya.&amp;ldquo;Sekarang Shin Tae-yong memang punya program latihan virtual, sekarang mereka (para pemain) kembali ke rumah masing-masing,&amp;rdquo; lanjutnya.
&amp;ldquo;Lalu turnamen di Prancis tidak ada, kita juga akan mencoba mencari (alternatif) ke Jepang atau Belanda, tetapi harapan kami tetap, kompetisi bisa tetap bergulir,&amp;rdquo; sambungnya.
Iriawan juga menegaskan seandaianya Indonesia tidak akan tampil di Piala Dunia 2020, pihaknya akan memiliki pertimbangan lain tentang kompetisi Liga 1 musim ini. Tetapi, demi menyelamatkan prestasi Indonesia di Piala Dunia U-20, maka kompetisi Liga 1 2020 wajib dijalankan.
&amp;ldquo;Anak-anak kami behrarap kompetisi bergulir kembali. Ketika tidak ada pertandingan dan tidak ada Piala Dunia, itu tidak apa-apa. Tetapi, karena ada piala dunia jadi waktunya kita menunjukkan diri kita ke luar,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
