<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hadapi AC Milan, Pelatih AS Roma: Rossoneri Bukan Hanya Ibrahimovic</title><description>AS Roma memiliki tugas berat di giornata kelima Liga Italia 2020-2021 lantaran harus bertandang ke San Siro untuk menghadapi AC Milan.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/10/26/47/2299447/hadapi-ac-milan-pelatih-as-roma-rossoneri-bukan-hanya-ibrahimovic</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/10/26/47/2299447/hadapi-ac-milan-pelatih-as-roma-rossoneri-bukan-hanya-ibrahimovic"/><item><title>Hadapi AC Milan, Pelatih AS Roma: Rossoneri Bukan Hanya Ibrahimovic</title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/10/26/47/2299447/hadapi-ac-milan-pelatih-as-roma-rossoneri-bukan-hanya-ibrahimovic</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/10/26/47/2299447/hadapi-ac-milan-pelatih-as-roma-rossoneri-bukan-hanya-ibrahimovic</guid><pubDate>Senin 26 Oktober 2020 07:11 WIB</pubDate><dc:creator>Hendry Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/10/26/47/2299447/hadapi-ac-milan-pelatih-as-roma-rossoneri-bukan-hanya-ibrahimovic-zlYpjFJGaR.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Zlatan Ibrahimovic berlatih bersama pemain AC Milan lainnya (Foto: Laman Resmi AC Milan)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/10/26/47/2299447/hadapi-ac-milan-pelatih-as-roma-rossoneri-bukan-hanya-ibrahimovic-zlYpjFJGaR.jpg</image><title>Zlatan Ibrahimovic berlatih bersama pemain AC Milan lainnya (Foto: Laman Resmi AC Milan)</title></images><description>MILAN &amp;ndash; AS Roma memiliki tugas berat di giornata kelima Liga Italia 2020-2021 lantaran harus bertandang ke San Siro untuk menghadapi AC Milan. Pertandingan tersebut bakal dilangsungkan pada Selasa 27 Oktober 2020 dini hari WIB.
Saat ini Milan sejatinya sedang dalam tren positif. Tercatat, dalam delapan pertandingan yang dimainkan Rossoneri di musim kompetisi 2020-2021, mereka selalu menyudahinya dengan kemenangan. Sebanyak empat pertandingan di antaranya terjadi di ajang Liga Italia.
Adapun yang menjadi tumpuan utama Milan dalam mencetak gol adalah Zlatan Ibrahimovic. Meski sudah berusia 39 tahun, namun bomber Swedia itu masih teruj ketajamannya. Pada laga melawan Inter Milan di giornata sebelumnya, Ibrahimovic mencetak dua gol dan membuat Rossoneri menang 2-1.
Baca juga: Diimbangi Hellas Verona, Pirlo Akui Juventus Telat Panas

Menanggapi hal ini, Pelatih AS Roma, Paulo Fonseca, tidak memungkiri bahwa Ibra adalah pemain yang berbahaya. Akan tetapi, ia tidak akan menarih fokusnya hanya kepada Ibra seorang. Karena Milan bukanlah soal Ibra saja.
&amp;ldquo;Ibrahimovic jelas seorang profesional yang hebat. Jika tidak, dia tidak bisa bermain seperti yang dia lakukan pada usia 39,&amp;rdquo; terang Fonseca, seperti dikutip dari Football Italia, Senin (26/10/2020).
&amp;ldquo;Ini bukan pertandingan melawan Ibrahimovic. Ini melawan Milan. Saya tidak mempersiapkan pertandingan hanya dengan satu pemain dalam pikiran. Kami bekerja memikirkan seluruh tim,&amp;rdquo; lanjut pelatih berkebangsaan Portugal itu.
Jika Milan memiliki Ibra sebagai ujung tombak serangan, maka Roma  mempunyai Edin Dzeko yang diandalkan sebagai mesin gol. Meski begitu,  Fonseca enggan membandingkan Dzeko dengan Ibra.
&amp;ldquo;Mereka berdua adalah pemain yang sangat penting. Namun, saya tidak  ingin membuat perbandingan karena saya tidak bekerja setiap hari dengan  Ibrahimovic,&amp;rdquo; jelas Fonseca.

&amp;ldquo;Saya bisa memberitahu Anda betapa pentingnya Dzeko bagi kami. Mereka  adalah dua pemain yang bermain di posisi yang sama, dengan  karakteristik yang mirip, tetapi bagi saya yang penting Dzeko adalah  pemain hebat yang merasa baik dan termotivasi,&amp;rdquo; imbuhnya.
Roma sepatutnya berhati-hati kepada Ibra. Karena eks bomber Barcelona  itu memiliki catatan bagus kala berhadapan dengan I Lupi. Ibra  diketahui telah membukukan 10 gol dan tiga assist dalam 19 pertemuan  melawan Roma. Sebanyak 13 di antaranya berakhir dengan kemenangan untuk  tim yang dibela Ibra.
</description><content:encoded>MILAN &amp;ndash; AS Roma memiliki tugas berat di giornata kelima Liga Italia 2020-2021 lantaran harus bertandang ke San Siro untuk menghadapi AC Milan. Pertandingan tersebut bakal dilangsungkan pada Selasa 27 Oktober 2020 dini hari WIB.
Saat ini Milan sejatinya sedang dalam tren positif. Tercatat, dalam delapan pertandingan yang dimainkan Rossoneri di musim kompetisi 2020-2021, mereka selalu menyudahinya dengan kemenangan. Sebanyak empat pertandingan di antaranya terjadi di ajang Liga Italia.
Adapun yang menjadi tumpuan utama Milan dalam mencetak gol adalah Zlatan Ibrahimovic. Meski sudah berusia 39 tahun, namun bomber Swedia itu masih teruj ketajamannya. Pada laga melawan Inter Milan di giornata sebelumnya, Ibrahimovic mencetak dua gol dan membuat Rossoneri menang 2-1.
Baca juga: Diimbangi Hellas Verona, Pirlo Akui Juventus Telat Panas

Menanggapi hal ini, Pelatih AS Roma, Paulo Fonseca, tidak memungkiri bahwa Ibra adalah pemain yang berbahaya. Akan tetapi, ia tidak akan menarih fokusnya hanya kepada Ibra seorang. Karena Milan bukanlah soal Ibra saja.
&amp;ldquo;Ibrahimovic jelas seorang profesional yang hebat. Jika tidak, dia tidak bisa bermain seperti yang dia lakukan pada usia 39,&amp;rdquo; terang Fonseca, seperti dikutip dari Football Italia, Senin (26/10/2020).
&amp;ldquo;Ini bukan pertandingan melawan Ibrahimovic. Ini melawan Milan. Saya tidak mempersiapkan pertandingan hanya dengan satu pemain dalam pikiran. Kami bekerja memikirkan seluruh tim,&amp;rdquo; lanjut pelatih berkebangsaan Portugal itu.
Jika Milan memiliki Ibra sebagai ujung tombak serangan, maka Roma  mempunyai Edin Dzeko yang diandalkan sebagai mesin gol. Meski begitu,  Fonseca enggan membandingkan Dzeko dengan Ibra.
&amp;ldquo;Mereka berdua adalah pemain yang sangat penting. Namun, saya tidak  ingin membuat perbandingan karena saya tidak bekerja setiap hari dengan  Ibrahimovic,&amp;rdquo; jelas Fonseca.

&amp;ldquo;Saya bisa memberitahu Anda betapa pentingnya Dzeko bagi kami. Mereka  adalah dua pemain yang bermain di posisi yang sama, dengan  karakteristik yang mirip, tetapi bagi saya yang penting Dzeko adalah  pemain hebat yang merasa baik dan termotivasi,&amp;rdquo; imbuhnya.
Roma sepatutnya berhati-hati kepada Ibra. Karena eks bomber Barcelona  itu memiliki catatan bagus kala berhadapan dengan I Lupi. Ibra  diketahui telah membukukan 10 gol dan tiga assist dalam 19 pertemuan  melawan Roma. Sebanyak 13 di antaranya berakhir dengan kemenangan untuk  tim yang dibela Ibra.
</content:encoded></item></channel></rss>
