<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Rio Ferdinand Tuntut Rashford Cetak Gol-Gol Jelek</title><description>Rio Ferdinand meminta Marcus Rashford agar lebih tajam di depan gawang.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/10/21/261/2297252/rio-ferdinand-tuntut-rashford-cetak-gol-gol-jelek</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/10/21/261/2297252/rio-ferdinand-tuntut-rashford-cetak-gol-gol-jelek"/><item><title>Rio Ferdinand Tuntut Rashford Cetak Gol-Gol Jelek</title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/10/21/261/2297252/rio-ferdinand-tuntut-rashford-cetak-gol-gol-jelek</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/10/21/261/2297252/rio-ferdinand-tuntut-rashford-cetak-gol-gol-jelek</guid><pubDate>Rabu 21 Oktober 2020 15:32 WIB</pubDate><dc:creator>Hendry Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/10/21/261/2297252/rio-ferdinand-tuntut-rashford-cetak-gol-gol-jelek-y55pi7qJy1.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Penyerang Man United, Marcus Rashford (Foto: UEFA)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/10/21/261/2297252/rio-ferdinand-tuntut-rashford-cetak-gol-gol-jelek-y55pi7qJy1.jpg</image><title>Penyerang Man United, Marcus Rashford (Foto: UEFA)</title></images><description>MANCHESTER &amp;ndash; Marcus Rashford menjadi pahlawan kemenangan Manchester United atas Paris Saint-Germain (PSG) di babak penyisihan grup Liga Champions 2020-2021. Golnya pada menit ke-87 lewat sepakan jarak jauh membuat Setan Merah menang 2-1 atas PSG.
Atas upayanya tersebut, Rashford pun mendapat pujian dan apresiasi dari banyak pihak, termasuk legenda Man United, Rio Ferdinand. Meski begitu, Ferdinand juga mengkritik Rashford karena masih kurang klinis di depan gawang.
Di pertandingan konra PSG tersebut, Rashford sebenarnya memperoleh beberapa peluang. Akan tetapi, penyerang 22 tahun tersebut gagal mengkonversinya menjadi gol. Menurut Ferdinand, untuk menjadi pemain top dunia, Rashford harus bisa lebih klinis, memanfaatkan setiap peluang yang ada.
Baca juga: Hadapi Monchengladbach, Conte Siap Mainkan Bastoni dan Sanchez

Ferdinand kemudian menyeret nama legenda Man United lainnya, Wayne Rooney. Ia menerangkan bahwa pada awalnya, Rooney juga hanya mencetak gol-gol spektakuler, seperti lewat tendangan jarak jauh dan gol-gol hebat lainnya.
Kendati demikian, Rooney tetap mengasah insting mencetak golnya di depan gawang. Sehingga ia juga bisa menciptakan gol, meski bukan dari situasi yang bagus (gol-gol jelek). Menurut Ferdinand, hal inilah yang perlu dibenahi Rashford.
&amp;ldquo;Saya pikir anak ini pasti bisa menjadi kelas dunia jika dia terus berkembang. Dia perlu menambahkan elemen pemburu liar, beberapa gol yang berantakan dalam satu musim,&amp;rdquo; ujar Ferdinand, mengutip dari Goal, Rabu (21/10/2020).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMC8yMS83LzEyMzU1NC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;ldquo;Wayne Rooney, ketika dia bergabung dengan Manchester United,  mencetak gol-gol yang keterlaluan. Dia tidak mencetak gol yang jelek,  tapi kemudian dia memasukkannya ke dalam permainannya,&amp;rdquo; sambung mantan  bek Timnas Inggris tersebut.
&amp;ldquo;Marcus mencetak dan menciptakan gol-gol fantastis juga. Jika dia  bisa mencetak gol-gol jelek juga, anak ini bisa terus menjadi luar  biasa,&amp;rdquo; tandas Ferdinand.

Jika bicara soal gol-gol jelek, tentunya Filippo Inzaghi bisa  dibilang sebagai rajanya. Inzaghi memang bukan pemain yang penuh dengan  skill. Akan tetapi, penempatan posisi dan insting mencetak golnya bisa  dibilang sebagai salah satu yang terbaik yang pernah ada.
Sebagai seorang striker, menjadi oportunis tentunya sebuah keharusan.  Sebab, gol tetaplah gol, terlepas dari apakah gol tersebut dicetak  dengan cara yang indah atau bahkan terlihat seperti tidak sengaja.
</description><content:encoded>MANCHESTER &amp;ndash; Marcus Rashford menjadi pahlawan kemenangan Manchester United atas Paris Saint-Germain (PSG) di babak penyisihan grup Liga Champions 2020-2021. Golnya pada menit ke-87 lewat sepakan jarak jauh membuat Setan Merah menang 2-1 atas PSG.
Atas upayanya tersebut, Rashford pun mendapat pujian dan apresiasi dari banyak pihak, termasuk legenda Man United, Rio Ferdinand. Meski begitu, Ferdinand juga mengkritik Rashford karena masih kurang klinis di depan gawang.
Di pertandingan konra PSG tersebut, Rashford sebenarnya memperoleh beberapa peluang. Akan tetapi, penyerang 22 tahun tersebut gagal mengkonversinya menjadi gol. Menurut Ferdinand, untuk menjadi pemain top dunia, Rashford harus bisa lebih klinis, memanfaatkan setiap peluang yang ada.
Baca juga: Hadapi Monchengladbach, Conte Siap Mainkan Bastoni dan Sanchez

Ferdinand kemudian menyeret nama legenda Man United lainnya, Wayne Rooney. Ia menerangkan bahwa pada awalnya, Rooney juga hanya mencetak gol-gol spektakuler, seperti lewat tendangan jarak jauh dan gol-gol hebat lainnya.
Kendati demikian, Rooney tetap mengasah insting mencetak golnya di depan gawang. Sehingga ia juga bisa menciptakan gol, meski bukan dari situasi yang bagus (gol-gol jelek). Menurut Ferdinand, hal inilah yang perlu dibenahi Rashford.
&amp;ldquo;Saya pikir anak ini pasti bisa menjadi kelas dunia jika dia terus berkembang. Dia perlu menambahkan elemen pemburu liar, beberapa gol yang berantakan dalam satu musim,&amp;rdquo; ujar Ferdinand, mengutip dari Goal, Rabu (21/10/2020).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMC8yMS83LzEyMzU1NC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;ldquo;Wayne Rooney, ketika dia bergabung dengan Manchester United,  mencetak gol-gol yang keterlaluan. Dia tidak mencetak gol yang jelek,  tapi kemudian dia memasukkannya ke dalam permainannya,&amp;rdquo; sambung mantan  bek Timnas Inggris tersebut.
&amp;ldquo;Marcus mencetak dan menciptakan gol-gol fantastis juga. Jika dia  bisa mencetak gol-gol jelek juga, anak ini bisa terus menjadi luar  biasa,&amp;rdquo; tandas Ferdinand.

Jika bicara soal gol-gol jelek, tentunya Filippo Inzaghi bisa  dibilang sebagai rajanya. Inzaghi memang bukan pemain yang penuh dengan  skill. Akan tetapi, penempatan posisi dan insting mencetak golnya bisa  dibilang sebagai salah satu yang terbaik yang pernah ada.
Sebagai seorang striker, menjadi oportunis tentunya sebuah keharusan.  Sebab, gol tetaplah gol, terlepas dari apakah gol tersebut dicetak  dengan cara yang indah atau bahkan terlihat seperti tidak sengaja.
</content:encoded></item></channel></rss>
